Jokowi Bakal Bagikan Lahan Hutan Seluas 12,7 Juta Hektar kepada Masyarakat

    Jokowi Bakal Bagikan Lahan Hutan Seluas 12,7 Juta Hektar kepada Masyarakat

    0
    Bagikan
    Persawahan dengan latar belakang hutan adat Serampas nan lebat dan terjaga. Foto: Elviza Diana

    Kabartani.com – Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan lahan hutan adat seluas 12,7 juta hektar. Lahan itu bakal dipecah dan dibagikan kepada masyarakat setempat.

    Simak juga Kementan Sambut Baik Impor Sapi Indukan Asal Australia ke Jawa Timur

    “12,7 juta hektar yang akan terus kita bagikan kepada masyarakat, kepada rakyat, pada kelompok tani, kepada masyarakat adat, sehingga betul-betul yang menikmati kekayaan hutan kita adalah rakyat,” ujar Jokowi, dalam acara pencanangan Pengakuan Hukum Adat Tahun 2016, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (30/12/2016).

    Dalam acara tersebut, pemerintah secara resmi membagikan 13.100 hektar lahan hutan kepada kelompok masyarakat hukum adat di berbagai daerah di Indonesia. Total penerima lahan hutan ada sekitar 5.700 kepala keluarga.

    “Yang kami berikan saat ini memang pada hitungan yang masih sangat kecil sekali. Karena yang ada di kantong saya 12,7 juta hektar,” tambah Jokowi.

    Jokowi mengatakan, pengakuan hutan adat bukan hanya berarti pemerintah mengakui hak-hak tradisional masyarakat hukum adat yang dilindungi oleh UUD 1945.

    Pengakuan hutan adat juga berarti adalah pengakuan nilai-nilai asli Indonesia.

    “Saya tegaskan bahwa negara hadir untuk melindungi nilai-nilai asli bangsa kita, negara hadir berpihak pada masyarakat, kepada rakyat yang lemah posisi tawarnya, khususnya masyarakat hukum adat,” kata Jokowi.

    Berikut 9 hutan adat seluas 13.100 hektar yang hari ini resmi diserahkan Jokowi kepada 5.700 kepala keluarga:

    1. Hutan Adat Ammatoa Kajang, Desa Tanah Towa, Desa Pattiroang, Desa Malleleng dan Desa Bonto Baji, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, luas kurang lebih 313,99 Ha,

    2. Hutan Adat Marga Serampas, Desa Rantau Kermas, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, luas kurang lebih 130,00 Ha

    3. Hutan Adat Wana Posangke, Desa Taronggo, Kabupaten Morowali Utara, luas kurang lebih 6,212 Ha

    4. Hutan Adat Kasepuhan Karang, Desa Jagaraksa, Kabupaten Lebak, luas kurang lebih 486 Ha

    5. Hutan Adat Bukit Sembahyang dan Paduan Gelanggang, Desa Air Terjun, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, luas kurang lebih 39,04 Ha

    6. Hutan Adat Bukit Tinggai, Desa Sungai Deras Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, luas kurang lebih 41,27 Ha

    7. Hutan Adat Tigo Luhah Permenti Yang Berenam, Desa Pungut Mudik, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, luas kurang lebih 276 Ha

    8. Hutan Adat Tigo Luhah Kemantan, Desa Kemantan Kabalai, Desa Kemantan Tinggi, Desa Kemantan Darat, Desa Kemantan Mudik, Desa Kemantan Raya, Desa Kemantan Agung, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, luas kurang lebih 452 Ha

    9. Hutan Adat Tombak Haminjon (Kemenyan) Desa Padumaan Sipituhuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, luas kurang lebih 5172 Ha.

    Simak juga Menteri Pertanian Luncurkan Sistem Informasi Pertanian Modern Berbasis Smartphone