4 Fase Pertumbuhan Tanaman Cabai

4 Fase Pertumbuhan Tanaman Cabai

0
SHARE

KABARTANI.COM-Jika ingin menanam Cabai sebaiknya kita mengenal tentang fase pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai. Sehingga dengan mengenal fase tumbuh tanaman cabai ini diharapkan para petani lebih paham terhadap apa yang harus dilakukan agar produksi cabainya maksimal.

Lalu apa saja fase pertumbuhan tanaman cabai? Secara garis besar fase pertumbuhan tanaman cabai dibagi menjadi  4 fase, berikut penjelasan fase pertumbuhan cabai menurut Nawangsih et. al (1999, 49-50)

4 Fase Pertumbuhan Cabai

  • Fase Embrionis (Lembaga)

Fase embrionis ini terjadi sejak proses penyerbukan, dimana dari proses penyerbukan tersebut menghasilkan Zigot dan lama-kelamaan akan berkembang menjadi biji. Tahap inilah tahap perkembangan dan pertumbuhan tanaman cabai dimulai.

  • Fase Juvenil (perkecambahan)

Fase ini merupakan fase dimana mulai terbentuknya organ tanaman cabai seperti daun, batang dan akar utuk pertama kalinya. Tanaman cabai saat berada pada fase juvenile ini sangat aktif dalam menumbuhkan tunas-tunas tanaman baru. Pada fase juvenile ini pula tanaman dalam keadaan paling subur sehingga pertumbuhan dan perkembanganya sangat cepat. Fase ini berakhir saat tanaman mulai berbunga untuk pertama kalinya.

  • Fase Produksi

Fase ini dimulai saat tanaman berbunga untuk pertama kalinya dan berakhir saat tanaman tidak mampu lagi berbuah secara normal.

  • Fase Penuaan (senil)

Fase ini tidak bisa ditentukan batas waktu awalnya, tetapi saat tanaman cabai mulai memasuki fase ini akan terlihat dari buah dan bunga yang dihasilkan, biasanya ukuran dan jumlah buah cabai yang dihasilkan tidak normal dan cenderung jumlahnya sangat sedikit (tidak produktif). Fase penuaan ini berakhir saat tanaman cabai mulai mongering dan mati.