Pahami Bioekologi Hama Tikus Untuk Mempermudah Pengendaliannya Pada Tanaman Jagung

Pahami Bioekologi Hama Tikus Untuk Mempermudah Pengendaliannya Pada Tanaman Jagung

2
Bagikan

Kabartani.com – Selain menyerang tanaman padi, hama tikus umumnya juga menyerang tanaman jagung di lahan sawah setelah pertanaman padi. Tikus mengandalkan indera penciuman, pendengaran dan indera perasa untuk mendeteksi keberadaan sumber makanan.

Simak juga Inilah Beberapa Kemampuan Tikus Sawah Yang Menyebabkan Sulit Dibasmi

Tikus merupakan salah satu hewan pengerat yang memiliki tingkat reproduksi yang tinggi dimana hewan pengerat ini mampu melahirkan sepanjang tahun tanpa mengenal musim.

Populasi tikus dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti sumber air, sarang, dan ketersediaan makanan. Pengendalian habitat tikus harus memperhatikan bioekologi hewan ini.

Tikus biasanya menyerang tanaman jagung saat fase generative maupun fase pembentukan tongkol dan pengisian biji. Tongkol yang telah masak susu sangat disukai oleh tikus, sehingga tongkol menjadi rusak dan mudah terinfeksi oleh jamur, selain itu juga dapat menurunkan produksi hasil panen jagung. Bagian yang disukai tikus umumnya pada ujung tongkol hingga bagian pertengahan.

PENGENDALIAN HAMA TIKUS

Hama Tikus Jagung - Kabartani

Pengendalian hama tikus bisa dilakukan secara hayati, sanitasi, mekanis maupun kimiawi. Pengendalian secara hayati dilakukan dengan memanfaatkan predator alami seperti kucing, ular, dan burung hantu. Penggunaan patogen sebagai agen pengendali tidak dianjurkan karena berdampak negatif bagi manusia. Pengendalian juga dapat dilakukan dengan pembersihan dan penyempitan pematang atau tanggul.

Pengendalian secara mekanik bisa dilakukan dengan menggunakan pemagaran dengan plastik, pemasangan bubu perangkap, perangkap hidup, perangkap berperekat hingga penggunaan bunyi-bunyian.

Simak juga Fumigasi Efektif Membunuh Tikus Sawah Langsung Dalam Lubang Sarang

Pengendalian secara kimiawi juga bisa dilakukan dengan menggunakan bahan beracun baik dalam bentuk ready mix bait atau ready mix dust yang banyak di jumpai di pasaran, seperti Klerat Storm dan Ramontal. Penggunaan emposan menggunakan bahan fumigasi juga cukup efektif menekan populasi hama tikus.

Loading...

2 KOMENTAR

  1. dear admin,
    mohon bisa di bahas lebih detail lagi,
    karena ditempat kami sangat membutuhkan penjelasan yg lebih kongkrit lagi,
    semoga menjadi ladang amal untuk semua….

    demikian terimakasih,

BERI BALASAN