SHARE

KABARTANI.com, Panduan Praktis Cara Budidaya Cabai yang baik dan Benar dari Kementerian Pertanian. Ulasan berikut ini merupakan uraian yang diambil dari Good Agricultural Practices (GAP) Budidaya Cabai Yang Baik dan Benar yang diterbitkan oleh Kementerian Pertanian bersama Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian.

Bagaimana Peluang Usaha Budidaya Cabai? Tanaman cabai dapat tumbuh di wilayah Indonesia dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Peluang pasar besar dan luas dengan rata-rata konsumsi cabai 5 kg/ kapita/ tahun (2013) dan 90 persen cabai dikonsumsi dalam bentuk segar.

Untuk itu diperlukan budidaya cabai sesuai dengan Good Agriculture Practices (GAP) yang mengedepankan keamanan pangan dengan mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia untuk beralih ke pupuk kandang/ kompos dan Pestisida nabati (organik) serta dapat menurunkan biaya produksi.

capture2Tantangannya adalah bagaimana caranya agar produksi cabai terus meningkat agar petani cabai bisa untung ke depannya.

1. TEKNIS PEMBIBITAN

Persemaian:

  • Persemaian dibuat dalam bedengan/ rak yang diberi naungan plastik transparan.
  • Buat campuran media semai 2 ember tanah + 1 ember pupuk kandang dan 150 gr SP36 (atau 80 gr NPK) dihaluskan, lalu tambah karbofuran 75 gr, lalu diayak. Dari 90%-nya bisa dijadikan 300-400 polybag.
  • Benih ditanam dalam polybag/ plastik semai ukuran 4×6 cm, dibuat lubang semai 0.5 cm dan ditutup tanah halus atau abu.
  • Bibit dapat dipindah ke lapang setelah 17-21 hari

Syarat Lokasi Persemaian

  • Tempat Bersih
  • Tersedia Sumber Air
  • Mudah Dalam Pengawasan

Cara Pembuatan Media Semai

capture4

  1. Campurkan 2 ember tanah dengan 1 ember pupuk kandang (campurannya diayak halus),
  2. Tambahkan 150 gr NPK atau SP36,
  3. Tambahkan 75 gr Karbofuran

Cara Pemeraman Bibit Cabai

Sebelum melakukan pemeraman, jika anda membeli bibit cabai kemasan, terlebih dahulu pilihlah bibit cabai unggul berkualitas dengan memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Menunjukkan keterangan mutu
  • Kemurnian Benih
  • Daya Tumbuh
  • Masa Kadaluwarsa

capture5

Pertama, Lubangi kantong plastik menggunakan paku atau jarum, lalu  masukkan benih ke dalam kantong plastik yang sudah dilubangi sebelumnya dan rendam selama 8-12 jam ke dalam air hangat, setelah itu tiriskan.

Kedua, Peramlah benih ke dalam kotak pemeraman yang terbuat dari kaca atau anda bisa menggunakan kayu dengan diberi bohlam 15-25 watt. Pada dasar kotak itu diisi pasir basah sebanyak 1/4 dari volume kotak, kemudian lapisan atas dilapisi koran basah sebanyak 2 lembar.

Ketiga, Ketika biji cabai yang diperam sudah menunjukkan tumbuhnya kecambah, berarti sudah siap untuk dipindahkan ke media tanam polybag.

Cara Menanam Benih Dalam POLYBAG

  • Masukkan benih yang sudah diperam ke dalam media tanam polybag yang sudah diisi tanah + pupuk sebanyak 3/4 dari polybag dan sudah dibuat lubang tanam dengan menggunakan benda runcing.
  • Kemudian tutup benih dengan debu atau abu supaya tunas lebih mudah muncul.
  • Jaga selalu kelembaban tanah, jika perlu lakukan penyiraman setiap pagi dan sore.
  • Setelah bibit cabai sudah cukup tinggi, berarti sudah siap untuk diseleksi bibit yang seukuran dan sehat, seleksilah bibit yang sehat dan kuat agar maksimal hasilnya di lapangan.
    Beberapa Alternatif yang baik

Berikut adalah alternatif yang disarankan untuk media semai bila memiliki modal lebih dan persediaan barang yang cukup, dapat disesuaikan dengan kemampuan petani demi hasil akhir yang lebih menjanjikan.

capture7

Perawatan Bibit

  • Jangan diberi pupuk selama perawatan
  • Gunakan insektisida dan fungisida setengah dari dosis anjuran. Jika tidak ada hama dan jamur, tidak perlu dilakukan penyemprotan.
  • Bila dengan sungkup pendek, maka 10 hari sebelumnya harus dapat sinar matahari penuh.

2. PERSIAPAN LAHAN

Lahan harus sudah disiapkan 10 hari sebelum masa tanam, dengan melakukan beberapa pengetesan seperti:

  • Ukur keasaman (PH) dan beri kapur sesuai dosis (4-5 ton/Ha).
  • Bajak dengan traktor atau cangkul, kedalamannya 30-40 cm, serta gulma dibersihkan.
  • Taburkan pupuk kandang 20-30 Ton/ Ha.
  • Buat bedengan dengan lebar 110-120 cm, tinggi 30-40 cm, dan jarak antar bedeng 60-70 cm.
  • Panjang bedeng disesuaikan dengan panjang lahan.
  • Beri pupuk dasar Urea/ ZA500, SP-36 300, KCL200, lalu tabur per meter Kurang lebih 100 gr diaduk rata.

capture10capture11capture12capture13capture14

3. PENANAMAN

Cara menanam bibit pada bedengan:

capture16

  • Tanam pada pagi dan sore hari,
  • Sehari sebelumnya, lahan diairi bersamaan dengan pembuatan lubang tanam pada mulsa (plastik),
  • Lepaskan polybag tanpa merusak akar, lalu tanam, dan siram secukupnya (media semai menyatu dg tanah),
  • Segera tutup dengan tanah bila akar terlihat,
  • Jangan ada rongga antara tanah dengan plastik mulsa.
Syarat Lokasi Penanaman:
  • Tempat Terbuka dan Bersih
  • Tersedia Sumber Air yang Cukup
  • Mudah Dalam Pengawasan

capture18capture19capture20capture21

4. PEMELIHARAAN

Perhatikan 4 hal utama dalam pemeliharaan tanaman cabai untuk mencapai efektivitas dalam biaya perawatan dan tentunya hasil akhir yang maksimal!

  1. Sanitasi atau Kebersihan
    Jaga selalu kebersihan lahan, tanaman, air, perkakas, dll. untuk menghindari munculnya penyakit.
  2. Pengamatan
    Lakukan pengamatan secara rutin dan berkala terhadap kondisi tanaman agar tahu betul akan masalah yang timbul dan tindakan yang akan dilakukan.
  3. Evaluasi
    Jangan lupa untuk evaluasi dan belajar dari pengalaman agar semakin mahir dan sigap di masa depan.
  4. Tindakan
    Ambil tindakan sesuai dengan permasalahannya dengan tepat guna supaya tidak ada pemborosan tenaga, waktu, dan biaya karena kesalahan aksi.

Penting !!

Jika menurut pengamatan tidak ada hama, maka tidak perlu dilakukan penyemprotan

insektisida/ pestisida. Dengan demikian dapat disimpulkan, faktor pengamatan sangat penting untuk efektivitas waktu, tenaga dan biaya produksi.

capture24capture25

5. PEMANENAN

capture26capture27

Potensinya terbuka, baik pasar bebas maupun industri. Untuk menghasilkan cabai yang berkualitas dengan produktivitas tinggi harus dimulai sejak penyediaan benih, pemeliharaan tanaman dan penanganan pasca panen yang baik dan benar.

Harga cabai di pasar bebas relatif baik dibanding dengan sayuran lainnya. Begitu pula harga kontrak dengan industri yang cukup tinggi. Tantangannya adalah bagaimana caranya agar produksi cabai terus meningkat agar petani cabai bisa untung ke depannya.

Itulah Bagiamana Cara Budidaya Cabai Yang Baik dan Benar. Jika sobat tani ingin memperoleh panduan praktis ini dalam belum file pdf silahkan berkomentar dibawah ini dengan menyertakan alamat email atau klik tombol download dibawah ini.

DOWNLOAD

SHARE
Saya adalah orang yang tertarik pada dunia teknologi dan pertanian, dengan mengolaborasikan keduanya menjadikan sesuatu yang sangat menarik bagi saya.
  • mega surya

    Terima kasih banyak,semoga jg bermanfaat bg para petani semuanya.

    • Triyanto

      Sama-sama pak semoga bermanfaat.

      • Suharmanto

        Terima kasih pak Triyanto pencerahannya
        Mohon updatenya di email sy ya
        Semoga kabar tani makin jaya dan petani makin sukses

      • KBT Triyanto

        Terima kasih kembali pak, sudah saya kirim silahkan dicek

  • mantap gun

  • sobihan

    Terima kasih semoga bermanfaat bagi petani di pedesaan. Provinsi Bengkulu.

  • Sentosa Kim

    Informasi yang bagus, terimakasih kabartani memang top dah 😁

    • KBT Triyanto

      Terima kasih Pak Kim

  • Adi triwahyudi

    Di nantikan info berikutnya

  • Trimaryanto

    Mohon share makalah ini ke email dibawah
    Tks

  • Slamet Satoto

    Mohon dibagi ke email saya dibawah ini, Trim’s

  • Ricky

    Mohon dapat dikirim format PDF Nya …tks

  • Ali Sahid

    Moga jadi bahan yg bagus buat petani, mohon dishare PDFnya….swn