Hortikultura Buah-Buahan Cara Membuat Pohon Mangga Berbuah Sepanjang Tahun

Cara Membuat Pohon Mangga Berbuah Sepanjang Tahun

6
Bagikan

Kabartani.com – Salah satu cara pembuahan mangga di luar musim adalah dengan pemberian zat pengatur tumbuh Paklobutrazol. Hasil dari pengkajian terdahulu di Jawa Timur menunjukkan pemacuan pembungaan mangga dengan paklobutrazol yang dibarengi dengan pengelolaan tanaman secara intensif dapat meningkatkan hasil buah 100-150% dan memperpanjang masa panen dari 3 bulan menjadi 6 bulan (Juli-Desember), bahkan saat panen buah dapat diatur sesuai keinginan.

Beberapa hal harus diperhatikan dalam pembuahan di luar musim, mulai dari persiapan tanaman, proses pemacuan pembungaan, dan pembuahan sampai pemeliharaan tanaman sesudahnya. Hal tersebut diharapkan agar upaya memproduksi mangga di luar musim tidak menimbulkan efek negatif bahkan kematian bagi tanaman mangga (Yuniastuti dan Suhardjo, 2002).

Disisi lain, kualitas buah dan hasil produksi buah di luar musim umumnya rendah sehingga sulit masuk ke pasar modern. Pasar modern menghendaki buah mangga masak optimal, bebas hama penyakit dan mulus. Salah satu hama yang menurunkan mutu buah mangga adalah lalat buah.

Oleh karena itu diperlukan manajemen dalam rangkaian kegiatan memproduksi mangga di luar musim, mulai dari persiapan tanaman, proses pemacuan pembungaan dan pembuahan, pengendalian OPT sampai pemeliharaan tanaman sesudahnya supaya tidak menimbulkan efek negatif bahkan kematian bagi tanaman mangga, sekaligus meningkatkan produksi dan mutu buah.

Pengkajian dan Diseminasi Pembuahan di Luar Musim

Pengkajian dan diseminasi penggunaan Paklobutrazol untuk mengatur musim berbunga dan berbuah mangga telah banyak dilakukan mulai tahun 1989. Dari hasil pengkajian terdahulu di Jawa Timur, disimpulkan pemberian Paklobutrazol 3.750 ppm pada mangga Gadung 21 dapat meningkatkan hasil buah sebanyak 59% dibanding tanpa Paklobutrazol pada tanaman mangga umur 15 tahun (Purnomo & Prahardini 1989).

Pada mangga Arumanis 143 yang berumur 17 tahun pemberian Paklobutrazol pada bulan November – Desember dapat merangsang pembungaan sampai dua kali periode berbunga, meskipun pada pembungaan periode satu gagal menjadi buah karena hujan. Sekitar 1 bulan setelah bunga rontok terjadi pembungaan periode dua yang berhasil menjadi buah (Purnomo et al. 1990).

Pemberian Paklobutrazol yang dikombinasikan dengan pemupukan dan pengairan pada mangga Arumanis 143 yang berumur 16 tahun dapat mempercepat pembungaan 140 hari lebih awal dan meningkatkan hasil buah mencapai 43,8% dibanding kontrol (Tegopati et al. 1994).

Penggunaan Paklobutrazol 1.875 ppm pada mangga Arumanis yang berumur 7-8 tahun dapat mempercepat pembungaan 2 bulan lebih awal dan meningkatkan hasil buah 73% di Buleleng dan 142% di Probolinggo (Yuniastuti et al., 1997).

Di Australia uji Paklobutrazol dapat memacu pembungaan mangga pada tahun pertama sebesar 60-80%, pada tahun kedua berdampak meningkatkan pembungaan sebesar 90% dan pada tahun ketiga masih berdampak meningkatkan pembungaan (Gonzales et al. 2004 dalam Syufri 2011).

Beberapa petunjuk yang harus diperhatikan dalam penggunaan Paklobutrazol supaya didapatkan hasil yang optimal adalah :

  • Dosis yang digunakan untuk tanaman muda (4-6 tahun) adalah sekitar 5 ml/l air dan untuk tanaman dewasa (>7 tahun) sekitar 7,5 ml/l air (Yuniastuti et al, 2001),
  • Digunakan hanya pada tanaman yang sehat,
  • Digunakan saat tanah cukup basah, sebaiknya pada akhir musim hujan,
  • Penggunaan satu kali dalam 1-2 tahun, tergantung kondisi tanaman. Pada tanaman yang tumbuh lebat, penggunaan tahun berikutnya dengan dosis sama, namun jika pertumbuhannya terhambat berikan ½ dosis,
  • Aplikasi disiramkan ke parit sedalam ± 15 cm, yang dibuat mengelilingi pohon dengan jarak dari pohon sekitar 0,5-1 m tanah (Yuniastuti et al. 2001a) (Gambar 1). Siramkan 1 liter larutan campuran/pohon dan dilakukan 2-4 bulan sebelum masa pembungaan yang normal.
Gambar 1. Aplikasi ZPT Paklobutrazol (penyiraman mengelilingi pohon)

Pada umumnya bunga mulai muncul secara serentak 8-10 minggu setelah aplikasi ZPT dan panen dapat dilakukan sekitar 90-100 hari setelah pembungaan (Gambar 2). Namun, apabila bunga muncul bertepatan dengan curah hujan yang tinggi maka bunga akan rontok sehingga diperlukan perhitungan yang seksama kapan waktu yang tepat dilakukan aplikasi ZPT supaya pada waktu pembungaan dapat terhindar dari hujan deras.

Gambar 2. Bunga yang muncul 2 bulan setelah aplikasi ZPT dan hasil buah

Sekitar 1-2 bulan setelah terjadi kerontokan tanaman mangga akan berbunga kembali karena masih terdapat residu ZPT yang diaplikasikan, namun pembungaan periode berikutnya ini akan bertepatan waktunya dengan pembungaan alami.

Simak juga :

Loading...

6 KOMENTAR

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here