Kenali Kumbang Pemakan Daun Tanaman Tin

Kenali Kumbang Pemakan Daun Tanaman Tin

0
SHARE

Kabartani.com-Akhir-akhir ini banyak yang mengeluhkan tentang adanya serangan kumbang pada tanaman Tin, dimana larva kumbang ini memakan daun tanaman tin dan dalam sekejap daun akan habis.

Hama pengganggu ini menyerang memakan pucuk tanaman dan daun. Mereka memiliki ukuran yang sangat kecil dengan panjang tubuh rata-rata 6 mm dan lebar tubuh hanya 2-3mm. Perkembangbiakanya dengan bertelur dimana sekali bertelur kumbang ini bisa menghasilkan telur antara 50-100 butir, sehingga perkembangan hama ini juga cukup cepat.

Telur kumbang ini menetas dalam waktu yang sangat singkat hanya membutuhkan 2 hari saja telur ini akan menetas dan berubah menjadi larva. Tingkat keberhasilan telur ini menetas antara 70-80%.

Larva kumbang yang berumur 1 hari setelah menetas akan langsung dapat memakan pucuk daun Tin, dan sifat larva kumbang ini sangatlah rakus, sehingga dapat merusak daun tanaman Tin.

Larva dewasa yang akan berubah menjadi kumbang akan jatuh ketanah dan masuk ke dalam tanah. Kemudian berubah menjadi kepompong dan menetas kembali menjadi kumbang.

Pencegahan dan Penanggulangan Serangan Kumbang Pada Tanaman Tin:

  • Apabila lahan yang kita tanami Tin hanya kecil dan tidak terlalu luas maka kita bisa setiap hari mengontrol tanaman kita. Pengontrolan dilakukan pada pagi dan sore hari dengan melihat bagian bawah daun tanaman, sebab biasanya kumbang ini akan bersembunyi dibawah daun.
  • Apabila ditemui kumbang-kumbang yang sudah terlanjur bertelur atau bahkan sudah muncul larva kumbang maka kita hendaknya memetik dan memusnahkan daun yang menjadi tempat melekatnya larva atau telur kumbang tersebut.
  • Larva kumbang aktif di pagi – sore hari. Pada malam hari mereka akan berkumpul di satu titik. Lebih mudah membasminya.
  • Untuk kebun skala besar atau tanaman yangg sudah tinggi kita bisa menyemprotkan pestisida untuk membunuh hama ini. Kumbang ini bukan hama musiman oleh sebab itu kita harus berusaha membasmi induk dari kumbang ini karena kumbang ini dapat bertelur kapanpun.