Hortikultura Sayuran Panduan Lengkap Cara Budidaya Labu Siam

Panduan Lengkap Cara Budidaya Labu Siam

0
Bagikan

Kabartani.comLabu siam (Sechium edule) termasuk dalam famili Cucurbitaceae dengan ciri batang penunjang menjalar, mengandung air dan lunak. Labu siam memiliki warna buah yang beragam antara lain kuning, hijau muda dan hijau tua. Buah labu siam banyak mengandung pati.

Tanaman labu siam tumbuh baik di dataran tinggi dengan ketinggian 900 sampai 1.100 m dpl. Suhu yang baik untuk pertumbuhannya ialah 21 – 28°C pada siang hari dan 15 – 20°C pada malam hari. Tanaman labu siam memerlukan tanah yang gembur, berpasir, subur dan banyak mengandung humus.

Berikut ini langkah-langkah dalam budidaya labu siam, yaitu:

Persiapan Bibit

Gambar 1. Bibit labu siam siap tanam

Labu siam diperbanyak dengan menggunakan labu yang sudah tua. Buah yang akan dijadikan bibit terlebih dahulu disimpan di tempat yang lembab. Apabila tunas telah tumbuh ±30 cm, baru dipindahkan ke lahan.

Persiapan Lahan

Labu siam ditanam dengan menggunakan para-para. Tinggi para-para sekitar 220 cm dan dengan tiang pancang setiap 3 x 5 m. Bagian atas memakai anyaman bambu. Panjang dan lebarnya disesuaikan dengan keadaan lahan serta jumlah tanaman yang akan ditanam.

Gambar 2. Penanaman bibit labu siam di bedengan

Penanaman dilakukan dengan cara membuat lubang tanam berukuran 40 x 40 cm dengan kedalaman 20 cm. Jarak antar lubang 3 m dan antar baris 5 m. Kerapatan tanaman antara 1200 – 1500 tanaman per hektar.

Pemupukan

Pupuk yang diperlukan terdiri atas pupuk kandang dan pupuk buatan. Pupuk kandang diaplikasikan sebanyak 5 kg/lubang dan pupuk buatan (NPK 15 : 15 : 15) sebanyak 50 g/lubang, yang diberikan pada awal pertumbuhan dengan cara dibenamkan dekat batang labu siam. Pemupukan susulan dilakukan dengan melarutkan pupuk NPK sebanyak 10 g/liter air yang diberikan sesuai dengan kebutuhan.

Pemelihaan Tanaman

Gambar 3. Tanaman labu siam mulai berbunga dan berbuah

Pemeliharaan yang diperlukan antara lain memangkas daun yang sudah tua dan mengurangi daun apabila daun terlalu lebat.

Panen dan Pascapanen

Gambar 4. Pemanenan labu siam

Tanaman mulai berbunga pada umur 3 – 5 bulan setelah tanam. Buah dipanen setelah berumur 3 bulan, kemudian panen berikutnya dilakukan 1 minggu sekali. Tanaman labu siam biasanya produktif selama 3 – 4 tahun.

Setelah itu dilakukan peremajaan dengan menanam tanaman baru untuk menjaga produktivitas. Satu tanaman dapat menghasilkan sebanyak 500 buah. Produksi labu siam dapat mencapai 8 – 10 ton/ha/tahun.

Pemanenan dilakukan dengan menggunakan pisau, tetapi harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak melukai kulit buahnya yang halus dan mudah lecet.

Sumber: Uum Sumpena (Balitsa Lembang-Bandung Barat)

REVIEW OVERVIEW
Budidaya Labu Siam
Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here