Sarana & Prasarana Hormon & Obat Tanaman Cara Tepat Penggunaan ZPT Pada Tanaman

Cara Tepat Penggunaan ZPT Pada Tanaman

1
Bagikan

Kabartani.com – Penggunaan ZPT di dunia pertanian saat ini sudah banyak dilakukan, namun tahukah anda Cara Tepat Penggunaan ZPT Pada Tanaman? Seperti yang kita ketahui, salah satu upaya agar tanaman cepat berbuah adalah merangsang dengan menggunakan zat perangsang tumbuh (ZPT).

ZPT berfungsi sebagai pengatur, perannya dapat mempengaruhi aktifitas jaringan berbagai organ maupun system organ tanaman. ZPT tidak memberi tambahan unsur hara, karena bukan pupuk. Tugasnya dalam jaringan tanaman adalah mengatur proses fisiologis seperti pembelahan dan pemanjangan sel, juga mengatur pertumbuhan akar, batang, daun, bunga dan buah.

ZPT alami (Hormon), murni dibuat oleh tanaman itu sendiri, namun dengan kemajuan tekhnologi pertanian, bisa dibuat tiruannya. Dengan mempelajari rumus kimia yang terkandung pada ZPT alami (Hormon). Hasil tiruan tersebut lazim disebut ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) Buatan. Kalau diaplikasikan pada tanaman, pengaruhnya sama persis seperti ZPT alami (hormon).

Aplikasi ZPT, selain berfungsi merangsang bunga keluar lebih cepat dan serempak, juga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas buah. Pemberian ZPT mutlak harus di ikuti pemupukan dan pengairan intensif, itu diperlukan untuk mengimbangi laju pertumbuhan dan kebutuhan hara pada tanaman, kalau aplikasi ZPT tanpa diimbangi pemupukan dan pengairan yang sesuai justru dapat membuat tanaman sakit (kurang baik).

Simak juga Membuat Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) dari Bawang Merah

Aplikasi ZPT perlu mempertimbangkan kondisi tanaman bersangkutan, saat aplikasi paling tepat, ketika pertumbuhan tanaman telah mencapai maksimum dan sehat kondisinya. Aplikasi ZPT hanya boleh dalam dosis kecil, kalau diberikan dengan dosis tinggi justru kurang efektif, justru dapat menghambat khasiat hormon yang di inginkan.

Ketika merangsang pembungaan dan pembuahan memakai ZPT, kondisi tanaman harus dipersiapkan agar tumbuh prima lebih dulu. Saat diaplikasi, umur tanaman sudah cukup dewasa (telah memasuki usia produktif), sehat, dan memiliki cadangan karbohidrat tinggi.

Kondisi prima tersebut sebenarnya tidak berdiri sendiri. Banyak faktor pendukung yang menunjang untuk mencapai kondisi tersebut, antara lain ditunjang oleh keadaan lingkungan disekitar tanaman seperti udara, angin, air, sinar matahari, suhu, kelembapan, dan zat hara.

Simak juga Cara Membuat ZPT dari Bekicot atau Keong Mas

Setelah kondisi prima terpenuhi, proses mempercepat tanaman berbuah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Selain dirangsang dengan aplikasi ZPT, juga bisa dilakukan melalui rekayasa pemangkasan, pengaturan pengairan, dan pemupukan.

Aplikasi ZPT sebaiknya dikerjakan sebagai upaya terakhir. Perlakuan aplikasi ZPT harus diimbangi dengan pemupukan dan pengairan yang intensif supaya aplikasi pemberian ZPT berjalan lancar pada tanaman tersebut.

Simak juga Cara Meningkatkan Produksi Rimpang Jahe Dengan Hormon Giberelin (GA3)

Loading...

1 KOMENTAR

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here