Berita Demplot Display Varietas Inpari IR Nutri Zinc

    Demplot Display Varietas Inpari IR Nutri Zinc

    0
    Bagikan

    Berawal dari membaca sebuah artikel di website Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Timur (BPTP NTT) tentang Kegiatan Temu Lapang Panen Bersama VUB Padi Inpari Ir Nutri Zinc di Kelompok tani Sandio, di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang pada tanggal 7 November 2019 yang lalu, dimana ada hal yang menarik dari varietas ini adalah untuk cegah stunting.

    Selain punya kandungan nutrizi yang baik untuk stunting tapi bagi saya ini adalah inovasi pertanian yang perlu didesiminasikan ke level petani tanpa harus menunggu ada dukungan dari unit kerja atau tidak.

    Secara pribadi saya pun menyadari adanya persoalan stunting di Kabupaten Flores Timur dan tak ketinggalan di desa dampinganku desa Pepageka kecamatan Kelubagolit juga ada kasus stunting sebanyak 14 orang per desember 2019.

    Diketahui Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.

    Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan pemberian makanan bernutrisi pada ibu hamil dan bayi. Dan bagaikan lingkaran, sebagai sebab atau dampak, stunting secara luas dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan memperlebar ketimpangan.

    Lebih lanjut, sebagai akibat, stunting umumnya terjadi pada masyarakat ekonomi lemah yang kurang mampu untuk membeli makanan bergizi untuk memenuhi nutrisi pada ibu hamil. Salah satu zat gizi yang berpengaruh pada pertumbuhan bayi adalah Zinc (Zn).

    Atas dasar pemikiran dan niat baik inilah mulai bergerak dan membangun komunikasi dengan pihak BPTP NTT, alhasil terhubung dengan Bapak Ir.Charles Y. Bora Msi selaku peneliti di BPTP NTT. Dari komunikasi yang dibangun hingga pada pertengahan bulan november 2019 saya pun terfasilitasi dan mengakses benih sebanyak 10 Kg.

    Gagasan untuk mengaplikasi display varietas ini melalui demplot agar senafas dengan tupoksi sebagai penyuluh pertanian. Varietas Inpari IR Nutri Zinc di Kabupaten Flores Timur merupakan hal yang baru dan saya (Bebe Riantobi) adalah orang pertama yang merintis tumbuh kembangnya varietas padi ini di Flores Timur.

    Bahwa kegiatan demplot ini juga dalam rangka mendukung program Bupati Anton Hadjon yang dikenal dengan Gerobak Cinta. Bahwa Gerobak Cinta merupakan program yang spesifik oleh Bupati Anton Hadjon dalam mengatasi masalah stunting.

    Lokus program Gerobak Cinta adalah upaya untuk menekan angka stunting di Flores Timur. Tentu pemerintah kabupaten Flores Timur punya komitmen yang kuat dalam memerangi persoalan stunting. Persoalan stunting diflores timur tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan saja melainkan tanggung jawab semua stakeholder yang punya kompetensi dalam memerangi stunting.

    Tak heran jika kegiatan posyandu pun meja ke 7 merupakan meja penyuluh pertanian itu artinya peran penyuluh sangat dibutuhkan secara nyata dalam berkontribusi membangun pangan demi kesehatan masyarakat.

    Adapun beberapa sumber pangan yang dijadikan strategi alternatif dalam pemberian makanan tambahan bagi anak-anak kasus stunting yaitu sorghum dan kelor. Kini dengan hadirnya varietas padi Inpari IR Nutri Zinc ini yang produknya berupa beras mudah-mudahan digemari oleh anak-anak, dengan begitu kebutuhan konsumsi akan varietas ini akan terus meningkat.

    Ujung dari program ini adalah ingin menghadirkan generasi Flores Timur yang sehat dan bergizi, agar sumber daya manusia yang dihasilkan merupakan generasi emas dalam memangun Flores Timur lebih maju, modern, dan profesional.

    Deskripsi Inpari IR Nutri Zinc

    Inpari IR Nutri Zinc merupakan salah satu VUB Padi yang dilepas Badan Litbang Pertanian pada tahun 2019 berdasarkan SK Mentan 168/HK.540/C/01/2019. Varietas ini merupakan hasil pemuliaan yang dilakukan oleh pemulia tanaman khususnya dari Balai Besar Padi Sukamandi dan salah satu pemulianya adalah Dr. Untung Susanto.

    Inpari IR Nutri Zink termasuk padi cere dan berumur sedang dengan umur ±115 hari. Varietas ini memiliki bentuk tegak dan tingkat kerebahan sedang dengan tinggi tanaman ± 93 cm. Berdasarkan beberapa hasil penelitian, tipe daun bendera yang tegak seperti yang dimiliki varietas ini menyebabkan hama burung tidak menyebabkan penurunan hasil signifikan.

    Bentuk gabah ramping berwarna kuning jerami dengan berat 1000 butir, kurang lebih 24,6 gram dan tingkat kerontokan sedang. Tekstur nasi pulen dengan kadar amilosa 16,60%. Rata-rata hasil adalah ± 6,21 ton/ha dengan potensi ± 9,98 ton/ha.

    Berdasarkan tingkat ketahanan terhadap beberapa hama dan penyakit utama, Inpari IR Nutri Zinc agak tahan WBC Biotipe 1 dan 2 tetapi agak rentan terhadap WBC Biotipe 3; agak tahan HDB Patotipe III tetapi rentan terhadap patotipe IV dan VIII; tahan blas ras 033, 073, 133 tetapi
    rentan ras 173; dan agak tahan tungro inoculum Garut dan Purwakarta.

    Varietas ini sangat dianjurkan untuk ditanam pada lahan sawah irigasi dengan ketinggian 0-600 mdpl. Berdasarkan hasil penelitian tim pemulia varietas ini, beberapa keunggulan Inpari IR Nutri Zinc antara lain:

    1. Rata-rata kandungan Zn 29,54 ppm dengan potensi mencapai 34,51 ppm.
    2. Rata-rata hasil produksi setara dengan ciherang yaitu sebesar 6,21 t/ha dengan potensi hasil 9,98 t/ha.
    3. Tekstur nasi pulen, sehingga akan disukai oleh sebagian besar konsumen di Indonesia.
    4. Ketahanan terhadap hama dan penyakit utama tanaman padi.

    LogFrame Demplot

    Input

    1. Sumber Daya Manusia

    • Penyuluh Pendamping : Boro Bebe Riantobi
    • Petani Demonstrator : Ruben Ola Rain Ketua Poktan Nubun Tawan

    2. Sumber Daya Alam

    • Lahan (Luas Tanam) : 15 Are
    • Sumber Air : Daerah Irigasi Waibolen

    3. Metodologi

    • Benih berlabel F1 : 5 Kg
    • Teknologi pengolahan lahan : Handtraktor
    • Tanggal Tanam : Tanggal 9 Januari 2020
    • Umur Tanaman : 115 hari
    • Estimasi Panen : Tanggal 2 Mei 2020
    • Jarak Tanam 20 x 25 cm
    • Pemupukan : urea 35 kg, POC Nasa 500 cc
    • Pesnab : Daun Nimba
    • Perawatan ; penyiangan gumla disekitarnya.
    • Pengarain sesuai kebutuhan.
    • Pemantaun /monitoring OPT : secara berkala.
    • Pengambilan Ubinan : 3 titik untuk proyeksi hasil panen

    4. Sasaran

    • Kelompok Tani Nubun Tawan
    • Kelompok Tani Waibolen

    Output

    • Terlaksananya pelaksanaan demplot display varietas padi Inpari IR Nutri Zinc
    • Petani dampingan memperoleh pengetahuan tantang adanya inovasi varietas Inpari IR Nurti Zinc
    • Adanya produktifitas panen yang dicapai

    Outcome

    • Meningkatnya pola konsumsi pangan yang sehat dan bergizi
    • Bergesernya fungsi Nasi bukan hanya sumber Karbohidrat namun sekaligus fungsi kesehatan.

    Impact

    • Menolkan kasus stunting di Flores Timur
    • Menghadirkan Generasi Sehat dan Cerdas dengan mengkonsumsi aneka pangan yang bergizi.

    Oleh : Bebe Riantobi (Penyuluh Pertanian dari BPP Nusa Tadon Kecamatan Kelubagolit NTT)

    Loading...

    BERI BALASAN

    Please enter your comment!
    Please enter your name here