Ragam Manfaat (Obat Tradisional) 15 Manfaat Pegagan Bagi Kesehatan

(Obat Tradisional) 15 Manfaat Pegagan Bagi Kesehatan

0
Bagikan

Kabartani.comPegagan (Centella asiatica) merupakan tanaman liar yang secara turun temurun digunakan sebagai obat tradisional. Penggunaan obat tradisional terus meningkat karena lebih mudah dijangkau masyarakat baik harga maupun ketersedianya. Pegagan tidak terlalu menyebabkan efek samping karena dapat dicerna oleh tubuh dan toksisitasnya rendah.

Pegagan bermanfaat meningkatkan sistem imun (daya tahan tubuh), sehingga tidak mudah terserang penyakit. Pegagan memiliki nama berbeda-beda, bergantung pada daerahnya. Di Jakarta dan Aceh namanya pegagan, daerah lain menyebut dengan nama antanan (Jawa Barat), kaki kuda (Sumatera Utara), tikusan (Madura), taiduh (Bali), kori-kori (halmahera), gagan-gagan atau panigowang (Jawa), pegago (Minangkabau), dogauke/sandanan/gogauke (Papua), kalotidi manora (Maluku) dan bebile (Lombok).

Ciri Tanaman Pegagan

Daun berwarna hijau, dan bunga berwarna hijau atau hijau kuning. Tangkai berwarna ungu, ungu merah, hijau, atau hijau kuning. Tanaman pegagan mudah tumbuh dan mempunyai adaptasi yang luas. Pegagan tumbuh baik pada tanah yang agak lembab, tetapi cukup sinar matahari atau agak terlindung. Pegagan tumbuh optimum pada dataran medium di ketinggian 700 m dpl, namun juga mampu tumbuh hingga 2.500 m dpl.

Winarto dan Surbakti (2003) menyatakan pegagan mengandung berbagai bahan aktif, yaitu: triterpenoid saponin, triterpenoid genin, minyak atsiri, flavonoid, fitosterol, dan bahan aktif lainnya. Semua kandungan bioaktif tanaman pegagan merupakan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh manusia dalam meningkatkan sistem imun.

Triterpenoid merupakan senyawa yang berfungsi meningkatkan fungsi mental dan memberi efek menenangkan. Senyawa ini juga dapat merevitalisasi pembuluh darah sehingga memperlancar peredaran darah menuju otak. Asiatikosida merupakan bagian dari triterpenoid yang berfungsi menguatkan sel-sel kulit dan meningkatkan perbaikannya, menstimulasi sel darah dan sistem imun, serta sebagai antibiotik alami. Brahmosida adalah senyawa yang berfungsi memperlancar aliran darah dan merupakan protein penting bagi sel otak. Pegagan juga mengandung kalsium, magnesium, fosfor, seng, tembaga, betakaroten, vitamin B1, B2, B3 dan C, serta beberapa mineral yang bermanfaat lainnya.

Kandungan asiatikosida dalam tanaman dapat ditingkatkan dengan pemupukan P2O5. Produksi asiatikosida tanaman dipengaruhi oleh umur, waktu panen, dan dosis pupuk P2O5. Ini terbukti bahwa pemupukan P2O5 berpengaruh nyata terhadap bobot biomassa basah dan kering diikuti produksi asiatikosida. Pemupukan dengan P2O5 dapat meningkatkan produksi asiatikosida hingga hampir tiga kali lipat. Perlakuan tanpa pemupukan P2O5 menghasilkan produksi 53,54 mg sedangkan dengan P2O5 menghasilkan asiatikosida hingga 149,74 mg.

Manfaat dan Khasiat Pegagan

Pegagan biasa di manfaatkan untuk menyembuhkan berbagai penyakit, baik secara klinis maupun dipercayai menyembuhkan secara turun temurun, antara lain :

  1. Sebagai antilepra dan antilupa
  2. Menurunkan tekanan darah dan menghambat terjadinya keloid
  3. Mencegah varises dan memperlancar darah serta air seni
  4. Mengatasi gangguan pencernaan dan membersihkan darah
  5. Mengatasi wasir dan konstipasi
  6. Menyembuhkan flu dan sinusitis
  7. Mengatasi TBS kilit, gigitan ular, dan bisul
  8. Meningkatkan daya ingat, kecerdasan, dan konsentrasi
  9. Membangkitkan fungsi sistem saraf pada otak
  10. Membantu menyembuhkan penyakit TBC
  11. Menghambat produksi jaringan bekas luka yang berlebihan
  12. Memberikan efek menenangkan,
  13. Memperbaiki sel kulit mati, merangsang pertumbuhan kuku, rambut, dan jaringan ikat
  14. Menghilangkan rasa nyeri pada persendian
  15. Mengobati wasir

Permintaan herbal pegagan sebagai obat dan pangan fungsional semakin meningkat. Kebutuhan bahan baku pegagan untuk industri mencapai 100 t/tahun, sedangkan pasokannya yang tersedia baru ada 4 t/tahun. Balitbangtan telah memiliki varietas pegagan yang dapat dimanfaatkan. Ada varietas Pegagan varietas Castina 1 dan 3 dengan potensi produksi hasil herba segar masing-masing 2,63 t/ha dan 2,31 t/ha. sedangkan hasil herba kering dapat mencapai 370 – 420 kg/ha.

Dengan menggunakan kedua varietas yang telah dimohonkan perlindungan varietas tanaman tersebut, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasokan pegagan. Upaya lainnya yang perlu dilakukan untuk menjamin mutu dan pasokan pegagan adalah sebagai berikut:

  • Penyediaan benih unggul untuk menghasilkan bahan baku bermutu dan cukup.
  • Penyediaan dan penerapan SOP budi daya tanaman pegagan spesifik lokasi.
  • Evaluasi kesesuaian lahan dan persyaratan tumbuh tanaman seperti iklim, air, kesuburan tanah, cahaya matahari dan lain-lain.
  • Pemupukan berdasarkan status hara tanah dan kebutuhan tanaman.
  • Panen dan pascapanen untuk menghasilkan simplisia obat tradisional yang sesuai standar.

Simak juga :

Eni Kustanti
Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian
Jalan Ir. H. Juanda No. 20 Bogor

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here