Inilah Beberapa Kemampuan Tikus Sawah Yang Menyebabkan Sulit Dibasmi

Inilah Beberapa Kemampuan Tikus Sawah Yang Menyebabkan Sulit Dibasmi

0
SHARE

KABARTANI.com – Bagi petani, tikus merupakan hama yang paling ditakuti, oleh karena itu tikus merupakan hama yang paling utama untuk dibasmi. Berbagai upayapun dilakukan untuk membasmi tikus sawah, namun hal itu sangatlah sulit, mengingat tikus merupakan hewan yang memiliki kecerdasan dan kemampuan mengingat yang baik.

Bahkan tikus memiliki karakteristik biologi dan perilaku yang mirip manusia, hal inilah yang menjadikan tikus sebagai model uji medis karena banyak gejala kondisi manusia dapat direplikasi pada tikus.

Berikut ini beberapa kemampuan tikus:

1. Kemampuan belajar dan mengingat

Sama seperti otak manusia, tikus sawah juga memiliki otak yang terus berkembang sempurna sehingga mampu belajar dan mengingat, walaupun masih sangat terbatas jika dibanding manusia. Selain mampu mengingat sarangnya, tikus sawah juga mampu mengingat lokasi sumber pakan, lokasi air, dan pakan beracun yang pernah menyebabkan sakit. Hal ini dibuktikan pada percobaan laboratorium, dimana tikus mampu belajar dan mengingat letak pintu yang menyediakan pakan sebagai upahnya.

2. Kemampuan komunikasi

Beberapa media komunikasi yang biasa digunakan tikus sawah dalam berkomunikasi ialah lewat suara dan secara kimiawi dengan air seninya dan feromon. Tikus mengeluarkan suara sebagai penanda territorial dan peringatan untuk menyampaikan bahaya. Air seni juga sebagai penanda wilayah, pembawa pesan tingkat sosial, dan kondisi birahi tikus betina (feromon seks).

3. Neophobia

Tikus memiliki rasa curiga terhadap benda-benda baru (termasuk pakan) yang ada di lingkungannya, sehingga akan menghindari kontak fisik dengan benda tersebut. Hal ini pula yang menyebabkan tikus tidak memakan umpan.

4. Jera umpan (bait shyness)

Sifat tikus yang enggan memakan umpan yang sudah diberi racun tanpa didahului dengan pemberian umpan pendahuluan (pre-baiting) yang tidak berancun.

5. Jera racun (poisson shyness)

Tikus yang sudah pernah mencicipi / memakan sedikit umpan beracun tetapi tidak mati (tetapi sakit), akan mengingatkannya kebali, sehingga pengumpanan lanjutan kadang mengalami kegagalan (umpan tidak dimakan).

6. Lubang keluar darurat

Pada setiap sarangnya, induk betina selalu membuat 2 hingga 3 pintu darurat yang digunakan untuk meloloskan diri, jika suatu ketika ada ancaman/bahaya yang memasuki sarangnya. Ketika diempos (fumigasi), induk betina menyumbat lubang sarang dengan tubuhnya agar anak-anaknya selamat (ini sifat alami seekor induk tikus).

Baca juga

Itulah informasi mengenai Beberapa Kemampuan Tikus Sawah Yang Menyebabkan Sulit Dibasmi, semoga informasi ini bisa anda gunakan untuk mengetahui kelemahan tikus sawah dan bagaimana menerapkan umpan yang efektif. Terima Kasih.