Langkah Budidaya Ubi Ungu Dengan Baik Dan Benar

Langkah Budidaya Ubi Ungu Dengan Baik Dan Benar

0
SHARE

Kabartani.com – Langkah Budidaya Ubi Ungu Dengan Baik Dan Benar, Ubi Ungu termasuk tanaman yang hidup menjalar atau merambat pada permukaan tanah dan berbuah pada umbi akar didalam tanah, ubi ungu adalah tanaman yang memiliki nama ilmiah Ipomoea batatas L, dahulunya tanaman ini berasal dari negara Amerika selatan dan menyebar ke negara –negara beriklim tropis seperti Indonesia.

Ubi Ungu memiliki kandungan karbohidrat, vitamin A dan C yang tinggi, selain itu Ubi Ungu juga mengandung Zat Antosianin yang efektif dalam mencegah penyakit kanker.

Mengenai syarat tumbuh Ubi Ungu, Tanaman Ubi Ungu dapat tumbuh baik di daerah kering maupun basah. Tanaman Ubi Ungu akan  tumbuh dengan optimal dan bisa menghasilkan Ubi yang melimpah jika ditanam pada tempat yang memiliki suhu udara 21 hingga  27 °C dan mendapat sinar matahari sekitar 11 sampai 12 jam dalam 1 harinya.

Untuk tingkat keasaman atau pH tanahnya Ubi Ungu akan tumbuh dengan baik pada tanah yang memiliki tingkat keasaman atau pH 5,5 hingga 7,5. Biasanya hasil panen Ubi Ungu melimpah pada musim kemarau atau musim kering.

Simak jugaPanduan dalam budidaya tanaman mentimun dengan baik dan benar

Langkah-langkah Dalam Budidaya Ubi Ungu

Sebenarnya dalam budidaya ubi ungu tidak memerlukan perawatan yang lebih Insentif pasalnya tanaman ini mudah hidup disetiap daerah di Indonesia. Pasalnya Indonesia memiliki iklim tropis yang cocok untuk hidup tanaman Ubi Ungu ini.

Adapun langkah yang perlu disiapkan dalam budidaya Ubi Ungu adalah sebagai berikut :

Pembibitan atau Pembenihan

kabartani-com-bibit-ubi-ungu

Sebaiknya dalam memilih bibit kita pilih bibit dengan varietas unggul hal ini bertujuan untuk memperoleh hasil Ubi yang melimpah dan dengan kualitas yang baik. Langkah awalnya kita ambil bibit dari tanaman ubi ungu yang sudah berumur dua bulan atau lebih kita ambil dengan cara memotong bagian batang tanaman sepanjang kurang lebih 15-25 cm dan yang mempunyai 2 ruas.

Setelah kita dapatkan bibit ungu kemudian kita ikat bibit tersebut dan kita letakkan ditempat yang lembab biarkan bibit tersebut selama 5 hari.  Setelah 5 hari biasanya pada ruas batangnya akan tumbuh akar sehingga bibit tersebut sudah siap untuk ditanam.

Pengolahan lahan

kabartani-com-mengolah-lahan-ubi-ungu

Kita tentukan lahan yang akan diolah untuk ditanami ubi ungu boleh lahan sawah maupun perkebunan, setelah kita tentukan lahan tersebut, kemudian kita olah lahan tersebut.

Cara mengolah lahan dengan cara dibajak atau dicangkul sampai lahan menjadi gembur. Kemudian kita buat bedengan setinggi 30 cm, lebar 45-50 cm, jarak tiap bedengan 50 cm, untuk panjang bedengan kita sesuaikan dengan kebutuhan kita.

Langkah Penanaman

kabartani-com-menanam-ubi-ungu

Alangkah baiknya jika sebelum bibit ditanam pada lahan, lahan dialiri air terlebih dahulu hingga bedengan terlihat basah. Jika bedengan sudah terlihat basah kurangi air hingga ¾ bagian, kemudian lakukan penanaman bibit. Biasanya cara menanamnya secara stek tancapkan bibit hingga 1/3 bagian bibit beri jarak antar bibit sejauh 25 cm.

Jika penanaman bibit ungu telah selesai maka kurangi air pada lahan dan biarkan kondisi lahan menjadi lembab. Karena bibit ubi Ungu yang masih muda disarankan dalam kondisi tanah yang lembab supaya pengekaran lebih sempurna dan penyesuaian ketanah lahan lebih cepat.

Langkah Perawatan

kabartani-com-peratan-ubi-ungu

Hal yang harus dilakukan pada langkah ini yaitu :

Lakukan pembalikan daun setiap 3 minggu sekali hal ini bertujuan agar akar pada ruas batang tidak berkembang, dan hanya akar pokok saja yang akan berkembang

Lakukan pembubunan tanah ketika tanaman sudah berumur 1,5 bulan. hal ini bertujuan agar tanah menjadi gembur sehingga akar tanaman menjadi berkembang dengan baik.

Lakukan Pembersihan gulma apabila rumput atau gulma tanaman telah tumbuh. Sedangkan untuk pengairan jika tanaman ubi ungu telah tumbuh, tanaman ubi ungu tidak begitu memerlukan pengairan yang intensif, lakukan pengairan sesekali saja jika tanah benar-benar dalam kondisi kering.

Pengendalian Hama Dan Penyakit

kabartani-com-pengendalian-hama-dan-penyakit-ubi-ungu

Hama yang sering menyerang tanaman Ubi Ungu diantaranya Cylas foricarius, nematoda meloidogyne sp, dan hama penggerek batang omphisa anastomasalis.

Untuk mengendalikan hama tersebut adalah dengan cara :

  • Menggunakan varietas tahan
  • Menggunakan stek dari tanaman ubi Ungu yang sehat
  • Berikan furadan 3G
  • Pengairan yang cukup pada tanaman ubi Ungu, dan melakukan rotasi tanaman
  • Penanam menanam tanaman secara tumpang sari

Untuk Penyakit yang sering menyerang tanaman Ubi Ungu adalah kudis yang disebabkan oleh cendawan Sphaceloma batatas, untuk mengedalikan penyakit ini adalah dengan cara :

  • Memotong tanaman yang sakit dan membakarnya.
  • Menanam ubi Ungu dengan stek yang terbebas dari penyakit
  • Melakukan pergiliran tanaman dan melakukan perbanyakan bibit
  • Menanam varietas tanaman ubi Ungu yang tahan terhadap penyakit

Langkah Pemanenan

kabartani-com-panen-ubi-ungu

Ubi Ungu yang siap dipanen biasanya disertai dengan tanda-tanda Ubi telah matang secara Fisiologi dan telah terlihat membesar.

Untuk memanenya kita cangkul bagian pinggir bedengan dengan hati-hati, supaya tidak mengenai ubinya kemudian kita taruh ubi tersebut pada keranjang agar mudah untuk pengangkutan. Ubi ungu biasanya dipanen ketika sudah berumur 3 – 3,5 bulan.

Simak juga : Panduan Lengkap Budidaya Singkong Yang Baik dan Benar

Demikian informasi mengenai “Langkah Budidaya Ubi Ungu Dengan Baik Dan Benar“. Semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat tani sekalian. Terima kasih.