Pertanian Beberapa Proses yang Terjadi saat Tanaman Padi Memasuki Masa Generative

Beberapa Proses yang Terjadi saat Tanaman Padi Memasuki Masa Generative

0
Bagikan

Kabartani.com – Salah satu kunci kesuksesan menanam padi adalah mengetahui sifat tanaman padi dan fase pertumbuhanya. Secara umum fase pertumbuhan tanaman padi di bedakan menjadi 2 (dua), yaitu fase vegetative dan fase generative.

Akan tetapi kali ini saya akan membahas mengenai fase generative dan hal-hal apa saja yang harus dilakukan saat padi memasuki masa ini. Fase Generative adalah fase reproduktif tanaman padi, dimana pada fase ini akan terjadi pembentukan kuncup bunga, bunga dan biji. Fase generative tanaman padi dibedakan menjadi 2 macam, yakni:

Gambar 1. Fase pertumbuhan tanaman Padi

1. Fase Reproduktif

Tahap Inisiasi Bunga / Primordia (Panicle Initiation) : Pada fase ini akan terjadi beberapa proses perkembangan tanaman padi. Diawali dengan tahapan inisiasi bunga, setelah itu bakal malai akan terlihat berupa kerucut berbulu putih (white feathery cone) panjangnya berkisar 1 – 1,5 mm.

Pertama kali muncul pada ruas buku utama (main culm) kemudian pada anakan dengan pola tidak teratur. Ini akan berkembang hingga bentuk malai terllihat jelas sehingga bulir (spikelets) terlihat dan dapat dibedakan.

Malai muda meningkat dalam ukuran dan berkembang ke atas di dalam pelepah daun bendera menyebabkan pelepah daun menggembung (bulge). Penggembungan daun bendera ini disebut bunting sebagi tahap kedua dari fase ini (booting stage).

Tahap Bunting (Booting stage) : ditandai dengan ujung daun akan layu dan mati serta anakan non produktif akan muncul pada dasar tanaman.

Tahap Keluar malai (Heading Stage) : malai akan keluar dengan ditandai kemunculan ujung malai pada pelepah daun bendera, dan akan terus berkembang sampai malai keluar seutuhnya.

Tahap Pembungaan (Flowering stage) : pada fase ini akan terjadi proses pembuahan yaitu bertemunya serbuk sari dengan putik. Proses pembungaan ini akan terus berlanjut sampai semua bunga pada malai mekar.

Proses mekarnya bunga terjadi pada pagi hari dan akan berlangsung selama 7 hari. Hal yang harus diperhatikan pada saat bunga ini mekar pada pagi hari jangan melakukan penyemprotan. Penyemprotan lebih baik dilakukan pada sore hari.

Pada fase generative ini ketersediaan air harus sangat diperhatikan, karena pada waktu ini tanaman membutuhkan banyak air, sebaiknya kita menggenangi tanaman padi dengan air setinggi 5-7cm.

Gambar 2. Proses mekarnya bunga Padi

2. Fase Pemasakan (Pematangan)

Pada fase ini ada beberapa tahapan penting yang akan terjadi, yaitu:

Tahap Matang Susu : Pada tahapan ini gabah akan terisi dengan bahan serupa susu dan masih berwujud cair. Selanjutnya malai akan terlihat hijau dan mulai merunduk.  Pada fase inilah kebutuhan air harus terpenuhi, selain itu pada tahapan ini juga merupakan tahap yang paling di sukai walang sangit.

Tahap setengah Matang : Selanjutnya pada tahap ini cairan yang menyerupai susu tadi akan berubah menjadi gumpalan lunak  dan akan terus perkembang hingga mengeras. Daun tanaman padi akan mulai terlihat layu dan menguning

Tahap Gabah Matang Sempurna : Papa tahap ini gabah sudah keras dan terlihat berwarna kuning, dan daun akan sangat cepat menguning.

Simak juga:

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here