Cara Transplantasi Terumbu Karang Dengan Teknik Propagasi

Cara Transplantasi Terumbu Karang Dengan Teknik Propagasi

0
SHARE
Cara Transplantasi Terumbu karang dengan Teknik Propagasi - Kabartani.com

KABARTANI.com, Menurut Fossa dan Nilsen, 1996, Teknik Propagasi merupakan teknik pembudidayaan terumbu karang yang dilakukan dengan cara stek karang yang ditempelkan pada substrat buatan dan disemaikan di dasar perairan pada kedalaman 3 – 4 m MSL yaitu pada bagian perairan yang relatif terlindung oleh tubir karang yang terdapat memanjang sejajar garis pantai. Perairan tempat budidaya karang berupa laguna berdasar pasir, pasir bercampur pecahan karang dan bebatuan.

Bahan-bahan yang dipergunakan untuk kegiatan penangkaran karang laut meliputi bibit karang, substrat buatan sebagai media penempelan karang serta bahan perekat dan bahan pengikat stek karang. Alat-alat yang dipergunakan yaitu rak (besi atau bahan lainnya) untuk persemaian karang yang telah dipropagasikan, tang untuk memotong bibit, kotak stiroform untuk tempat bibit pada saat pemotongan, jangka sorong plastik untuk mengukur pertumbuhan karang, masker dan snorkel, perahu, sikat untuk membersihkan karang.

A. Cara Transplantasi Bibit Karang pada Substrat Buatan

Koloni karang yang dipersiapkan sebagai induk dipotong-potong memakai tang dengan ukuran stek 3-5 cm. Stek karang hasil pemotongan koloni karang ditempatkan pada wadah yang telah berisi air laut. Masing-masing potongan tersebut kemudian ditempelkan pada substrat buatan. Penempelan bibit karang dapat dilakukan dengan perekat (dari dempul tembok, lem) dan atau diikat (tali, nylon) sehingga karang tidak jatuh/rusak akibat ombak atau arus (Gambar 1).

Teknik propagasi karang - Kabartani.com
Teknik propagasi karang – Kabartani.com

Gambar 1. Teknik propagasi karang  (a) Stek karang dipropagasikan pada substrat buatan; (b) Karang hasil budidaya setelah berumur 6 bulan.

B. Persemaian di Dasar laut

Karang yang telah ditransplantasikan sesegera mungkin dipindahkan ke dalam rak-rak persemaian di dasar laut. Persemaian karang transplantasi yang menggunakan substrat buatan mahkota bertangkai dilakukan dengan memasukkan tangkainya yang memanjang pada rak, sedangkan karang dengan substrat mahkota tanpa tangkai, penyemaiannya diikat pada rak (Gambar 2).

Teknik persemaian karang di dasar laut - Kabartani.com
Teknik persemaian karang di dasar laut – Kabartani.com

Gambar 2. Teknik persemaian karang di dasar laut (a) Penempatan bibit karang di dasar laut (b) Bibit karang telah tumbuh siap untuk dimanfaatkan pada umur 3 – 6 bulan.

C. Cara Pemeliharaan

Pemeliharaan bibit dilakukan dengan pembersihan terhadap sedimen yang mengendap dan pembersihan organisme biofouling khususnya alga yang menempel pada bibit dan media budidaya yang dilakukan dengan cara mengikat dan mencabuti alga secara manual. Kegiatan pemeliharaan lainnya adalah manata tegakan jika terdapat bibit yang terlepas dari rak-rak persemaian. Intensitas pembersihan dilakukan setiap dua minggu sekali untuk bibit yang baru berumur dua bulan dan setiap bulan sekali untuk bibit yang telah berumur 3 bulan keatas. Pada musim penghujan dan musim tertentu dimana alga berkembang sangat pesat, maka pembersihan bibit dilakukan setiap minggu sekali untuk semua bibit yang disemaikan karena kondisi perairan mengalami kekeruhan.

Itulah informasi mengenai bagaimana Cara Transplantasi Terumbu karang dengan Teknik Propagasi, semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi sobat tani sekalian. Terima kasih.