Budidaya Tanaman Dengan Menggunakan Media Tanam Dari Arang

Budidaya Tanaman Dengan Menggunakan Media Tanam Dari Arang

0
SHARE

Kabartani.com – Budidaya Tanaman Dengan Menggunakan Media Tanam Dari Arang, Arang dapat berasal dari kayu atau batok kelapa yang telah dibakar atau diproses menjadi arang.

Media tanam dari arang ini  sangat cocok digunakan untuk menanam tanaman anggrek di daerah yang memiliki kelembapan yang tinggi.

Hal tersebut dikarenakan media tanam dari arang ini kurang mampu mengikat air dalam jumlah banyak. Meskipun demikian ada juga dari jenis tanaman lain yang dapat ditanam dengan menggunakan media tanam dari arang, contohnya tomat, dalain sebagainya.

Yang menjadi daya tarik dari media tanam jenis arang ini adalah sifatnya yang buffer  atau dengan kata lain mampu sebagai penyangga. Maka dengan demikian, apabila terjadi kekeliruan dalam pemberian unsur hara yang terkandung di dalam pupuk media tanam dari arang ini mampu segera menetralisir dan mengadaptasikannya kembali.

Tidak hanya itu saja, media tanam dari arang ini juga tidak mudah lapuk sehingga sulit untuk ditumbuhi cendawan atau jamur dikarenakan media tanam ini miskin akan unsur hara. Maka dari pada itu, Pada media tanam jenis arang ini perlu dsuplai dengan pemberian unsur hara yang berbentuk aplikasi pemupukan.

Baca Juga :

Alangkah baiknya jika sebelum digunakan media tanam dari arang ini  sebagai media tanam, idealnya arang dipecah menjadi potongan-potongan kecil terlebih dahulu, hal ini beretujuan untuk memudahkan dalam penempatan didalam pot, sesuaikan ukuran pecahan arang ini dengan wadah yang digunakan untuk menanam serta dengan jenis tanaman yang akan ditanam.

Pada umumnya gunakan pecahan arang yang berukuran panjang 3 cm, lebar 2-3 cm, dengan ketebalan 2-3 cm, untuk mengisi wadah yang memiliki ukuran diameter 15 cm atau lebih, sedangkan untuk wadah atau pot yang memiliki ukuran yang lebih kecil, ukuran pecahan arang ini harus disesuaikan.