BERITA HARI INI: KOALISI KEKELUARGAAN BUBAR JALAN. PILGUB DKI 2017

BERITA HARI INI: KOALISI KEKELUARGAAN BUBAR JALAN. PILGUB DKI 2017

0
SHARE

KABARTANI.COM-KOALISI KEKELUARGAAN BUBAR JALAN. Dinamika politik di Jakarta kian memanas jelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Partai politik sibuk mencari calon gubernur yang dianggap mampu menyaingi Gubernur Petaha Ahok.

Sempat muncul koalisi kekeluargaan yang dimotori beberapa partai seperti Gerinda, PKS, PAN, PPP Dan Demokrat. Namun kesolitan dari koalisi ini diragukan. Saat ini Koalisi Kekeluargaan mulai menunjukkan perpecahan. Gerindra dan PKS cenderung mengusung Sandiaga Uno-Mardani Ali Sera.

sementara itu partai anggota koalisi lain justru berniat mengusung Yusril Ihza Mahendra dan Saefullah untuk di usung menjadi cagub pada pilgub DKI 2017 mendatang. Wakil Ketua DPW PKB DKI Abdul Aziz menegaskan, pihaknya, PAN, PPP, dan Demokrat dalam tahap pembahasan serius soal ini.

“Iya benar, ini lagi intens kita bahas di internal masing-masing partai,” kata Abdul dilansir dari metrotvnews.

Perbedaan pandangan dalam koalisis kekeluargaan ini menimbulkan spekulasi bahwa Empat partai itu disebut akan meninggalkan Gerindra dan PKS

Abdul membantah. Opsi meninggalkan sebenarnya tidak pernah ada. Empat partai itu hanya merasa dikhianati melalui  deklarasi Sandiaga-Mardani, beberapa waktu lalu.

Abdul mengatakan, PKB sebagai partai pendukung pertama yang mendeklarasikan Sandiaga bahkan tak pernah diajak berkomunikasi soal pendeklarasian itu. PKB juga tak diajak bicara soal cawagub Sandiaga.

“Padahal kami mengajukan nama Saefullah sebagai cawagub dan sudah dilakukan fit and proper test. Artinya, PKB merasa ditinggalkan oleh Sandiaga,” tegas Abdul.

PKB, tegas Abdul, sudah tak mau menggubris apa pun lagi soal Mardani. Mereka tegas menolak politikus PKS itu menjadi pendamping Sandiaga. Rencana pemanggilan Mardani pun sudah bukan isu penting lagi bagi partai itu.

“Ya silakan saja (dipanggil), tapi PKB sudah kecewa,” tegas Abdul.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Calon Gubernur Partai Gerindra Syarif membantah kabar tersebut. Syarif mengaku Koalisi Kekeluargaan masih solid.

“Masih solid, dan terus menjalankan skenario kedua tanpa PDIP,” kata Syarif.

Ia mengatakan, Koalisi Kekeluargaan akan mengundang Mardani untuk fit and proper test. Kemudian baru diputuskan siapa yang pantas mendampingi Sandiaga Uno. “Dari fit and proper test ini akan dimusyawarahkan untuk mencari mufakat bersama Gerindra, PKS, PKB, dan Demokrat, juga menyusul PPP dan PAN,” jelas anggota DPRD DKI itu.