Perkebunan Tips Berkebun Cara Tradisional Mengukur Tingkat Keasaman (pH) Tanah Menggunakan Kunyit

Cara Tradisional Mengukur Tingkat Keasaman (pH) Tanah Menggunakan Kunyit

6
Bagikan

Kabartani.com – Tanah menjadi faktor penting dalam budidaya tanaman. Untuk keberhasilan suatu budidaya wajib hukumnya mengetahui kondisi tanah, salah satu yang sangat penting adalah kadar keasaman tanah (pH).

Ukuran pH antara 0 – 14, tanah dengan pH 0 – 7 bersifat asam, sedangkan pH 7 – 14 bersifat basa. Tanah dengan pH rendah ataupun tinggi akan mempersulit tanaman menyerap unsur hara. Artinya, tanaman mampu menyerap optimal unsur hara tersebut pada kondisi pH netral, yakni 7.

Ada banyak faktor yang menyebabkan pH tanah rendah.

  • Curah hujan yang tinggi mengakibatkan tercucinya unsur hara pada tanah, kemudian berimplikasi pada terbentuknya tanah asam.
  • Adanya unsur Al (aluminium), Cu (tembaga) dan Fe (besi) yang berlebihan.
  • Air yang tergenang secara terus menerus pada lahan karena tata air atau drainase yang tidak baik.
  • Dekomposisi bahan organik yang mengeluarkan kalsium dari dalam tanah.
  • Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Secara umum tanah dengan pH rendah merupakan tanah dengan kekurangan kalsium dan magnesium.

Banyak cara untuk mengetahui tanah itu asam atau tidak, baik secara tradisional serta penggunaan alat ukur tentunya.

Secara Tradisional

Cara sederhana mengetahui pH tanah di lahan apakah asam atau tidak, cukup dengan melihat apakah di lahan tersebut terdapat tumbuhan Melastoma malabathricum. Dalam bahasa Minang dikenal dengan sikaduduk atau senduduk (Melayu).

Masyarakat Jawa menyebutnya senggani atau kemanden. Sedangkan orang sunda biasa menyebutnya harendong. Jika tanaman tersebut tumbuh, maka mengindikasikan lahan tersebut memiliki pH tanah yang asam atau pH di bawah 7.

Cara berikutnya, menggunakan kunyit seukuran jempol tangan. Potong menjadi dua bagian. Langkah berikutnya, ambil sampel tanah dari keempat ujung titik lahan ditambah satu titik di tengah lahan. Kemudian aduk secara merata dan basahi dengan air.

Tahap selanjutnya, masukkan satu bagian kunyit yang sudah dipotong ke dalam tanah yang sudah dibasahi lebih kurang 30 menit. Lalu angkat, kemudian perhatikan dan bandingkan warna potongan kunyit yang dicampur dalam tanah dengan potongan yang tidak dicampur.

Jika warna kunyit menjadi pudar, maka dapat dipastikan lahan tersebut memiliki kadar keasaman yang tinggi, pH di bawah 7. Jika warna kunyit tetap, pH tanahnya netral, mendekati 7. Sedangkan, jika warna kunyit menjadi biru, maka kadar keasaman tanah tersebut rendah, pH di atas 7.

Simak juga: Cara Tepat Mengukur pH Tanah Hasil Akurat

Loading...

6 KOMENTAR

  1. Terima kasih infonya, apa yang harus dilakukan setelah kita mengetahui kadar keasaman yang tinggi tersebut, supaya ph tanah kembali netral.

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here