Langkah Pencegahan Penyakit Pada Kambing Perah

Langkah Pencegahan Penyakit Pada Kambing Perah

0
SHARE

KABARTANI.comPencegahan Penyakit pada Kambing Perah – Menjaga kesehatan hewan ternak merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi produktifitasnya. Apabila kesehatan hewan ternak Anda buruk, maka produktivitasnya pun juga akan buruk.

Penyakit yang biasa menyerang Kambing Perah umumnya terbagi menjadi dua, yakni penyakit infeksi dan non infeksi. Penyakit kambing infeksi biasanya disebabkan oleh virus (penyakit viral), bakteri (penyakit bakterial), parasit (penyakit parasiter) atau cendawan (penyakit mikal). Sedangkan Non infeksi  Penyakit non infeksi disebabkan karena kurangnya salah satu atau beberapa jenis zat gizi.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui untuk mencegah penyakit kambing perah agar selalu terjaga kesehatannya dan produktivitasnya.

1. Vaksinasi

vaksinasi-kambing-perah-kabartani-comTindakan vaksinasi ini dilakukan supaya hewan ternak memiliki kekebalan (antibodi) yang dapat melawan penyebab penyakit, seperti antigen dan mikroorganisme.

Fungsi dari Vaksin ini adalah untuk mencegah 2 penyakit kambing yang paling sering menjadi masalah para perternak kambing. Kedua penyakit yang dimaksut adalah:

Penyakit radang ambing atau mastitis.

Penyakit radang ambing atau yang sering disebut penyakit mastitis ini disebabkan karena hewan ternak terinfeksi oleh bakteri atau cendawan. Gejala yang ditimbulkan biasanya kambing mengalami pembengkakan, meningkatnya suhu tubuh, produksi susu mulai menurun bahkan berhenti.

Vaksin yang harus Anda berikan untuk pencegahan penyakit ini adalah vaksin antibiotik, anti alergi, maupun multivitamin.

Pemberian vaksin ini juga harus dilakukan secara rutin dan berkala. Karena penyakit kambing ini bisa datang kapan saja dan secara tiba-tiba.

Penyakit Scabies (Korengan)

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh parasit. Gejala penyakit ini sangat jelas terlihat pada fisik kambing perah, yaitu timbulnya koreng (luka kering) di bagian tubuh kambing. Untuk pencegahannya dapat dilakukan dengan memberikan vaksin obat cacing kepada kambing perah Anda secara rutin.

2. Tindakan Pemeliharaan Ternak Kambing

Selain melakukan vaksinasi, perhatikan juga beberapa faktor lain sebagai berikut ini:

Memberikan Pakan Bergizi

Memberikan pakan ternak yang bergizi dapat mencegah serangan penyakit kambing perah. Hal ini dikarenakan ternak yang berkecukupan gizi akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik. Anda dapat memberikan jenis pakan hijauan dan pakan konsentrat.

Anda bisa menggunakan ini Beberapa Hijauan Yang Baik Untuk Pakan Hewan Ternak Rekomendasi Balitbangtan.

Menjaga Kebersihan Kandang

Pembersihan kandang harus dilakukan secara rutin agar mencegah timbulnya penyakit kambing perah yang disebabkan oleh bakteri, virus, maupun jamur. Dengan menjaga kebersihan kandang, Anda juga dapat mengurangi resiko penyebaran penyakit kambing seperti flu.

Menjaga Lingkungan Kandang

Lingkungan kandang kambing juga perlu Anda perhatikan. Ini penting karena cara ini dapat menjaga kesehatan serta dapat menjadi pencegahan terhadap serangan penyakit kambing agar tidak mudah menjalar. Dalam menjaga lingkungan kandang Anda dapat menggunakan 4 cara di bawah ini:

  • Mengatur intesitas cahaya yang masuk ke dalam kandang.
  • Mengatur ventilasi kandang yang baik.
  • Menerapkan kegiatan biosekuriti
  • Mengatur jumlah populasi kambing perah di dalam kandang. Lingkungan kandang yang padat dapat mengakibatkan kambing menjadi stress dan tidak dapat banyak bergerak.

Bosekuriti merupakan upaya pengamanan yang dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit kambing perah. Pada umumnya para peternak kecil belum melakukan kegiatan biosekuriti. Padahal kegiatan tersebut penting dilakukan untuk mencegah penularan kepada ternak lainnya. Hal yang mencakup kegiatan biosekuriti adalah upaya dalam pengendalian penyakit dan penjagaan kondisi lingkungan yang kondusif bagi ternak kambing perah.

3. Memperhatikan Kondisi Ternak Kambing

Usahakan selalu rajin memantau kondisi ternak kambing perah Anda sebagai pendeteksi awal ada tidak nya penyakit yang menyerang ternak tersebut. Ternak yang sehat dapat dilihat dari kondisi fisiknya yang terlihat aktif dan tanggap. Tubuhnya seimbang dan tidak sempoyongan ataupun pincang, mata bersinar dan sudut matanya bersih, nafas dan denyut nadi teratur. Kulitnya pun bersih tidak kusam.

Sedangkan pada kambing perah yang sudah terinfeksi bakteri, suhu badan kambing akan meningkatnya dan mengalami demam, nafsu makan mulai menurun. Penyakit kambing akibat terinfeksi virus, menunjukkan gejala-gejala yang lebih terlihat dan penularannya cenderung lebih cepat.

Disamping penyakit infeksi, juga ada penyakit kambing non infeksi. Penyakit non infeksi disebabkan karena kurangnya satu atau beberapa jenis zat gizi yang diperlukan oleh hewan ternak. Faktor penyebabnya adalah pakan. Untuk mengatasi maupun mencegah dapat dilakukan dengan pemberian pakan yang bernutrisi dan pemberian suplemen pada ternak.

Itulah informasi bagaimana melakukan tindakan Langkah-langkah Pencegahan Penyakit Pada Kambing Perah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat tani sekalian. Terima kasih.