Pertanian Hama Pertanian Langkah Pengendalian Hama Keong Sawah Pada Tanaman Padi

Langkah Pengendalian Hama Keong Sawah Pada Tanaman Padi

0
Bagikan

Kabartani.com – Dalam Budidaya Tanaman padi tak lepas dari adanya kendala yang menyerang tanaman, dan salah satu hama yang sering menyerang tanaman padi adalah keong sawah.

Keong sawah pertama kali masuk ke indonesia dari Amerika Selatan, dahulu keong sawah dan keong mas sering diolah menjadi makanan. Keong sawah memiliki rasa yang sangat lezat bila dimasak dengan benar.

Namun saat ini, keberadaan keong sawah hanya dianggap sebagai hama pada tanaman padi. Keong sawah sudah menyebar dibeberapa negara seperti Vietnam, Thailand, Kamboja, Filipina, dan Indonesia. Di negara-negara tersebut keong sawah dianggap hama karena sering memakan tanaman padi muda dan menghancurkan tanaman pada saat pertumbuhan awal.

Pengendalian Keong Sawah

Waktu yang tepat untuk mengendalikan keong sawah adalah ketika 10 hari pertama untuk padi tanam pindah dan sebelum tanaman padi berumur 21 hari pada Tabela (Tanam Benih Langsung). Biasanya setelah itu, tingkat pertumbuhan tanaman biasanya akan lebih tinggi dari pada tingkat kerusakan akibat keong tersebut.

Sebenarnya untuk mengendalikan keong sawah dapat dilakukan dengan membiarkan hewan predator, seperti bebek yang memakan keong muda, terkadang pula tikus sebagai hama tanaman padi juga berperan memakan keong muda, untuk telur keong yang menempel pada daun biasanya banyak dimakan oleh semut merah.

Apabila populasi keong semakin banyak maka langkah apa yang harus kita lakukan?

1. Pemberian Kapur Bangunan (Gamping)

Gambar 1. Kapur bangunan (kapur gamping)

Pemberian kapur untuk membasmi keong sangat mudah caranya, yakni dengan cara menaruh kapur bangunan ke dalam areal persawahan kurang lebih dalam jarak 2-3 meter satu bungkus kapur bangunan. Kapur ini tidak menganggu tanaman.

2. Membasmi Telur Keong Mas

Gambar 2. Membasmi telur keong sawah secara manual

Telur keong emas berwarna merah dan jumlahnya sangat banyak. Jika kita menemukan telur ini di sekitar sawah anda segera hancurkan dengan menggunakan tangan.

3. Aplikasi Pestisida

Gambar 3. Aplikasi pestisida khusus pembasmi keong sawah

Pemberian pestisida untuk keong juga efektif mengancurkan keong yang sudah merambah areal persawahan. Pestisida yang digunakan sebaiknya mengandung bahan aktif niclos amida atau pestisida botani seperti lerak, deris, dan saponin.

Cara Agar Terhindar dari Kama Keong Mas

  • Setelah ditanami lahan persawahan sebaiknya di keringkan, karena keong emas tidak suka dengan lahan kering, keong emas sukanya hidup di tempat yang banyak airnya.
  • Punguti keong secara berkala, kurang lebih tiga kali dalam seminggu.
  • Memberi sarang pada lubang air masuk. Tujuannya agar keong dari sawah tetangga tidak masuk ke sawah kita.
  • Memberi pakan berupa daun pepaya atau daun singkong. Keong emas sangat suka daun ini, jika daun ini di taruh di areal perawahan yang banyak keongnya otomatis keong tersebut akan memakan daun pepaya atau daun singkong tersebut, dan tidak memakan tumbuhan padi yang masih muda itu. Disamping itu juga gampang dalam memungutnya, karena keong emas tersebut mengumpul di tempat tersebut.
  • Terakhir, Anda bisa memanfaatkan daun kipahit, caranya dengan menebarkan daun kipahit pada area yang terserang keong sawah. Tidak hanya dapat membasmi hama keong sawah saja, daun Kipahit terbukti memiliki kandungan C/N yang memang berpotensi sebagai pupuk organik dan dapat meningkatkan pertumbuhan padi.

Simak juga :

Demikianlah langkah untuk Mengendalikan Hama Keong Sawah pada tanaman padi, semoga yang sedikit ini dapat menambah manfaat dan pengetahuan.

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here