Pertanian Cara Budidaya Kacang Tanah Agar Panen Cepat dan Hasil Melimpah

Cara Budidaya Kacang Tanah Agar Panen Cepat dan Hasil Melimpah

0
Bagikan

Kabartani.com – Kacang tanah yang bahasa latinnya Arachis Hypogaea, kacang tanah menjadi makanan untuk camilan yang sangat favorit baik yang dikonsumsi dengan direbus, digoreng, disangrai, atau dibuat berbagai macam makanan.

Mengingat kebutuhan kacang tanah semakin meningkat maka budidaya kacang tanah bisa menambah pendapatan bagi petani.

Adapun syarat-syaratnya adalah sebagai berikut :

1. Kacang tanah akan tumbuh ideal pada ketinggian 50-500 meter dari permukaan laut.
2. Pada ketinggian 1500 meter kacang tanah masih bisa beradaptasi.
3.  Kacang tanah cocok ditanam pada daerah yang memiliki curah hujan sedang.
4. Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan bunga sulit diserbuki, karena berpengaruh terhadap zona perakaran.
5. Curah hujan tinggi dapat mempengaruhi kesuburan jamur dan penyakit yang menyerang.
6. Usahakan seluruh area pertanaman kacang tanah tersinari matahari secara langsung.
7. Tanamlah pada tanah yang gembur yang kaya kandungan unsur hara kalsium (Ca), Pospat (P), Kalium (K), Nitrogen (N) yang cukup.
8. Tanam pada tanah yang memiliki PH keasaman ideal sekitar 5-6,3.
9. Pada awal pengolahan tanah tambahkan dolomid atau kapur pertanian karena dolomid sangat baik membantu pembuahan kacang.
10. Pada awal tanam berikan unsur N

Itulah Beberapa syarat dalam budidaya kacang tanah adapun langkahnya adalah sebagai berikut :

1. Memilih benih kacang tanah

  • Pilih benih yang berkualitas baik,
  • Pilih benih yang berumur kurang lebih 100 hari atau sudah tua berwarna kehitaman,
  • Jika benih dibuka, tidak memiliki selaput pada bagian dalam cangkangnya,
  • Setelah benih diperoleh, lalu jemur selama 4-5 hari,
  • Untuk menjaga kualitas benih, lakukan penyimpanan benih selama 3-6 bulan, setelah itu benih pun siap ditanam.

2. Pengolahan tanah

  • Sebelum benih ditanam, gemburkan tanah terlebih dahulu sampai butiran – butiran kecil,
  • Tambahkan dolomid per hektar sebanyak 2 ton,
  • Campur dolomid secara merata,
  • Biarkan tanah gembur dan dolomid selama 2 hari,
  • Sebagai dasar pemupukan tambahkan pupuk kandang yang sudah matang dan pupuk kompos kemudian campur secara merata,
  • Jika lahan mudah tergenang air maka buatlah bedengan agar drainase lancar.

3. Penanaman

  • Tanam kacang tanah dengan cara ditugal dengan jarak tanam 25 x 25 cm,
  • Setiap lubang tanam beri satu biji benih,
  • Dalam 1 hektar diperlukan sekitar 50 gr benih.

4. Perawatan

  • Setelah benih ditanam, lakukan penyiraman pagi dan sore jika musim kering.
  • Pada hari ke 4 – 7 benih akan mulai berkecambah.
  • Setelah satu minggu benih akan tumbuh dengan serempak,
  • Pada umur 20 hari setelah tanam, tanaman akan mulai berbunga.
  • Hanya bunga yang keluar diatas umur 30 hari yang akan menjadi polong.
  • Hasil dari penyerbukan dan pembuahan biasanya akan tumbuh ginofor yang menuju dan menembus ke tanah dan nantinya akan menjadi polong.
  • Pada masa pembuahan, berikan pupuk tambahan yang banyak mengandung fosfor.
  • Untuk meningkatkan buah yang bagus dan banyak lakukan penyiangan dan pembubunan tanah pada bagian bawah tanaman.

5. Penanggulangan Hama dan Penyakit

Hama kacang tanah seperti : Uret, ulat penggulung daun, ulat grapyak, ulat jengkal

Cara menanggulangi :

  • Lakukan pengolahan tanah dengan baik,
  • Gunakan pupuk kandang yang sudah matang,
  • Tanam secara serempak,
  • Pergiliran tanaman,
  • Lakukan penyiangan yang insentif,
  • Lakukan pembersihan gulma dengan rutin.

Penyakit kacang tanah seperti : penyakit layu, sapu setan, bercak daun, gapong, sklerotium, penyakit karat

Cara menanggulangi :

  • Cabut tanaman yang berpenyakit buang dan musnahkan.
  • Lakukan sanitasi lingkungan.
  • Pilih yang bervarietas tahan terhadap penyakit.

6. Pemanenan

Ciri-ciri kacang tanah siap dipanen :

  • Umur kacang sudah 90 hari atau lebih
  • Batang mengeras
  • Daun berguguran dan berwarna kuning
  • Lakukan pengambilan secara langsung cek bijinya sudah terisi penuh belum, jika sudah kacang siap dipanen.
  • Lakukan pemanenan dengan cara dicabut
  • Biarkan polong menggantung pada tanaman kacangnya
  • Lakukan panen secara serentak

Demikianlah cara budidaya kacang tanah yang baik, semoga dapat bermanfaat. Simak juga artikel lainnya mengenai kacang tanah berikut ini:Tumpang Sari Singkong-Kacang Tanah dengan Teknik Double Row

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here