Harga Cabai Mahal, Petani Keluhkan Maraknya Pencurian Cabai

    Harga Cabai Mahal, Petani Keluhkan Maraknya Pencurian Cabai

    0
    Bagikan

    Kabartani.com – Tingginya harga cabai yang sudah mencapai Rp 100 ribu di tingkat petani, seharusnya membuat para petani cabai senang. Namun hal itu tak berlaku bagi beberapa petani cabai di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, justru mengeluh rugi, karena sebulan terakhir ini cabai mereka sering dicuri. Belum lagi masalah banyaknya cabai yang rusak karena diserang hama.

    Dalam semalam saja pencuri bisa menggasak cabai rawit siap panen hingga 5 kg, hal ini jelas merugikan bagi petani. Petani menduga pelaku pencurian cabai merupakan warga desa mereka sendiri, yang tega mengambil keuntungan di tengah tingginya harga cabai yang seharusnya menjadi hak para petani cabai.

    Sementara itu, belum lagi tiba di Pasar Sewukan, Magelang, Jawa tengah, mobil pengangkut sayur mayur langsung diserbu para pedagang. Para pedagang berebut muatan mobil itu, terutama komoditas cabai.

    Para pedagang Pasar Sewukan belakangan ini mengaku sering terjadi rebutan cabai, karena harga cabai kini menguntungkan, namun keberadaannya mulai langka dipasar. Tak kebagian cabai, pedagang tidak akan mendapat laba lebih banyak.

    Di sini, pedagang membeli seharga Rp 72 ribu dan dijual lagi ke pedagang lain seharga Rp 75 ribu per kilogram. Selanjutnya cabai dibawa ke Jakarta dan kota-kota besar lain.

    Simak juga Soal Harga Cabai, Petani: Tergantung Tengkulak

    Sementara itu, tingginya harga cabai memaksa pedagang nasi bungkus dan pengusaha katering di Solo mengurangi sambalnya. Dengan harga Rp 100 ribu per kilogram, mereka sulit mempertahankan takaran sambal di menu mereka.

    Saksikan tayangan video selengkapnya dalam tautan ini.

    Loading...

    TIDAK ADA KOMENTAR

    BERI BALASAN