Pertanian 4 Varietas Padi Yang Cocok Ditanam Di Musim Penghujan

4 Varietas Padi Yang Cocok Ditanam Di Musim Penghujan

0
Bagikan

KABARTANI.COM – 4 Varietas Padi Yang Cocok Ditanam Di Musim Penghujan. Mulai  turunnya hujan dimusim penghujan tentunya disambut baik oleh para petani, terutama mereka yang sedang menyiapkan penanaman bibit padi. Akan tetapi para petani biasanya bingung dengan varietas padi yang harus mereka tanam, terlebih dengan semakin menjamurnya varietas padi itu sendiri ditambah dengan banyaknya perusahaan yang mengeluarkan benih-benih padi tersebut.

Tetapi terkadang para petani telah menyiapkan benih padi yang telah mereka peroleh dari panen sebelumnya. Akan tetapi hal itu bukan masalah asalakan kita mengetahui jenis varietas padi (Orizasativa) yang paling cocok dengan musim hujan dengan intensitas cukup tinggi ditambah dengan banyaknya  genangan air.

Disini ada beberapa varietas padi yang  dalam penelitiannya memeiliki ketahanan dan tahan air ditambah lagi dengan kemempuan bertahan dari serangan hama dan wereng;

INPARI 14

Komoditas: Padi Sawah
Tahun: 2011
Anakan Produktif: +/- 17 malai
Asal: Cipeundeuy C / Carreon // Way Apo Buru /// IR64
Bentuk gabah: Ramping
Bentuk Tanaman: Tegak
Berat 1000 butir: +/- 25,9 gram
Golongan: Cere
Jumlah gabah per malai: +/- 106 butir
kadar amilosa: +/- 22,5 %
Kerebahan: Toleran
Kerontokan: Sedang
Nomor pedigri: BP3308B-2E-5-B*4
Permukaan daun: Kasar
Posisi daun: Tegak
Posisi daun bendera: Tegak
Potensi hasil: 8,2 ton/ha GKG
Rata-rata hasil: 6,6 ton/ha GKG
Tekstur nasi: Pulen
Tinggi Tanaman: +/- 103 cm
Umur tanaman: +/- 113 hari setelah sebar
Warna batang: Hijau
Warna daun: Hijau
Warna gabah: Kuning bersih
Warna kaki: Hijau
Warna lidah daun: Tidak Berwarna
Warna telinga daun: Tidak berwarna

Keterangan:

Ketahanan terhadap hama agak rentan terhadap wereng batang coklat biotipe 1 dan 2, serta rentan terhadap biotipe 3. Ketahanan terhadap penyakit, agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe IV dan agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe VIII, agak tahan terhadap penyakit blas ras 033 dan 133, rentan penyakit blas ras 073 dan 173, serta rentan terhadap virus tungro. Cocok ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketinggian 600 mdpl.

Status: Komersial
Kontak: Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

MEKONGGA

Komoditas: Padi Sawah
Tahun: 2004
Kisaran Hasil: 6 ton/ha
Rasa Nasi: Pulen
Umur Panen: 116-125 hari
Keterangan:

Umur tanaman : 116–125 hari, Bentuk tanaman : Tegak, Tinggi tanaman : 91–106 cm, Anakan produktif : 13–16 batang, Warna kaki : Hijau, Warna batang : Hijau, Warna telinga daun : Tidak berwarna, Warna lidah daun : Tidak berwarna, Warna daun : Hijau, Muka daun : Agak kasar, Posisi daun : Tegak, Daun bendera : Tegak, Bentuk gabah : Ramping panjang, Warna gabah : Kuning bersih, Kerontokan : Sedang, Tekstur nasi : Pulen, Kadar amilosa : 23 %, Indeks glikemik : 88, Bobot 1000 butir : 28 g, Rata-rata hasil : 6,0 t/ha, Potensi hasil : 8,4 t/ha, Ketahanan terhadap Hama : • Agak tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3, Penyakit : • Agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain IV, Anjuran tanam : Baik ditanam di lahan sawah dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl.

Status: Komersial

Kontak:

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

INPARI SIDENUK

Komoditas: Padi Sawah
Tahun: 2011
Anakan Produktif: +/- 15 malai
Asal: Diah Suci diradiasi sinar gamma dengan dosis 0,20 kGy dari 60Co
Bentuk gabah: Ramping
Bentuk Tanaman: Tegak
Berat 1000 butir: +/- 25,9 gram
Golongan: Cere
Jumlah gabah per malai: 175-200 butir
Kadar amilosa: +/- 20,6 %
Kerebahan: Tahan
Kerontokan: Sedang
Nomor pedigri: OBS1703-PSJ
Permukaan daun: Kasar
Posisi daun: Tegak
Posisi daun bendera: Tegak
Potensi hasil: 9,1 ton/ha GKG
Rata-rata hasil: 6,9 ton/ha GKG
Tekstur nasi: Pulen
Tinggi Tanaman: +/- 104 cm
Umur tanaman: +/- 103 hari
Warna batang: Hijau
Warna daun: Hijau
Warna gabah: Kuning bersih
Warna kaki: Hijau
Warna lidah daun: Tidak berwarna
Warna telinga daun: Tidak berwarna

Keterangan:

Umur tanaman 103 hari. Potensi hasil 9,1 ton/ha GKG. Tekstur nasi pulen. Ketahanan terhadap hama : Agak tahan terhadap Wereng Batang Coklat biotipe 1, 2, dan biotipe 3. Ketahanan terhadap penyakit : Agak tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri patotipe III, rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe IV, agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe VIII, rentan terhadap penyakit tungro serta rentan terhadap semua ras blas. Cocok ditanam di ekosistem sawah dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl dan tidak dianjurkan ditanam di daerah endemic tungro dan blas.

Status: Komersial
Kontak: Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

CIHERANG

Komoditas: Padi Sawah
Tahun: 2000
Anakan Produktif: 14-17 batang
Anjuran: Cocok ditanam pada musim hujan dan kemarau dengan ketinggian di bawah 500 m dpl
Asal Persilangan: IR18349-53-1-3-1-3/IR19661-131-3-1//IR19661-131-3-1-///IR64/////IR64
Bentuk Gabah: Panjang ramping
Bobot: 1000 butir = 27-28 gr
Dilepas Tahun: 2000
Golongan: Cere
Hasil: 5 -8,5 t/ha
Nomor Pedigri: S3383-Id-Pn-41-3-1
Tahan Hama: Wereng coklat biotipe 2 dan 3
Tahan Penyakit: Bakteri Hawar Daun (HDB) strain III dan IV
Tekstur Nasi: Pulen
Tinggi Tanaman: 107-115 cm
Umur Tanaman: 116-125 hari
Warna Gabah: Kuning bersih
Keterangan:

Tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan agak tahan biotipe 3. Tahan terhadap hawar daun bakteri strain III dan IV. Baik ditanam di lahan sawah irigasi dataran rendah sampai 5000 m dpl.

Status: Komersial
Kontak: Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here