Hortikultura Sayuran Cara Budidaya Jamur Merang Media Limbah Tongkol Jagung

Cara Budidaya Jamur Merang Media Limbah Tongkol Jagung

2
Bagikan
Cara Budidaya Jamur Merang Media Limbah Tongkol Jagung (Foto Angga Prayoga/FB)

Kabartani.com – Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi bagaimana Cara Budidaya Jamur Merang Media Limbah Tongkol Jagung. Bentuk jamur merang (Volvariella volvacea) yang alami yaitu bentuknya kecil. Jamur merang besarnya rata-rata sejari tangan, berwarna putih kecoklatan.

Jamur merang ternyata juga tak kalah enak dari jamur tiram. Bagi sobat tani yang belum mencobanya pasti tidak akan tau rasa jamur merang ini. Meskipun sekarang jamur merang mulai jarang ditemui tumbuh secara alami, namun sudah banyak yang membudidayakan, baik untuk dijual maupun dikonsumsi sendiri. Hanya saja bentuk dan ukurannya berbeda antara jamur merang alami (lebih kecil) dengan jamur merang budidaya.

Jamur merang alami biasanya tumbuh disekitar persawahan, karena jamur merang hanya tumbuh di sekitar merang atau batang padi/jerami, dari namanya saja sudah kelihatan ada kata merang pasti tak jauh-jauh dari batang padi atau jerami.

Simak juga Cara Meningkatkan Produktivitas Jamur Tiram Dengan Karung Goni

Berdasarkan hasil penelitian Aqida Hakiki, dkk (2013), tongkol jagung bisa dimanfaatkan sebagai media untuk budidaya jamur merang, karena memiliki pengaruh terhadap kualitas fisik jamur yang lebih baik. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media pertumbuhan alternatif pada budidaya jamur merang.

Syarat tumbuh

Jamur merang membutuhkan udara lembab dengan suhu tinggi untuk pertumbuhannya, jadi usahakan lokasinya tetap terkena sinar matahari tapi terlindung dari air hujan. Setiap sore media tetap disiram sampai basah dan bisa dicampur pupuk urea agar proses fermentasi berlangsung cepat dan usahakan media jangan dibuat diatas lantai semen atau keramik, melainkan diatas tanah. Untuk membudidayakan jamur merang media tongkol jagung, caranya sebagai berikut:

Untuk membuat media tanam tongkol jagung ukuran 5×1 meter dan ketebalan 15 cm maka diperlukan bahan-bahan:

  • Limbah tongkol jagung
  • Ragi tape 7 butir
  • Dedak/bekatul 5 kg
  • Urea 1 kg

Peralatan:

  • Karung goni sebagai alas
  • Terpal plastik untuk penutup
  • Papan untuk pembatas janggel agar bisa ditumpuk rata

Cara Pembuatan:

  1. Tongkol jagung ditumpuk kira-kira setebal 15 cm, sebelumnya diberi alas karung goni.
  2. Setelah itu ragi tape dihaluskan dan campurkan dengan dedak/bekatul dan urea, campurkan hingga merata.
  3. Setelah itu taburkan merata diatas tumpukan tongkol jagung tadi.
  4. Setelah rata diatasnya ditumpuk lagi tongkol jagung kira-kira setebal 15 cm dan diatasnya diberi campuran dedak, ragi dan urea tadi.
  5. Lalu siram dengan air bersih sampai basah, kemudian tutup dengan terpal plastik agar lembab.
  6. Sekitar umur 7-10 hari akan tumbuh jamur merang.
Jamur Merang Siap Panen
Jamur Merang Siap Panen

Panen bisa dilakukan kurang lebih setelah umur 14 hari, dengan ciri-ciri jamur sudah ada kuncup kepala yang belum mekar, biasanya akan mekar pada sore hari.

Simak juga Budidaya Jamur Tiram Sangat Mudah Dan Murah Dengan Hasil Yang Melimpah

Loading...

2 KOMENTAR

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here