Berita MotoGP 2016: JELANG GP AUSTRIA HANYA ROSSI YANG PERNAH MEMBALAP DI...

Berita MotoGP 2016: JELANG GP AUSTRIA HANYA ROSSI YANG PERNAH MEMBALAP DI RED BULL RING

0
SHARE

KABARTANI.Com- Berita MotoGP 2016: JELANG GP AUSTRIA HANYA ROSSI YANG PERNAH MEMBALAP DI RED BULL RING.. Kebijakan minchelin yang rencananya akan mengeluarkan 2 jenis ban belakang baru membuat situasi menjadi gaduh.

Setelah terakhir kali GP Austria di gelar pada tahun 1997  kini pada tanggal 14 agustus mendatang Sirkuit Red Bull Ring akan digunakan kembali. Dari banyaknya pembalap hanya Valentinno Rossi saja yang pernah merasakan GP Austria, hal tersebut terjadi saat debutnya pada tahun 1996 pada kelas 125cc.

Sirkuit Red Bull Ring sudah pasti akan menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar pembalap, di mana banyak pembalam yang belum mengenali sirkuit Red Bull Ring ini. Sirkuit dengan total panjang lintasa 4, 326 km ini sangat membahayakan dimana terdapat 9 tikungan tajam dan 2 diantaranya berbentuk hair pin atau seperti tusuk konde.

Namun jelang GP Austria para pembalap justru mengkwatirkan ban belakang yang dikeluarkan Michelin yang rata-rata masih meragukan kualitas ban tersebut.

Setelah dilakukan ujicoba ternyata ban Michelin ini memiliki kelemahan pada daya tahannya, sehingga para pembalam merasa ban ini tidak layak digunakan untuk GP Austria.

Rossi tidak ketinggalan mengeluarkan pendapatnya. Rider Movistar Yamaha asal Italia itu menilai Michelin perlu mengubah komposisi ban belakang barunya. Menurutnya, bahan yang digunakan terlalu lunak.

“Saya rasa kami perlu sesuatu yang lebih keras (untuk bahan ban belakang). Semua pembalap punya keluhan yang sama soal ban. Jadi, saya pikir Michelin akan mengeluarkan sesuatu yang beda saat balapan,” ucap Rossi.

tidak hanya rossi komentar yang sama juga keluar dari mulut pembalap Ducati, Andrea Dovizioso. Dia menilai keluaran terbaru Michelin itu harus ditarik dari peredaran. Menurutnya itu tidak sesuai dengan karakteristik lintasan.

“Menurut pendapat saya, ban ini tidak akan berguna untuk balapan. Kami sudah banyak berkorban untuk Michelin, karena harus menciptakan ban sempurna untuk balapan. Layout lintasan cukup kecil dan suhunya sangat tinggi. Jadi dibutuhkan ban belakang yang benar-benar bagus,” keluh  Dovizioso.