Cara Budidaya Singkong Agar Menghasilkan Hasil Yang Melimpah

Cara Budidaya Singkong Agar Menghasilkan Hasil Yang Melimpah

1
SHARE

KABARTANI.COM – Singkong sebagai tanaman palawija yang tergolong dalam umbi – umbian dan juga termasuk makanan yang kaya akan kandungan Karbohidrat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh,dengan kandungan tersebut membuat singkong menjadi sangat digemari dikalangan masyarakat, singkong lansung dapat dikonsumsi dengan direbus,digoreng, maupun diolah menjadi berbagai macam olahan singkong.

Tanaman singkong mudah dijumpai diberbagai daerah, untuk budidayanya pun tergolong sangat mudah dan murah, untuk perawatanya pun relatif sangat mudah dibandingkan dengan tanaman – tanaman lainnya. daun singkong pun banyak digunakan untuk membuat sayur daun singkong, seperti kebanyakan sayur singkong dirumah makan padang, yang mayoritas menjadikan daun singkong sebagai menu andalan sayurnya.

Dalam artikel kali ini akan membahas budidaya singkong dengan baik dan benar dengan tujuan untuk memperoleh hasil yang melimpah, dalam budidaya tanaman singkong dapat dilakukan dengan menggunakan stek batang.untuk budidaya tanaman singkong dengan baik dan benar caranya adalah sebagai berikut :

1. Persiapan lahan

Siapkan lahan yang cukup ruang dengan tujuan agar akar – akar tanaman singkong bisa tumbuh dengan optimal, yang perlu dilakukan sebelum penanaman singkong adalah perlakuan lahan, sebaiknya tanah digemburkan terlebih dahulu dengan menggunakan cangkul, atau mesin penggembur tanah, setelah
tanah menjadi gembur tambahkan pupuk kandang, hal ini untuk menambah unsur hara dalam tanah dan menjadikan nutrisi tanaman agar tumbuh dengan subur. untuk kadar keasaman tanahnya singkong biasanya tumbuh dengan baik pada tanah yang memiliki kadar keasaman pH: 5-8.

2. Persiapan benih

Pilihlah benih singkong dari singkong yang memiliki kuwalitas baik, setelah Benih singkong kita peroleh, langkah selanjutnya benih singkong yang berupa batang singkong tersebut kita potong dengan ukuran 20 cm, boleh dipotong lurus, atau menyamping.

3. Penanaman benih

Benih yang sudah dipotong langsung dapat ditanam pada lahan yang sudah disiapkan , untuk jarak tanamnya 60 cm X 80 Cm, untuk penanaman yang harus diingat arah tunasnya jangan sampai kebalik, posisi tunas harus menghadap keatas, untuk mengetahui arah tunas kita dapat melihatnya dari tonjolan bekas daun singkong yang lepas.

4. Perawatanya san tanaman singkong

Lakukan pemupukan pada 3 minggu – 4 minggu pertama, biasanya tanaman singkong sudah mengeluarkan tunas dan sudah memiliki daun sekitar 5 – 7 helai. gunakan pupuk Urue, KCI, TSP seseuaikan dengan aturan pakainya.lakukan pemupukan pada bulan ke 5 dari penanaman, agar umbi yang dihasilkan lebih besar – besar dan melimpah. selain itu juga lakukan penyulaman benih yang tidak mau tumbuh, lakukan penyiangan rumput – rumput, gulma pengganggu tanaman.

5. Pemanenan

Sebagai tanda tanaman singkong siap dipanen adalah apabila daunnya sudah mulai sedikit karena rontok, selain itu umbi juga sudah membesar bisa kita lihat melalui tanah kita gali, pada umumnya singkong dipanen pada umur 7 – 8 bulan, tetapi untuk varietas unggul pada umur 5 bulan singkong sudah bisa dipanen.
untuk cara memanenya singkong langsung dicabut dengan manual, pisahkan ubi dengan batangnya dengan dipotong dengan
golok atau parang.usahakan singkong jangan sampai tertinggal didalam tanah, kalo singkong tertinggal didalam tanah maka biasanya singkong akan busuk.

Batang singkong yang sudah dipisahkan nantinya bisa digunakan kembali sebagai benih, demikianlah cara budidaya tanaman singkong agar menghasilkan hasil yang melimpah, semoga dapat menambah manfaat.