Cara Mudah Budidaya Semut Jepang Sendiri Untuk Pengobatan

Cara Mudah Budidaya Semut Jepang Sendiri Untuk Pengobatan

2
SHARE

Kabartani.com – Budidaya Semut mungkin sudah tak asing lagi di telinga banyak masyarakat Indonesia, karena sudah banyak yang membudidayakan semut, contohnya seperti semut rangrang (kalau di daerah Klaten disebut semut cangkrang) untuk diambil kroto-nya sebagai makanan burung peliharaan.

Tetapi tahukah anda, ada jenis semut yang kini mulai dilirik oleh para pelaku budidaya? Akan tetapi jenis semut yang dibudidayakan bukanlah semut yang biasa diambil krotonya untuk makanan burung peliharaan, melainkan semut Jepang yang terkenal memiliki manfaat dapat mengobati berbagai macam penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, penyakit hati, stroke, asam urat, serta mampu mengontrol kadar kolesterol.

Semut Jepang biasa dikonsumsi dalam kapsul
Semut Jepang biasa dikonsumsi dalam kapsul

Bagi anda yang tertarik ingin membudidayakan semut jepang ini, berikut kami berikan panduan cara budidaya semut jepang hanya dengan modal kecil sebagai berikut :

Tetapi sebelum kita membahas lebih jauh mengenai cara budidaya semut jepang, ada baiknya anda terlebih dahulu mengetahui ciri-ciri semut jepang ini. Semut Jepang ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

4 fase perkembang biakan semut jepang
4 fase perkembang biakan semut jepang

  • Bersayap tetapi tidak dapat terbang.
  • Berbadan keras dan berwarna hitam kecoklatan.
  • Hidup berkoloni atau berkelompok
  • Mudah berkembang biak

Nah, setelah anda mengenali ciri-ciri semut jepang diatas, berikut panduan budidaya semut jepang:

Apa saja yang harus disiapkan untuk memulai budidaya semut jepang?

1. Indukan semut jepang, minimal 3-4 pasang indukan semut jepang.
2. Toples plastik atau kaca, yang sudah dilubangi kecil-kecil (usahakan agar lubang tidak lebih besar dari ukuran semut, agar semut tidak keluar dari toples) untuk sirkulasi udara.
3. Kapas bersih yang tidak mengandung zat-zat kimia (jangan menggunakan kapas kosmetik)
4. Ragi, bahan yang digunakan sebagai fermentasi tahu dan tape.

Setelah semua telah anda siapkan, langsung saja ke panduan budidaya :

1. Bibit Semut Jepang
Siapkan bibit semut jepang sebanyak mungkin sesuai keinginan anda, karena semakin banyak maka semakin banyak pula perkembangbiakan yang dihasilkan.

2. Penebaran Bibit Semut Jepang
Masukkan bibit semut jepang ke dalam toples yang telah anda siapkan sebelumnya dengan menggunakan kapas yang steril dan dimasukkan sekaligus kedalam toples dimana nantinya kapas tersebut juga akan berfungsi sebagai sarang untuk semut jepang.

3. Makanan Semut Jepang
Nah, disinilah fungsi Ragi yang biasa digunakan dalam pembuatan tape dapat anda berikan ke semut jepang sebagai makanan mereka. Pemberian makan dilakukan setiap 4 hingga 7 hari sekali.

4. Perawatan Semut Jepang
Hindarkan toples yang menjadi tempat budidaya semut jepang dari paparan sinar matahari secara langsung dan tempat yang basah serta jauhkan dari jangkauan semut merah yang dapat mengganggu budidaya semut jepang ini. Usahakan suhu di sekitar toples anda berkisar antara 24 – 30 derajat Celsius.

Itulah beberapa informasi yang dapat kami berikan mengenai Cara Budidaya Semut Jepang. Anda bisa membudidayakan mulai dari skala rumahan dengan cara yang sangat mudah serta modal yang sangat kecil baik untuk tujuan konsumsi pribadi maupun untuk dijual. Semoga bermanfaat. Terima kasih.