Menekan Biaya Produksi, Menteri Pertanian Upayakan Modernisasi di Sektor Pertanian

    Menekan Biaya Produksi, Menteri Pertanian Upayakan Modernisasi di Sektor Pertanian

    0
    SHARE

    Kabartani.com – Tingginya biaya produksi daari dulu hingga sekarang masih menjadi masalah pelik yang sampai saat ini belum terselesaikan oleh para petani. Tingginya biaya produksi di tingkat petani ini disebabkan karena proses tanam di tingkat masyarakat (petani) yang masih manual (konvensional).

    Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa, pemerintah saat ini masih terus mengupayakan langkah-langkah strategis untuk menekan biaya produksi yang tinggi di tingkat petani. Salah satu upayanya yaitu dengan modernisasi di sektor pertanian.

    “Kita sedang mengupayakan langkah strategis untuk menekan biaya produksi. Salah satunya dengan mengoptimalkan pemanfaatan alat-alat pertanian modern,” ujar Amran, dalam acara Pencanangan Gerakan Pemberdayaan Petani Terpadu Melalui Langkah Percepatan Tanam Serempak, di Desa Rawa Kidang, Kecamatan Sukadiri, Tangerang, Banten.

    Tak hanya untuk menekan tingginya biaya produksi saja, pemanfaatan alat-alat modern di sektor pertanian ini juga bisa memberikan kemudahan bagi para petani. “Untuk menanam padi misalnya, petani harus beramai-ramai turun ke sawah sehingga memakan waktu yang cukup lama. Namun dengan alat-alat pertanian modern ini akan menghemat tenaga petani serta waktu tanam atau waktu panen,” jelasnya.

    Oleh karena itu, Amran berharap, agar pemanfaatan alat-alat pertanian modern ini bisa dirasakan oleh para petani, sehingga mampu meningkatkan hasil pertaniannya dan menekan biaya produksi yang tinggi. Khususnya, pada beberapa komoditas strategis yang menjadi prioritas pemerintah.