Mengetahui Kesehatan Tanaman Dari Daunnya (Indikator Daun)

Mengetahui Kesehatan Tanaman Dari Daunnya (Indikator Daun)

0
SHARE

Kabartani.com – Mengetahui Kesehatan Tanaman Dari Daunnya (Indikator Daun). Secara biologis tanaman dikatakan sakit apabila tidak bisa melakukan kegiatan fisiologis secara normal, yang meliputi respirasi, fotosintesis, penyerapan gizi yang diperlukan dan lain sebagainya.

Tak hanya itu saja, tanaman sakit juga tidak dapat menunjukkan kapasitas genetiknya, seperti berdaya hasil tinggi, morfologi yang normal dan lain-lain.

Simak juga Manfaat Hidrogen Peroksida (H2O2) Bagi Tanaman

Berdasarkan studi ilmu penyakit tanaman yang meliputi studi tentang penyebab penyakit, interaksi antara penyebab penyakit – tumbuhan inang dan lingkungan, serta studi tentang fisiologi tanaman sakit. Studi penyakit tanaman dalam populasi tumbuhanya disebut epidemiologi.

Berdasarkan penyebabnya penyakit tanaman dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

1. Penyakit yang disebabkan oleh penyebab non hidup (abiotik), penyakit demikian bersifat tidak menular (noninfectious). Penyebab penyakit abiotik antara lain adalah kekurang unsur hara, suhu yang sangat rendah ataupun sangat tinggi, pencemaran (polusi).

2. Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jasad hidup (biotik), yang bersifat menular. Penyekait tumbuhan biotik antara lain adalah jamur (fungi), bakteri, fitoplasma, virus, viroid, nematoda dan tumbuhan parasitik.

Ketika tanaman kekurangan nutrisi akan menunjukkan gejalanya seperti layunya daun tanaman, berubahnya warna daun, dan produksi tanaman yang menurun.

Salah satu cara paling mudah untuk mengetahui tanaman yang sakit karena kekurangan nutrisi yaitu dengan mengamati bagian daunnya. Selain menggunakan bagan warna daun, kekurangan nutrisi pada tanaman bisa diamati dengan kasat mata pada perubahan penampakan daun.

Simak juga Langkah Dalam Mengembalikan Kesuburan Tanah

Biasanya tanaman yang mengalami defisiensi nutrisi akan menunjukkan perubahan yang tidak wajar pada daun. Saat kekurangan suatu nutrisi atau unsur hara tertentu, daun akan memberikan respon seperti menguning (klorosis), berubah warna menjadi coklat (nekrosis), terlihat seperti terbakar (menjadi putih karena kehilangan klorofil), bentuk daun yang tidak beraturan dan tumbuhnya menjadi kerdil.

Jika daun bagian bawah atau daun yang sudah tua memberikan gejala menguning (klorosis), menjadi coklat (nekrosis), atau munculnya bercak-bercak (bercak nekrosis) maka kekurangan unsur-unsur hara yang mobile penyebabnya.

Unsur hara yang bersifat mobile adalah unsur N, P, K, Mg, Zn, dan Mo. Jika gejala terjadi pada daun muda pada ujung titik tumbuh tanaman, maka penyebabnya adalah kekurangan unsur hara yang tidak mobile (immobile), yaitu Ca, B, Cu, Mn, S, dan Fe.

Simak juga Mengenal Jenis Dan Tingkat Kesuburan Tanah

Setelah sobat tani tahu penyebabnya maka terapi terbaik adalah dengan cara memenuhi unsur yang kurang tersebut.