Ragam Manfaat INOVASI MINYAK BAWANG

INOVASI MINYAK BAWANG

0
Bagikan

Kabartani.com – Indonesia merupakan negara maritim namun selain dikenal dengan negara maritim Indonesia juga dikenal dengan negara agraris, artinya negara yang salah satu penunjang perekonomiannya adalah sektor pertanian.

Pangan merupakan kebutuhan dasar utama bagi masyarakat. Sebagai kebutuhan dasar, pangan mempunyai arti dan peran yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa. Ketersediaan pangan yang tidak memenuhi kebutuhan masyarakat dapat menciptakan ketidakstabilan ekonomi.

Berbagai gejolak sosial dan politik dapat juga terjadi jika ketersediaan pangan terganggu. Kondisi pangan yang kritis bahkan dapat membahayakan stabilitas ekonomi nasional.

Bawang merupakan rempah rempah yang banyak digunakan sebagai bumbu untuk memasak. Selain memberikan rasa sedap pada makanan, bawang memiliki beberapa manfaat kesehatan, terutama karena mereka memiliki banyak antioksidan dan senyawa yang mengandung sulfur.

Antioksidan yang dimiliki bawang bersifat anti-inflamasi yang sering disebut sebagai zat penurunan risiko kanker, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan tulang.

Bawang putih yang memiliki banyak peran penting, selain digunakan sebagai bumbu masak dasar yang tidak boleh terlewat dalam setiap masakan. Bawang putih juga bermanfaat untuk kesehatan, karena mengandung minyak atsiri yang bersifat anti bakteri dan antiseptik.

Serta mengandung senyawa allicin yang berkaitan dengan daya anti kolesterol. Allicin mencegah penyakit jantung koroner, Hipertensi dan lain-lain. Allicin ini juga yang menyebabkan bau menyengat pada bawang putih. Ketika bawang putih dimemarkan/dihaluskan.

Bawang merah selain dijual dalam bentuk asli juga dijual dalam bentuk bumbu masakan siap saji. Kandungan yang terdapat dalam bawang merah yaitu vitamin C, kalium, serat dan asam folat, kalsium, zat besi, zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin.

Selain itu, bawang merah juga mengandung efek anti septik dan senyawa allin. Senyawa allin oleh enzim alinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alisin sebagai anti mikroba yang bersifat bakterisida.

Pembuatan Minyak Bawang

Langkah pembuatan yang harus dilakukan adalah tuangkan minyak ke dalam panci double kettle bagian atas, sedangkan bagian bawah isi dengan air, tunggu hingga suhu minyak mencapai 70 – 90ºC. Waktu yang digunakan 5 jam. Kemudian masukkan bawang merah/putih baik geprek/cincang dalam minyak yang sudah dipanaskankan sampai berwarna agak kecoklatan setelah matikan api.

Sambil menunggu bahan dingin, selanjutnya siapkan wadah, saringan beserta kain saring secukupnya untuk memisahkan antara residu dengan minyak bawang. Tunggu hingga residu tidak mengeluarkan minyak lagi.

Dan tahap yang terakhir yakni pengemasan. Minyak bawang adalah salah satu alternatif untuk mengatasi panen bawang yang melimpah.

Simak juga:

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here