Manfaat Hidrogen Peroksida (H2O2) Bagi Tanaman

Manfaat Hidrogen Peroksida (H2O2) Bagi Tanaman

0
SHARE

KabarTani.com – Hidrogen Peroksida (H2O2) merupakan salah satu jenis larutan kimia (non toxic) yang biasa digunakan sebagai pembersih luka. Ternyata Hidrogen Peroksida (H2O2) juga sangat bermanfaat bagi tanaman.

Penggunaan Hidrogen Peroksida dapat diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman, seperti bunga, tanaman rempah-rempah, tanaman buah, tanaman sayuran dan lain sebagainya.

Hidrogen Peroksida ini bekerja dengan melepas atom oksigen yang dapat digunakan untuk suplemen atau penambah oksigen yang sangat diperlukan bagi perkembangan tanaman.

Hidrogen Peroksida juga dapat digunakan untuk membasmi jamur (fungus) yang hidup di tanah, cara kerjanya yaitu dengan melepas atom oksigen yang bersifat selain anti-fungal juga anti-bacterial.

Simak juga Membuat Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) dari Bawang Merah

Ragam menggunakan hidrogen peroksida pada tanaman:

#Sebagai Pupuk

Dapat dicampurkan dengan air yang dipakai untuk menyiram tanaman atau spray (semprot) daun.

#Tanaman Sakit

Spray (semprot) pada daun dan campurkan pada air untuk menyiram.

#Hidroponik

Hidrogen Peroksida sering ditambahkan dalam larutan nutrisi untuk menambah kadar oksigen.

#Mencegah infeksi

Semprotkan pada dahan / batang tanaman yang luka / patah untuk mencegah infeksi.

#Mencegah Fungus

Semprot daun tanaman di greenhouse untuk mencegah fungus / mildew (embun tepung).

#Membantu Proses Semai

Tambahkan H2O2 kedalam air yang dipakai untuk merendam dan menyemai biji. Proses penyemaian dan pertumbuhan akan lebih cepat dan lebih sehat.

#Penumbuhan Akar Baru

Tambahkan H2O2 kedalam air yang dipakai untuk merendam potongan cabang tanaman untuk percepatan pertumbuhan serta kesehatan akar baru.

Takaran Penggunaan Hidrogen Peroksida

Bila sobat tani ingin menggunakan hidrogen peroksida (H2O2) untuk berkebun, maka perhatikan dan gunakan takaran yang ideal bagi tanaman. Perlu juga diketahui bahwa ada 2 jenis hidrogen peroksida yang banyak beredar di pasaran (apotik / toko kimia), yaitu: H2O2 dengan kadar 3% atau kadar 35%.

Berikut adalah tabel takaran penggunaan H2O2.

1 Cup = 0.23659 Liters
1 Pint = 0.47318 Liters
1 Quarts = 0.94635 Liters (4 Cups)
1 Gallon = 3.7854 Liters (4 Quarts)

Untuk menyiram dan menyemprot, untuk merendam benih, dan untuk ditambahkan pada air yang dipakai untuk mencuci hasil semai:

tabel-takaran-penggunaan-h2o2

Untuk disemprotkan pada tanaman sakit dan berjamur:

tabel-takaran-penggunaan-h2o2-untuk-tanaman-sait-dan-berjamur PENTING!!

Mohon perhatikan dan jangan sampai salam membaca antara kolom 3% dan 35% dengan H2O2 yang sobat tani gunakan.

Seperti yang dapat Anda lihat, perbedaan takaran H2O2 yang dipakai pada tabel untuk penyemprotan tanaman yang sakit dan berjamur adalah 2 x lipat dibanding dengan tabel pertama.

Simak juga Apa itu EM? Bagaimana Cara Memperbanyak EM? dan Bagaimana Cara Menggunakan EM?

Jangan sampai larutan campuran H2O2 yang dipakai terlalu kuat sehingga malah dapat membunuh tanaman. Sama halnya dengan obat, apabila dosis yang dimakan terlalu tinggi justru dapat berakibat fatal.