Cara Membuat Bibit Pisang Konvensional Dengan Cara Pemotongan Bonggol (BIT)

    Cara Membuat Bibit Pisang Konvensional Dengan Cara Pemotongan Bonggol (BIT)

    0
    Bagikan

    KABARTANI.COM – Cara Membuat Bibit Pisang Konvensional Dengan Cara Pemotongan Bonggol (BIT). Sobat jika biasanya secara generative tanaman pisang dapat berkembang biak dengan tunas, tanaman pisang juga bisa dikembangbiakan secara vegetative dengan cara pemotongan bonggolnya. Sehinggga akan mampu memperbanyak bibit tanaman yang akan dihasilkan.

    Untuk itu berikut ini cara pengembangbiakan tanaman pisang dengan cara pemotongan bonggol.

    PEMILIHAN POHON INDUK DARI RUMPUN YANG SEHAT
    Tanaman yang dipilih untuk pohon induk bisa berupa rumpun dewasa yang sudah berbuah dan menghasilkan anakan, dan yang paling utama tanaman harus sehat dan bebas dari hama dan penyakit.

    TEKNIK PERBANYAKAN KONVENSIONAL
    Teknologi perbanyakan benih pisang umumnya menggunakan metode konvensional untuk menghasilkan tanaman baru, metode itu adalah belahan bonggol (Bit), dan mematikan titik tumbuh.

    Metode perbanyakan dengan Belahan bonggol (Bit)

    • Pilih bonggol pisang yang telah dipanen dari pohon yang sehat, kemudian dibelah akan kelihatan warnanya putih dan tidak berbau busuk, tidak ada bekas penggerek bonggol, dan bersihkan dari kotoran dan akar yang masih menempel.
    • Bonggol dipotong menurut mata tunas dengan ukuran 12 x 12 x 10 cm, kemudian direndan dalam campuran larutan fungisida dengan bahan aktif Benomyl dan insektisida bahan aktif monochrotophos dengan dosis 2gr/l, dan 2cc/l, direndam 10-15 menit, benih dapat langsung disemai dipolibag uk.35 x 45cm atau pada seedbag uk.100 x 200 cm, dengan media campuran tanah humus, dan pasir dengan perbandingan 1 : 1 ( v/v).
    • Setelah bibit semai di polibag, letakan pada tempat teduh/naungian setengah bayangan selama 1 bulan, dan pada bulan kedua dipindahkan bibit tersebut ke tempat terbuka. Perawatan selama bibit, diperlukan perawatan seperti penyiraman secukupnya untuk menjaga kelembababan tanah, dan setelah berumur 2,5 – 3 bulan benih siap ditanam ke lapang.

    Loading...

    TIDAK ADA KOMENTAR

    BERI BALASAN