Cara Merangsang Tanaman Stroberi Agar Cepat Berbuah

Cara Merangsang Tanaman Stroberi Agar Cepat Berbuah

0
SHARE
Cara Merangsang Tanaman Stroberi Agar Cepat Berbuah-Kabartani.com

KABARTANI.com, Bagi sobat tani yang sedang menanam tanaman stroberi, mungkin informasi kali ini sangat cocok untuk anda simak. Disini kabartani akan berbagi tips bagaimana merangsang tanaman stroberi agar cepat berbuah. Agar cara-cara ini sukses tentunya harus sesuai tahapan yang benar dalam perawatannya. Karena banyaknya pertanyaan dari sobat tani yang masuk ke redaksi kami, salah satunya ada yang bertanya tentang budidaya stroberi-nya yang tak kunjung berbuah. Untuk itulah, tidak bosan-bosannya kabartani menulis artikel tentang teknik atau tips merangsang stroberi agar cepat berbuah. Apa disampaikan di sini bukanlah sekedar teori, namun sering dipraktekkan oleh para petani stroberi.

Sebenarnya, merangsang tanaman stroberi agar mau berbuah tidaklah susah, akan tetapi banyak dari sobat tani yang mungkin belum paham. Ada lima poin yang kabartani sarankan dalam merangsang stroberi agar cepat berbuah, diantaranya:

1. Penyiraman
Rajin menyiram adalah pangkal sehat bagi tanaman, karena tanaman stroberi itu sensitif sekali dengan ketersediaan air. Air begitu penting bagi tanaman stroberi, yaitu sebagai pelarut, media transport senyawa, media reaksi biokimia, memberikan turgor bagi sel, sebagai bahan baku fotosintesis, dan juga menjaga suhu tanaman stroberi supaya konstan. Jika media tanam kering, tanaman stroberi bisa mudah layu.

2. Pemupukan
Pupuk bisa dibilang makanan untuk pohon stroberi agar tetap tumbuh. Pupuk dibutuhkan kontinyu dan bukan sekali kasih saja, sebab kita pun perlu makan yang terus menerus bukan sekali seumur hidup. Dengan pemupukan yang rutin, maka sangat menunjang dalam merangsang stroberi berbuah.

Pupuk yang baik bagi tanaman stroberi agar cepat berbuah harus banyak mengandung fosfat, kalium dan kalsium. Unsur-unsur ini bisa diperoleh dari bahan-bahan alami/organik, misalnya kompos yang dibuat dari kombinasi pukan ayam/burung (sumber nitrogen), batu fosfat, cangkang telur (sumber kalsium), dan kapur pertanian/dolomit (sumber kalsium dan magnesium). Atau, kalau mau lebih bagus lagi bisa anda tambahkan tepung tulang atau tepung bulu ayam yang merupakan sumber kalsium yang baik.

Bila sobat tani inginlebih praktis, pemupukan stroberi bisa meggunakan pupuk kimia, namun kombinasi dengan pupuk organik juga harus pas, biar kelestarian tanah tetap terjaga dan juga kualitas buahnya tetap baik. Pupuk NPK yang digabung kompos bisa sahabat coba. Dosis NPKnya jangan kebanyakan, cukup sekitar 1-2 gram saja per pohon atau sekitar 5-10 butir. Kalau kebanyakan tanaman stroberi bisa kebakar. Adapun pupuk komposnya bisa dikasih agak banyak misalnya 1-2 genggam per pohon.

Memupuk tanaman stroberi bisa dimulai sejak usia 7 hari setelah tanam, selanjutnya rutin 10-14 hari sekali (tergantung kondisi pertumbuhan tanaman). Dengan pemupukan yang kontinyu, maka produksi buah stroberi pun bisa maksimal.

3. Memberi Perangsang Buah
Berdasarkan pengalaman saya, ini adalah kiat yang paling penting. Dengan memberikan perangsang buah, biasanya tidak sampai dua minggu tanaman stroberi sudah mulai memunculkan calon bunga.

Peran dari perangsang buah adalah untuk “mengarahkan” energi tanaman stroberi untuk secara fokus memproduksi bunga/buah. Rangsangan ini lazim disebut hormon atau zpt. Hormon tanaman ada banyak macamnya, namun yang kita butuhkan di sini adalah hormon perangsang buah. Salah satu yang biasa saya pakai dalam merangsang tanaman untuk berbuah tentu adalah Pupuk Organik Cair POC BMW. Selain mengandung pupuk mikro yang lengkap, Pupuk Organik Cair POC BMW diperkaya juga dengan zpt/hormon buah yang insya alloh brilian dalam merangsang tanaman stroberi berbuah.

Cara pemberian Pupuk Organik Cair POC BMW ke tanaman stroberi adalah dengan disemprotkan ke daunnya, namun sebaiknya disemrotkan juga ke tanahnya, atau bisa disiramkan saja menggunakan gembor. Dosisnya tidak perlu banyak, cukup 1 tutup botol per 10 liter air. Semprotkan/siramkan secukupnya ke tanaman stroberi sahabat, sebaiknya di pagi atau sore hari. Intervalnya 10-14 hari sekali.

4. Memangkas Sulur Stroberi
Sulur tanaman stroberi atau dikenal juga stolon tidak lain bagian tanaman stroberi yang menjulur panjang untuk memperbanyak dirinya sendiri secara vegetatif. Sulur stroberi panjangnya sekitar 30-50cm. Jika bagian ujung sulur stroberi ini menempel ke tanah yang lembap, maka akan keluar akar dan menembus tanah yang kemudian menjadi tanaman stroberi baru.

Lupakan dulu sulur kalau memang tujuan sahabat adalah ingin stroberinya berbuah. Sulur-sulur yang keluar dari tanaman stroberi (yang jumlahnya bisa banyak) akan menghambat atau membebani tanaman stroberi berbuah, hal ini karena energi tanaman menjadi terbagi. Jadi, faham apa yang harus sahabat lakukan? Ya, pangkas lah setiap sulur yang tumbuh dari tanaman stroberi sahabat. Gunakan gunting atau pisau tajam yang bersih untuk memangkasnya.

5. Membuang Daun Tua dan Rusak
Seiring waktu, tanaman stroberi akan terus memproduksi daun. Daun-daun muda akan menjadi tua dan kemudian rusak dengan sendirinya. Daun-daun baru muncul lagi dan begitu terus siklusnya bergulir. Seperti halnya stolon atau sulur, daun-daun tua dan rusak cukup membebani tanaman stroberi terutama pada fase berbuah. Oleh karena itu untuk menghasilkan buah yang berkualitas dan merangsang bunga baru, daun-daun tua dan daun-daun yang rusak sudah sepatutnya kita buang. Gunakan gunting atau pisau tajam yang bersih.

Hanya dalam seminggu, daun-daun stroberi menjadi lebar dan mengkilap. Sekitar tiga minggu setelah tanam, stroberi sudah bisa berbunga dan berbuah.

Sekitar tiga minggu setelah tanam, stroberi sudah bisa berbunga dan berbuah-Kabartani.com
Sekitar tiga minggu setelah tanam, stroberi sudah bisa berbunga dan berbuah-Kabartani.com

Itulah informasi Bagimana Cara Merangsang Tanaman Stroberi Agar Cepat Berbuah, semoga bisa sobat tani praktekkan untuk merangsang tanaman stroberi anda. Oya saran saya sahabat jangan puas dengan satu artikel saja, coba simak juga artikel kami lainnya di bawah ini:

Terima kasih sobat tani atas kunjungannya. Kalau artikel ini bermanfaat untuk sobat tani sekalian, jangan sungkan ya untuk men-share di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasi sobat semua untuk mengisi komentar di bawah.