Peternakan Tips Beternak Antibiotik Nabati yang Aman untuk Anak Ayam

Antibiotik Nabati yang Aman untuk Anak Ayam

0
Bagikan

Kabartani.com – Penggunaan antibiotik pada industri peternakan umumnya bertujuan untuk pengobatan ternak, sehingga mengurangi resiko kematian dan mengembalikan kondisi ternak menjadi sehat.

Pada industri peternakan, pemberian antibiotik juga digunakan sebagai imbuhan pakan (feed additive), untuk memacu pertumbuhan (growth promoter), meningkatkan produksi, dan meningkatkan efisiensi penggunaan pakan (Bahri et al. 2005).

Namun penggunaan obat-obatan, antibiotik, feed additive ataupun hormon pemacu pertumbuhan hewan yang tidak sesuai anjuran dan tidak sesuai dengan dosis yang ditetapkan dapat menyebabkan residu pada produk ternak yang dihasilkan (Bahri et al. 2005).

Konsumsi pangan asal hewan seperti daging ayam yang mengandung residu antibiotika memeiliki banyak dampak negatif bagi kesehatan yaitu reaksi alergi, toksisitas, mempengaruhi flora usus, respon immun, dan resistensi terhadap mikroorganisme.

Oleh karena itu, alangkah lebih baik kita selaku peternak harus memperhatikan juga dampak negatif dari penggunaan antibiotik kimia. Yang bisa dijadikan solusi saat ini adalah dengan menggunakan antibiotik sesuai dosis dan anjuran, serta menggunakan antibiotik nabati yang aman bagi ternak.

Berikut ini beberapa bahan nabati yang potensial dijadikan antibiotik yang aman untuk anak ayam:

  1. Kayu manis memiliki potensi sebagai antibiotik,
  2. Asap cair cangkang mete menjadi salah satu bahan nabati yang potensial menggantikan antibiotik.
  3. Serbuk kunyit memiliki khasiat menghambat pertumbuhan bakteri,
  4. Ekstrak daun cengkih menjadi salah datu bahan campuran herbal berkarakter antibiotik.
  5. Ekstrak daun meniran menjadi bagian komposisi berfaedah subtitusi antibiotik untuk ayam pedaging.

Bahan alami yang teruji mensubstitusi Antibiotic Growth Promoter (AGP) adalah lerak, cangkang kacang mete, meniran, daun cengkih, buah mahkota dewa, kunyit, dan jeruk nipis.

Periset di Balai Penelitian Ternak (Balitnak), Dr. Tiurma Pasaribu dan rekan membuktikan, khasiat tepung lerak setara dengan obat koksidiosis bernama salinomisin. Penyakit ayam itu akibat serangan patogen Eimeria tenella.

Tiurma menggunakan tepung lerak berukuran partikel 75 um berdosis 1,25 gram per kg bobot tubuh. Pemberian pada ayam broiler sejak berumur 7 hari. Pilihan lain antibiotik alami adalah campuran minyan asap cangkang mete (0,0625%), ekstrak cair daun meniran (0,0625%), dan ekstrak cair daun cengkih (0,313%).

Peternak dapat mencampurkannya dengan pakan harian untuk mencegah serangan Escherichia coli dan Salmonella sp pada saluran pencernaan ayam broiler strain Ross.

Asap cair kacang mete, cengkih, dan meniran, menurut periset dari Balai Penelitian Ternak, Prof. Ir. Arnold Parlindungan Sinurat, Ph.D. menghambat pertumbuhan bakteri dan cendawan, serta imunomodulator atau penguat respons imunitas.

Arnold mengatakan, pengganti AGP alamiah tidak bisa ditemukan hanya dalam 1 bahan. Oleh karena itu, perlu kombinasi dari beberapa bahan seperti bahan nabati atau herbal, asam organik, probiotik, atau enzim.

Simak juga :

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here