Peternakan Burung Kicau 8 Cara Sukses Beternak Burung Kacer

8 Cara Sukses Beternak Burung Kacer

0
Bagikan

Kabartani.com – 8 Cara Sukses Beternak Burung Kacer. Untuk menangkar burung kacer sebenarnya cukup mudah, asalkan anda mempunyai ketekunan, ketelitian, kesabaran dan insting yang kuat terhadap binatang khususnya terhadap burung.

Banyak dari peternak pemula yang gagal dan memutuskan untuk berhenti, karena hal itu didasari dengan kurangnya pemahaman dan tidak lengkapnya ke empat faktor diatas. Untuk memulai beternak kacer/poci anda harus memperhatikan langkah-langkah berikut ini:

1. Indukan Burung

Memilih indukan burung jantan dan betina akan sangat mempengaruhi kualitas anakan yang akan dihasilkan dan sebaiknya agar memilih burung kacer yang bagus agar memiliki kualitas yang bermutu.

Setelah kriteria burung memenuhi syarat, selanjutnya hal yang perlu diperhatikan adalah burung kacer betina haruslah sudah jinak atau tidak takut apa bila melihat orang (di sarankan jantan dan betina semuanya jinak).

2. Proses Perjodohan Kacer

Hal yang paling tersulit sebenarnya berada di proses ini, tidak jarang para pemula mengalami putus asa dan mengakhiri angan-angannya untuk ternak kacer saat proses perjodohan.

Hal-hal yang harus anda lakukan adalah: Memisah kedua indukan kacer jantan dan betina ke dalam sangkar yang berbeda, kemudian kedua sangkar di dekatkan terus menerus sampai reaksi kedua burung jantan dan betina mau berdekatan.

Selain ciri-ciri diatas, biasanya kacer yang sudah berjodoh adalah pejantan yang sering berkicau mendekati betina dan si betina tidak lari atau sebaliknya si betina akan memanggil si jantan.

3. Kandang Ternak Kacer

Setelah lulus proses ke dua, hal yang perlu anda siapkan adalah kandang ternak yang mempunyai ukuran yang di sesuaikan dengan fasilitas rumah anda.

Idealnya untuk kandang ternak burung kacer adalah panjang 1,5 meter dengan lebar 1 meter dan tinggi 1,5 meter dengan fasilitas tangkringan, dua kotak untuk tempat bertelur agar burung memiih sendiri tempat telurnya, tanaman yang di berikan di pot agar menyerupai aslinya di alam, tempat mandi, tempat makan dan minum.

4. Rawatan Harian

Untuk rawatan burung ternak kacer masih sama seperti burung ocehan kacer lainya, hanya saja setiap hari porsi serangga di tambah menjadi menjadi 2 atau 3 kali lipat.

5. Periode Bertelur

Dalam beberapa bulan jika proses perjodohan berhasil dan indukan jatan dan betina di satukan akan bertelur. Selama masa perkawinan sebaiknya kandang di berikan tulang sotong dan serabut untuk tempat bertelur.

Sotong sangat berguna untuk membantu pembuatan cangkang telur sedangkan serabut berguna untuk tempat bertelur.

6. Masa Pengeraman

Masa pengeraman biasanya dibutuhkan selama 14 hari untuk menetas, sebaiknya pada masa ini mengurangi aktifitas melihat kandang agar burung tidak terganggu.

7. Periode Penetasan

Saat telur diketahui menetas dengan di tunjukkannya cangkang telur, sebaiknya anda sesekali mengontrol untuk memastikan. Apabila memang sudah menetas, perbanyak menu makanan serangga selain jangkrik sebaiknya juga di berikan kroto.

8. Mensapih Anakan

Hal yang perlu di ingat ketika ingin memisahkan anakan dari induk sebaiknya setelah anakan mengebat atau sudah mulai keluar dari sarang.

Demikian informasi mengenai 8 Cara Sukses Beternak Burung Kacer. Simak juga : Cara Menjodohkan Burung Kenari

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here