Manfaat Cabai Bagi Kesehatan

Manfaat Cabai Bagi Kesehatan

0
SHARE

KABARTANI.com – Manfaat Cabai Bagi Kesehatan. Cabai atau cabai merah atau chili adalah buah dan tumbuhan yang termasuk kedalam anggota genus Capsicum. Tanaman cabai yang sering dibudidayakan di Indonesia adalah cabai besar (Capsicum annuum L.) dan cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Jenis cabai ini merupakan salah satu komoditi hortikultura yang memilki nilai ekonomi yang tinggi.

Bagi pecinta menu kuliner pedas, cabe rawit menjadi salah satu bumbu favorit dan wajib karena rasanya yang pedas, sehingga tanaman yang satu ini cukup sering dimanfaatkan warga sebagai  salah satu bumbu dapur.

Salah satu kendala utama dalam sistem produksi cabai di Indonesia adalah adanya serangan hama berupa lalat buah. Hama ini sering menyebabkan gagal panen dan mengakibatkan harga cabai meroket tajam. Stok cabai yang berkurang ditambah dengan permintaan pasar yang tinggi dan harga yang semakin melambung menimbulkan keresahan hampir seluruh warga Indonesia pecinta makanan pedas.

MANFAAT CABAI BAGI KESEHATAN

Cabai mengandung banyak senyawa kimia yang diketahui memiliki manfaat bagi tubuh untuk mencegah beberapa penyakit. Berikut adalah beberapa manfaat cabai:

Menurunkan Berat Badan – Kandungan Capsaicin dihydrocapsiate membantu meningkatkan pengeluaran energi selama beberapa jam setelah konsumsi makanan bercabai karena efek rasa pedas yang ditimbulkan. Selain itu, rasa kenyang yang diberikan secara teknis membantu tubuh untuk mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh – Warna merah cerah pada cabai merupakan sinyal kandungan tinggi beta karoten atau pro vitamin A. Hanya dengan dua sendok teh cabai merah, memberikan sekitar 6% dari nilai harian untuk vitamin C. Selain itu, ditambah dengan lebih dari 10% nilai harian vitamin A. Vitamin A Sering disebut  anti infeksi dan sangat penting untuk membran mukosa yang sehat, yang melapisi saluran hidung, paru-paru, saluran pencernaan dan saluran kemih yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh terhadap patogen.

Mengatasi Diabetes Tipe 2 – Tingkat insulin yang tinggi berhubungan langsung dengan timbulnya diabetes tipe 2. Hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan memasukkan 24% cabai secara teratur ke dalam makanan. Peptida juga mendorong hati agar lebih mampu terhadap kelebihan insulin dengan adanya cabai.

Mencegah Maag – Cabai memiliki reputasi yang buruk dan salah sebagai pemicu terjadinya maag. Pada kenyataannya, banyak penelitian telah membuktikan bahwa cabai pedas sebenarnya dapat mencegah gangguan pencernaan kronis, membunuh bakteri, dan memicu fungsi peristaltik usus. Kandungan dalam cabai dapat membantu mencegah maag dengan membunuh bakteri yang mungkin telah tertelan, disatu sisi dapat merangsang sel-sel untuk melapisi lambung dengan mengeluarkan zat pelindung. Manfaat cabai mengandung kapsikin yang mampu merangsang mikroorganisme baik pada pencernaan untuk meningkatkan penyerapan nutrisi sebagai sumber metabolisme.

Mencegah Penyebaran Kanker Prostat – Capsaicin pada cabai adalah senyawa yang bertanggung jawab menghentikan penyebaran sel-sel kanker prostat melalui berbagai mekanisme. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh lembaga penelitian kanker  pada 15 Maret 2006, Capsaicin dapat memicu kedua jenis utama sel kanker prostat untuk bunuh diri dan merangsang pertumbuhan hormon laki-laki agar tidak terpengaruh. Akan tetapi mengkonsumsi cabai dalam jumlah yang banyak berkaitan dengan tumbuhnya kanker perut, sehingga perlu dibatasi dalam mengkonsumsinya.

Meredakan Rasa Sakit secara Alami – Capsaicin topikal sekarang menjadi pilihan pengobatan untuk penyakit osteoarthritis. Beberapa studi evaluasi meredakan nyeri tampaknya daftar manfaat capsaicin topikal untuk mengurangi rasa sakit yang terkait dengan menonaktifkan kondisi ini. Efek samping dari capsaicin ini adalah rasa terbakar pada area yang dialami.

Cabai memiliki kadungan vitamin dan mineral yang sangat tinggi. Dalam 100 gram terdapat :

  • 240% of vitamin-C (Ascorbic acid)
  • 39% of vitamin B-6 (Pyridoxine)
  • 32% of vitamin A
  • 13% of zat besi
  • 14% of tembaga
  • 7% of kalium
  • Non kolesterol

TIPS MENGOLAH CABAI

Mengkonsumsi cabai segar untuk masakan perlu dilakukan pencucian dengan air bersih. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan bekas tanah dan pertisida yang menempel sehingga dapat diminimalisir. Cabai segar biasanya dapat mengakibatkan rasa terbakar pada tangan, iritasi pada saluran pernafasan, mata dan tenggorokan. Oleh karena itu, disarankan bagi orang-orang yang sensitif terhadap cabai untuk menggunakan sarung tangan dan masker saat mengolah cabai.

RESEP SAMBAL CABAI HIJAU

Bahan-bahan :

  1. 250 gram cabe hijau besar, buang tangkainya
  2. 50 gram cabe rawit hijau (untuk hasil lebih pedas)
  3. 4 siung bawang merah
  4. 3 sendok teh minyak goreng, untuk menggoreng
  5. 2 siung bawang putih
  6. 2 buah tomat ijo
  7. ½ sendok teh air jeruk nipis
  8. Gula pasir secukupnya
  9. Garam secukupnya

Cara Membuat :

  1. Potong kasar cabe hijau dan cabe rawit hijau
  2. Kemudian kukus cabe hijau dan cabe rawit hijau bersama dengan bawang merah, tomat, dan bawang putih kurang lebih 5 menit. Angkat
  3. Jika sudah layu, tumbuk bahan diatas secara kasar. Usahakan saat menumbuk, semua bahan tercampur sempurna.
  4. Siapkan minyak goreng dan tumis semua bahan sampai layu dan tercium bau yang harum.
  5. Terakhir tambahkan gula, air jeruk dan garam pada tumisan dan aduk rata. Masak terus sampai benar-benar matang.
  6. Angkat sambal dan sajikan bersama lauk yang lain.