Lakukan 3 Cara Berikut Agar Tanaman Rambutan Anda Berbuah Di Luar Musim

Lakukan 3 Cara Berikut Agar Tanaman Rambutan Anda Berbuah Di Luar Musim

1
SHARE

KABARTANI.COM-Membuat Tanaman Rambutan Berbuah Di Luar Musim. Tanaman rambutan merupakan tanaman buah asli Indonesia yang mempunyai nama ilmiah Nephelium loppacum L, tanaman ini merupakan tanaman musiman yang mana hanya mampu berbuah sekali dalam satu tahun.

Pada saat memasuki masa reproduktif tanaman rambutan ini menghasilkan banyak bunga. Bunga akan muncul pada hampir setiam pucuk batang tanaman. Malai bunga rambutan  memiliki banyak percabangan,  dan dalam setiap cabang malai memiliki banya bunga sehingga tak heran dalam sekali berbuah tanaman  rambutan mampu menghasilkan banyak sekalih buah rambutan.

Tanaman rambutan akan berbunga dan menghasilkan buah antara bulan Desember-Februari setiap tahunya. Pohon rambutan umur 7 tahun mampu menghasilkan 600 – 800 malai bunga per pohon, dalam satu malai terdapat sekitar 17-28 anak malai. Setiap malai mengandung 500-1700 individu bunga.

Saat ini Produksi buah rambutan diluar musim masih belum banyak dilakukan dalam skala usaha komersial, sehingga belum banyak orang yang tau cara membuahkan rambutan di luar musim.

Cara membuahkan rambutan diluar musim atau off-season dapat dilakukan dengan 3 cara berikut ini:

  • Kerat Batang dan Pengaplikasian KNO3

Tehinik Kerat batang yang dilakukan pada saat pohon memasuki fase lambat tumbuh, yaitu trubus aktif telah telewati, akan dapat menginduksi bunga, sedangkan kerat batang yang dilakukan pada pohon yang trubusnya masih aktif (tunas vegetatif masih muda) waktu berbunganya berdeda tidak nyata dengan pohon control.  Setelah dilakuakn pengeratan selanjutnya diikuti dengan penyemprotan KNO3 sebanyak 40 g/liter mampu berbunga 30 hari lebih awal di banding pohon kontrol.

Hal yang perlu diperhatikan adalah Perlakuan kerat batang hanya boleh dilakukan pada pohon yang sehat secara fisik. Pengeatan dua kali dalam dua tahun berturut-turut dapat membahayakan kelangsungan hidup pohon karena jaringan tapis didaerah bekas luka sulit terbentuk.

  • Stressing Air

Tehnik stres air dapat digunakan untuk merangsang pembungaan karena ramputan memberikan respon positif terhadap periode kekereingan singkat yang diperlukan untuk pembentukan bunga. Intensitas pembungaannya berhubungan dengan tingkat dan lamanya tanaman mengalami stres air. Munculnya bunga berhubungan erat dengan adanya musim kering yang diikuti turunnya hujan sekali sekali. Hasil penelitian Liferdi (2000) menunjukan bahwa rambutan memerlukan periode kering sebelum berbunga. Setelah mengalami musim kering selama satu bulan, bunga rambutan muncul sekitar dua minggu setelah mendapat pengairan atau setelah hujan turun kembali.

  • Aplikasi Paklobutrazol

Paklobutrazol dapat menginduksi rambutan berbunga pada mas off year. Rambutan yang diberi perlakuan paklobutrazol 1,5 g/pohon dan 3 g / pohon nyata meningkatkan jumlah tunas generatif dan meningkatkan kandungan klorofil daun yang menyokong buah dibandingkan dengan pohon kontrol. Dosis optimum untuk menginduksi bunga adalah 1,5 g / pohon karena dosis tersebut tidak menyebebkan tunas dorman, sedangkan dosis 3 g / pohon menyebabkan tunas dorman sehingga perlu diikuti dengan pemberian zat pemecah dormansi, KNO3.

  • Ini baru info yg baguss….sangat membantu, thanks kabartani