Pertanian Cara Mengatasi Tanah Asem-Aseman Yang Mengakibatkan Tanaman Padi Memerah Dan Susah Tumbuh

Cara Mengatasi Tanah Asem-Aseman Yang Mengakibatkan Tanaman Padi Memerah Dan Susah Tumbuh

0
Bagikan

KABARTANI.COM – Cara Mengatasi Tanah Asem-Aseman Yang Mengakibatkan Tanaman Padi Memerah Dan Susah Tumbuh. Fenomena penyakit tanah asem-asemen pada padi sawah biasa terjadi hampir tiap tahun. Penyakit ini akan menyerang tanaman padi saat musim tanam II, yaitu sekitar bulan Maret-April. Tanaman padi yang terkena asem-asemen akan menunjukkan gejala yang spesifik yaitu tanaman padi yang telah ditanam tidak akan mau tumbuh bahkan terlihat kuning dan akan mati. Jika tanaman padi muda tersebut di pupuk menggunakan urea gejala akan semakin terlihat parah. Penyakit ini biasanya akan diperparah oleh serangan hama (penggerek batang) sundep pada saat tanaman muda.

Beberapa informasi menyatakan bahwa penyakit asem-asemen pada padi sawah disebabkan oleh adanya proses perombakan sisa-sisa tanaman padi oleh mikro organisme yang belum selesai pada tanah tersebut. Pada proses tersebut akan menghasilkan panas pada tanah sawah tersebut. Selain itu pada proses perombakan tersebut akan menyebabkan menurunnya pH tanah sehingga tanah akan cenderung asam sehingga tanah tersebut dikatakan asem-asemen (berasal dari kata buah asem yang rasanya sangat masam)

Terlepas benar atau salah dugaan penyebab tanah asem-asemen tersebut akhirnya diluncurkan beberapa solusi penyelesaian masalah tersebut. Diantaranya adalah

  • Dengan cara pemberian kapur pada tanah tersebut. Dengen pemberian kapur diharapkan tanah akan didongkrak ph-nya sehingga akan sesuai dengan kondisi yang diharapkan tanaman padi untuk pertumbuhannya.
  • Menunda waktu tanam. Dengan penundaan waktu tanam diharapkan proses perombakan sisa-sisa tanaman padi oleh mikro organisme akan terseselaikan terlebih dahulu. Namun solusi ini akan menghambat ketepatan waktu tanam.
  • Pemberian Za pada tanah tersebut. Solusi Ini hanyalah merupakan pengalaman petani saja, secara teori dengan pemberian Za justru akan membuat tanah semakin asam.

Dari ketiga cara penyelesaian masalah yang disajikan tersebut belum ada solusi yang dapat menjamin terselesaikannya masalah tersebut 100%. Dari hasil uji coba dilapangan oleh petani pemberian kapur dan pemberian Za akan menyelesaiakan masalah namun bersifat kadang-kadang. Maksudnya kadang berhasil dan terkadang tidak berhasil.

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here