Pertanian Tips Bertani Cara Menghitung Produksi Padi Di Sawah Dengan Metode Ubinan

Cara Menghitung Produksi Padi Di Sawah Dengan Metode Ubinan

0
Bagikan

KABARTANI.COM – Cara Menghitung Produksi Padi Di Sawah Dengan Metode Ubinan. Cara memprediksi hasil padi yang masih di sawah ada 2 metode yang sering dipakai yaitu metode ubinan dan metode 4 faktor.

Kedua metode ini sudah biasa dipakai oleh para penebas, cara ini sangat mudah untuk dipraktekan dan sangat tepat untuk memperkirakan hasil produksi padi dalam setiap lahan pertanian.

Untuk itu simak penjelasan tentang bagaimana metode ubinan tersebut:

Cara Mengukur Produksi Padi Dengan Metode Ubinan:

Alat Yang Digunakan:

  • Meteran
  • Tali
  • Ajir
  • Sabit
  • Terpal
  • Tampah
  • Karung
  • Timbangan

Waktu ubinan yang terbaik jam 9-12 siang.

Cara Penghitungan :

  • Pilih 2 lokasi yang akan dijadikan tempat ubinan (misal titik A dan B). Sebenarnya untuk menentukan lokasi atau titik ubinan ini ada cara khusus, tetapi tidak perlu saya jelaskan disini karena terlalu ribet dan harus pake tabel. Yang penting tentukan lokasi di tengah petakan sawah dan yang mampu mewakili keadaan padi tersebut. (padi yang tumbuhnya tidak terlalu bagus dan tidak terlalu jelek.
  • Ukur menggunakan meteran kedua lokasi tersebut dengan jarak panjang dan lebar masing-masing 2,5 meter
  • Beri tanda hasil pengukuran dari kedua lokasi tersebut menggunakan ajir dan tali
  • Panen lokasi yang sudah diberi tanda menggunakan sabit/ sabit bergerigi
  • Rontokan gabah dari malainya pada tempat yang telah diberi alas terpal
  • Bersihkan kotoran yang ada pada gabah menggunakan tampah
  • Timbang hasil dari kedua lokasi ubinan tersebut (misal titik A= 5,5 kg dan titik B= 6 kg)

Cara menghitung ubinan :

Misal dari hasil timbangan diatas adalah titik A= 5,5 kg dan titik B= 6 kg, maka untuk menghitungnya adalah :

  • Jumlahkan dahulu hasil timbangan kedua titik kemudian dibagi 2 – (5,5 kg + 6 kg) : 2 = 5,75 kg
  • Karena jarak ubinannya 2,5m x 2,5m maka luas ubinan adalah 6,25m2
  • Rumus ubinan/perkiraan = hasil rata-rata timbangan x (10.000 m2 : luas ubinan)
  • Perkiraan produksinya = 5,75 kg x (10.000 m2 : 6,25 m2) — 5,75 kg x 1.600 = 9.200 kg/Ha GKP
  • Jadi hasil perkiraan produksi adalah 9.200 kg/Ha atau 9,2 ton/Ha GKP 

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here