Cara Membuat Pupuk KCL Organik Dari Sabut Kelapa

Cara Membuat Pupuk KCL Organik Dari Sabut Kelapa

5
Bagikan
Cara Membuat Pupuk KCL Organik Sabut Kelapa - Kabartani

Kabartani.com – Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi bagaimana cara membuat Pupuk KCL Organik dari sabut kelapa.

Seperti yang diketahuhi, pupuk KCL sangat berperan dalam peningkatan produktivitas tanaman budidaya. Namun belakangan ini ketersediaan pupuk yang mengandung unsur hara Kalium ini semakin terbatas.

Untuk itu kita dapat membuat sendiri Pupuk KCL Organik dengan memanfaatkan sabut kelapa yang sangat melimpah jumlahnya.

Pupuk KCL Organik ini mempunyai banyak sekali kelebihan Diantaranya  biaya relatif murah, ketersediaannya terjamin, menjadi salah satu metode penanganan limbah sabut kelapa yang jumlahnya cukup banyak sekarang ini, serta  bahan dan alat yang digunakan untuk membuatnya juga relatif mudah didapat.

Untuk membuat pupuk KCl organik bahan dan alat yang diperlukan antara lain:

  • Sabut kelapa (25 kg),
  • Air jernih (40 liter)
  • Wadah untuk membuat atau anda bisa menggunakan drum plastik bekas.

Cara pembuatannya adalah sebagai berikut:

  1. Sabut kelapa dibersihkan dari tanah kemudian dimasukan ke dalam drum bekas.
  2. Air jernih dituangkan ke dalam drum hingga separuhnya.
  3. Drum berisi sabut kelapa dan air ditutup agar air hujan tidak masuk ke dalam serta agar proses fermentasi anaerob berjalan lebih cepat.
  4. Drum berisi rendaman sabut kelapa kemudian dibiarkan selama minimal 15 hari.
  5. Setelah 15 hari air rendaman akan berubah warna menjadi hitam kekuning-kuningan dan siap diaplikasikan.

Cara aplikasi:

  1. Pupuk cair diberikan dua kali dalam satu musim tanam.
  2. Pertama sebagai pupuk dasar sebelum lahan ditanami atau pada fase pengolahan tanah.
  3. Kedua pupuk diberikan setelah padi memasuki masa primordia (awal tumbuh), dengan cara pupuk tanpa tambahan air disemprotkan pada batang padi. Atau pada saat padi berada di masa bunting, caranya dengan disempotkan ke daun yang menghadap bawah agar penyerapan unsur kalium menjadi lebih optimal.

Berdasarkan penelitian beberapa ahli pertanian, pupuk KCl organik cair ini mampu meningkatkan produktivitas hasil tanaman padi hingga 5 sampai 15% dengan kandungan K2O sebanyak 3-5%.

Loading...

5 KOMENTAR

  1. mohon maaf untuk pengaplikasianya dengan cara di semprot ya, takarnya seperti apa ya, apa harus di campur air lagi apa tidak, makasih mhon di jawab

  2. Gimana kalo untuk d semprotkan ke tanamn cabe ato tanaman laen cocok gak ya mohon jwabanx mas admin

BERI BALASAN