SHARE

KABARTANI.com – Sleman, 5 Oktober 2016 – Dalam rangka memperingati World Food Day 2016, Komunitas Food For Nation bersama Himpunan Mahasiswa Peduli Pangan Indonesia (HMPPI) dan Komunitas Jogja Berkebun akan menyelenggarakan kegiatan Food Bike dengan tema “Konspirasi di balik Tudung Saji” di Yogyakarta.

Kegiatan ini menyasar kawula muda Yogyakarta dan sekitarnya yang peduli dengan kondisi pangan Indonesia yang jauh dari kata berdaulat.

Rangkaian kegiatan Food Bike ini akan diadakan pada hari Minggu, 16 Oktober 2016 terdiri dari dua acara besar:

  1. Sego Hangad (Sepeda Kanggo Hari Pangan Sedunia) dan
  2. Jagongan (Jarang-Jarang Ngomongin Pangan).

Bentuk kegiatan “Sego Hangad” berupa bersepeda bersama dari meeting point (Fakultas Teknologi Pertanian, UGM) menuju titik nol kilometer Kota Yogyakarta.

Saat di titik nol kilometer akan dilakukan orasi serta aksi bagi pangan lokal yang telah dipersiapkan sebelumnya. Sejumlah kurang lebih dua ratus bungkus pangan lokal disiapkan untuk dibagikan kepada pengguna jalan di jantung kota Yogyakarta.

Setelah kegiatan “Sego Hangad” berakhir, akan langsung dilanjutkan dengan kegiatan “Jagongan” di ruang R-102 Gedung Baru Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada.

Kegiatan rutin Komunitas Food For Nation kali ini berupa diskusi dan bedah film bertajuk “Konspirasi di Balik Tudung Saji“.

Selama satu jam peserta akan bersama-sama menyaksikan sebuah film dokumenter garapan sutradara pemenang Emmy Award, Robert Kenner- yang berjudul “Food Inc“. Film dokumenter kontroversial ini berkisah tentang industri pangan amerika serta praktek-praktek jahat yang tersembunyi di baliknya.

Kegiatan berlanjut dengan diskusi tentang Industrialisasi pangan melalui sudut pandang akademisi, petani, dan konsumen. Pematik dalam diskusi terdiri dari orang-orang yang berpengalaman dan mumpuni di bidangnya, diantaranya.

1. Dr. Ir. Supriyadi M.Sc

Dosen FTP UGM yang memiliki concern di bidang Halal dan regulasi pangan. Beliau pernah beberapa kali menjadi tim ahli pembuatan SNI baik di BPO Jakarta maupun Kementrian Perindustrian.

2. Muhammad Yusuf Maguantara

Pemilik Martani.organic – distributor produk-produk organik dari petani-petani di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Selain itu beliau adalah salah satu pendiri Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan.

Diskusi yang mengundang komunitas serta individu pegiat pangan ini akan dimoderatori oleh Fahmi Irfan S.TP yang merupakan salah satu founder Komunitas Food For Nation.

Sesi akhir rangkaian Food Bike adalah makan siang bersama sambil sharing komunitas bersama Komunitas Jogja Berkebun. Komunitas Jogja Berkebun akan berbagi pengetahuan dasar tentang berkebun di pekarangan untuk memenuhi kedaulatan pangan di dapur sendiri.

Menu makan siang yang disajikan berupa nasi merah dari petani Kebumen dan Gudangan yang menggunakan sayuran organik yang dipetik sendiri dari kebun Kemunitas Jogja Berkebun. Panitia mengusahakan produk-produk lokal dan organik yang menjadi bahan baku seluruh konsumsi di rangkaian kegiatan Food Bike ini dengan harapan menjadi contoh bagi masyarakat pada umumnya, dan peserta kegiatan pada khususnya. Selain itu peserta dapat membawa pulang sayuran organik dari boothFood is Free” Komunitas Jogja Berkebun.

Dengan diadakan kegiatan Food Bike ini, diharapkan masyarakat menjadi lebih cerdas dalam memilih apa yang akan dimasukkan ke dalam sistem pencernaannya sehingga memiliki kehidupan yang lebih sehat.

Event : Food Bike – World Food Day 2016 “Konspirasi di Balik Tudung Saji”
Hari / Tanggal : Minggu, 16 Okt 2016
Tempat : Kampus FTP UGM
Biaya : Rp 5000,-
Registrasi : FOODBIKE (spasi) NAMA (spasi) INSTANSI (spasi) SEPEDA/MANDIRI , Kirim ke 081904287848
Contoh : FOODBIKE ADIT KABARTANI SEPEDA kirim ke 081904287848

*SEPEDA = butuh disediakan  atau MANDIRI = bawa sepeda sendiri

Info lebih lanjut,

Millatina Sadida
Public Relation- Food For Nation
foodfornation.box@gmail.com
081904287848

SHARE
Saya adalah orang yang tertarik pada dunia teknologi dan pertanian, dengan mengolaborasikan keduanya menjadikan sesuatu yang sangat menarik bagi saya.