Sarana & Prasarana Pupuk & Pestisida Cara Membuat Pupuk UREA Cair Organik Menggunakan Daun Lamtoro Dan Urine Kambing

Cara Membuat Pupuk UREA Cair Organik Menggunakan Daun Lamtoro Dan Urine Kambing

1
Bagikan

KABARTANI.COM – Cara Membuat Pupuk UREA Cair Organik Menggunakan Daun Lamtoro Dan Urine Kambing. Cara membuat pupuk cair berkadar Nitrogen atau lebih dikenal dengan nama UREA dapat dibuat sendiri.
Bahan baku berkadar Nitrogen dengan sistem organik sangat mudah ditemukan disekitar pekarangan rumah.
Ada pun bahan bakunya bisa menggunakan Azolla, Leguminosa, Lamtoro, kacang-kacangan, jerami
Jadi jalan terbaik adalah terus bertani dan buatlah pupuk sendiri.
Pupuk ini dapat digunakan untuk tanaman sayur-mayur, palawija dan holtikultura.

Berikut ini adalah cara membuat pupuk organik berkadar urea atau niterogen dengan bahan baku sebagai berikut ;
Bahan-bahan ;
• Tepung daun petai lamtoro 1 kg.
• Tepung biji kacang panjang 1 kg.
• Urin sapi / kambing 1 liter.
• Dedak halus 3 ons.
• Gula merah / pasir 2 ons / 10
sendok makan.
• Terasi ( belacan ) 10 gram.
• EM4.

Cara membuat ;
1. Jika menggunakan gula merah, rebus dengan air terlebih dahulu sampai mencair.
2. Giling / tumbuk terasi sampai halus.
3. Masukan semua bahan kedalam jerigen ( ukuran 20 liter ) menjadi satu kecuali em4.
4. Kemudian masukkan air bersih kedalam jerigen dan aduk-aduk sampai rata.
5 . Setelah rata, lalu tambahkan em4 dan aduk kembali hingga merata.
6. Setelah semua selesai. Tutup jerigen sampai rapat dan simpan selama 14 hari. Setiap 3 sampai hari sekali, buka tutup jerigen dan kemudian tutup lagi.

Cara penggunaan ;
Larutkan fermentasi urea dengan air bersih didalam ember.
Untuk dosis 1 – 2 gelas.
Lakukan pemupukan 3 – 6 atau 14 hari sekali untuk tanaman palawija.
Jika tanaman holtikultura seperti kelapa sawit, lakukan pemupukan 1 – 2 minggu sekali.
Untuk tanaman buah-buahan seperti mangga, jambu, durian, rambutan, duku, dll. Pemberian pupuk dilakukan 1 tahun sekali saat pohon selesai berbuah.

Fungsi Nitrogen
Nitrogen dengan simbol ( N ) berfungsi untuk ;
-Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.
-Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri.
-Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman
-Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun.
-Tanaman yang kekurangan unsur Nitrogen gejalanya sebagai berikut.
pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.

Loading...

1 KOMENTAR

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here