Bagaimana Penanganan Pasca Kelahiran Pada Kambing?

Bagaimana Penanganan Pasca Kelahiran Pada Kambing?

1
SHARE

KABARTANI.com – Penanganan pasca kelahiran pada kambing merupakan hal penting yang harus dilakukan. Ini bertujuan agar terjalin hubungan antara induk dengan anak dengan baik. Salah satu caranya yaitu dengan mendekatkan cempe (anak kambing) kepada induknya, tindakan induk yang membersihkan seluruh tubuh anaknya dengan menjilat merupakan cara paling efektif menciptakan hubungan itu. Hubungan ini dapat mempengaruhi ketersediaan/akses air susu induk untuk anak kambing yang baru dilahirkan.

Induk kambing bisa saja menunjukan penolakan tehadap anaknya apabila hubungan ini tidak terbentuk sejak awal. Jika hal ini terjadi, peran anda disini yaitu dengan bersihkan seluruh tubuh anak kambing menggunakan kain kering dan bersih dengan cara membersihkan bagian kepala dan hidung agar anak kambing bisa bernafas dengan lancar.

Namun, jika anak kambing menunjukan gerakan bernafas yang tidak normal maka lakukan bantuan dengan mencoba menempelkan jerami halus atau rumput kering kedalam rongga hidung untuk merangsang pernafasan pada anak kambing secara normal. Selanjutnya anak kambing dapat diangkat dengan menarik kaki bagian belakang keatas sambil meremas sekujur badan dengan lembut.

Setelah proses kelahiran berjalan dengan baik, secara alami tali pusar biasanya akan terputus dengan sendirinya pada saat induk kambing berdiri. Untuk mencegah terjadinya infeksi pada tali pusar, anda bisa mengolesi larutan iodine. Pemotongan tali pusar anal yang terlalu panjang dapat meyebabkan pendarahan.

Untuk itu disarankan pemotongan tali pusar dilakukan dengan gunting atau silet yang bersih sepanjang 5-7 cm lalu diolesi dengan larutan iodium untuk mencegah infeksi.

Induk dan anak kambing yang baru dilahirkan bisa anda tempatkan pada kandang portable ( 1,0 x 1,0 m) selama seminggu atau induk dikelompokan dalam kandang beranak. Pengelompokan induk dilakukan berdasarkan keseragaman bobot dan besaran anak. Besaran kelompok bervariasi dan tergantung skala usaha. Disarankan untuk membentuk 10-15 induk per kelompok pada usaha yang intensif.

Hal-hal yang perlu diperhatian dalam penanganan pasca kelahiran adalah sebagai berikut:

  • Agar terjalin hubungan antara induk dengan anak dan agar tidak terjadi penolakan induk untuk menyusui, upayakan untuk biarkan induk menjilat anak. Sehingga induk akan mau merawat anak dengan baik dan untuk membersihkan dan mengeringkan tubuh anak dari cairan yang melekat agar dapat bernafas secara normal.
  • Pembersihan juga bisa anda bantu dengan menggunakan kain yang bersih.
  • Anak kambing yang normal akan mampu berdiri dan menyusu pada induknya dalam waktu kurang lebih 1 jam setelah dilahirkan.
  • Pastikan bahwa anak kambing segera menyusu pada induk dalam 4 jam pertama setelah melahirkan.
  • Anak yang menyusu pada induknya dalam kurun waktu 4 jam pertama setelah dilahirkan akan mendapat kolostrum yang akan menguatkan daya tahan anak terhadap serangan penyakit dan virus.
  • Tapi apabila anak kambing dalam kondisi lemah dan tidak mampu menyusu, maka perlu dibantu untuk menyusukan ke induk atau gunakan botol susu atau tabung alat suntik (tanpa jarum) berisi kolostrum yang diperah dari induknya. Induk yang baik membersihkan seluruh tubuh terutama dibagian kepala dan mulut/hidung agar anak dapat bernafas dengan normal.

Baca juga

Itulah informasi mengenai  penanganan pasca melahirkan pada kambing. semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat tani sekalian, terima kasih.