Panduan Membuat Pestisida Nabati Dari Bawang Putih (Allium Sativum L)

Panduan Membuat Pestisida Nabati Dari Bawang Putih (Allium Sativum L)

0
Bagikan

KabarTani.com – Apa khasiat Bawang Putih sebagai Pestisida Nabati / alami? dan Bagaimana cara membuat pestisida nabati dari bawang putih? Dari dulu bawang putih sudah banyak dimanfaatkkan masyarakat secara luas untuk mengobati infeksi. Karena bawang putih mengandung spektrum anti mikroba yang lebar, sehingga mampu membunuh bakteri gram negatif dan bakteri gram positif.

Berdasarkan hasil penelitian mengenai bawang putih, telah membuktikan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Jus bawang putih dapat mematikan bakteri floral normal intestinal yang menjadi patogen.
    2.Bawang putih mampu mengatasi bakteri-bakteri yang telah resiten terhadap antibiotik.
    3. Kombinasi bawang putih dan antibiotik dapat bekerja secara sinergis sebagian maupun menyeluruh.
    4. Secara sempurna dapat mengurangi resistensi bakteri, hal ini sudah terbukti dalam penelitian yang dilakukan berulang kali.
    5. Toksin yang dihasilkan bakteri dapat dihambat oleh bawang putih.

Komponen bioktif yang terdapat pada bawang putih, senyawa sulfida adalah senyawa yang banyak jumlahnya. Senyawa-senyawa tersebut antara lain adalah dialil sulfida atau dalam bentuk teroksidasinya disebut dengan alisin.

Alisin berperan memberi aroma pada bawang putih sekaligus berperan ganda membunuh bakteri gram positif maupun bakteri gramnegatif karena mempunyai gugus asam amino para amino benzoat, sedangkan scordinin berupa senyawa kompleks thioglosida yang berfungsi sebagai antioksidan.

Simak juga Cara Membuat Pestisida Nabati Alami Dari Tanaman Srikaya

Pestisida atau pembasmi hama adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, atau membasmi organisme penganggu atau berbagai hama. Berdasarkan asal katanya pestisida berasal dari bahasa inggris yaitu pest berarti hama dan cida berarti pembunuh.

Cara kerja pestisida nabati sangat spesifik, yaitu:

(1) Merusak perkembangan telur, larva dan pupa
(2) Menghambat pergantian kulit
(3) Mengganggu komunikasi serangga
(4) Menyebabkan serangga menolak makan
(5) Menghambat reproduksi serangga betina
(6) Mengurangi nafsu makan
(7) Memblokir kemampuan makan serangga
(8) Mengusir serangga
(9) Menghambat perkembangan patogen penyakit

Dari berbagai penelitian yang telah diuji kebenarannya dapat disimpulkan bahwa bawang putih (Allium sativum) mempunyai potensi sebagai insektisida alami dan tidak diragukan lagi bahwa bawang putih dapat dikembangkan sebagai salah satu insektisida alami yang tepat digunakan saat ini.

Pestisida nabati mempunyai beberapa keunggulan dan kelemahan. Keunggulan pestisida nabati adalah:

  • Murah dan mudah dibuat sendiri oleh petani
  • Relatif aman terhadap lingkungan
  • Tidak menyebabkan keracunan pada tanaman
  • Sulit menimbulkan kekebalan terhadap hama
  • Kompatibel digabung dengan cara pengendalian yang lain
  • Menghasilkan produk pertanian yang sehat karena bebas residu pestisida kimia

Sedangkan, kelemahannya adalah:

  • Daya kerjanya relatif lambat
  • Tidak membunuh jasad sasaran secara langsung
  • Tidak tahan terhadap sinar matahari
  • Kurang praktis
  • Tidak tahan disimpan
  • Kadang-kadang harus diaplikasikan atau disemprotkan berulang kali

Pestisida nabati dapat diaplikasikan dengan menggunakan alat semprot (sprayer) gendong seperti pestisida kimia pada umumnya. Namun, apabila tidak dijumpai alat semprot, aplikasi pestisida nabati dapat dilakukan dengan bantuan kuas penyapu (pengecat) dinding atau merang yang diikat.

Caranya, alat tersebut dicelupkan kedalam ember yang berisi larutan pestisida nabati, kemudian dikibas-kibaskan pada tanaman. Supaya penyemprotan pestisida nabati memberikan hasil yang baik, butiran semprot harus diarahkan ke bagian tanaman dimana jasad sasaran berada. Apabila sudah tersedia ambang kendali hama, penyemprotan pestisida nabati sebaiknya berdasarkan ambang kendali.

Simak juga Tehnik Kalibrasi Pestisida Untuk Menentukan Dosis Pestisida Yang Tepat

Untuk menentukan ambang kendali, perlu dilakukan pengamatan hama seteliti mungkin. Pengamatan yang tidak teliti dapat mengakibatkan hama sudah terlanjur besar pada pengamatan berikutnya dan akhirnya sulit dilakukan pengendalian.

Ramuan I

OPT Sasaran :

Untuk mengatasi serangan Ulat, hama pengisap, nematoda, bakteri, antraknos, embun tepung

Bahan dan Alat :

  • 85 gram bawang putih
  • 50 ml minyak sayur
  • 10 ml deterjen/sabun
  • 950 ml air
  • Alat penyaring
  • Botol

Cara Pembuatan :

Campurkan bawang putih dengan minyak sayur. Biarkan selama 24 jam. Tambahkan air dan sabun. Aduk hingga rata. Simpan dalam botol paling lama 3 hari.

Cara Penggunaan :

Campurkan larutan dengan air dengan perbandingan 1 : 19 atau 50 ml larutan dengan 950 ml air. Kocok sebelum digunakan. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang OPT pada pagi hari

Ramuan II

OPT Sasaran : Untuk mengatasi Cendawan

Bahan dan Alat :

  • 2 siung bawang putih
  • Deterjen/sabun
  • 4 cangkir air
  • Alat penumbuk/blender
  • Alat penyaring
  • Botol

Cara Pembuatan :

Hancurkan bawang putih, rendam dalam air selama 24 jam. Tambahkan air dan sabun. Saring. Masukkan dalam botol

Cara Penggunaan :

Tambahkan larutan dengan air dengan perbandingan 1 : 9 air. Kocok sebelum digunakan. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang ada pagi hari

Ramuan III

OPT Sasaran : Untuk mengatasi Hama kubis, belalang dan kutudaun

Bahan dan Alat :

  • 100 gram bawang putih
  • 2 sendok makan minyak sayur
  • 10.5 liter air
  • 10 ml deterjen/sabun
  • Deterjen

Cara Pembuatan :

Hancurkan bawang putih. Rendam dalam minyak sayur selama 24 jam. Tambahkan ½ liter air dan deterjen. Aduk hingga rata. Saring

Cara Penggunaan :

Tambahkan 10 liter air kedalam larutan. Aduk hingga merata. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang OPT pada pagi hari

Ramuan IV

OPT Sasaran : Ulat buah tomat, Ulat penggerek umbi kentang, Wereng padi, Nematoda

Bahan dan Alat :

  • 50 ml minyak bawang putih
  • 950 ml air
  • 1 ml deterjen/sabun

Cara Pembuatan :

Tambahkan sabun ke dalam minyak bawang putih. Aduk hingga rata. Tambahkan air. Aduk

Cara Penggunaan :

Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang pada pagi atau sore hari

Simak juga Membasmi Hama Belalang dengan Bio Pestisida (Ekstrak Akar Tuba dan Daun Mimba)

Mengingat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kita seharusnya mengurangi penggunaan pestisida sintetik yang dapat merusak lingkungan kita harus beralih ke pestisida yang ramah lingkungan.

Meskipun pestisida alami proses kerja dan keefektifannya lebih lambat dibandingkan dengan pestisida sintetik namun hal ini lebih bermanfaat dibandingkan penggunaan pestisida kimia yang dapat merusak lingkungan dan menganggu kesehatan pernapasan .

Loading...

TIDAK ADA KOMENTAR

BERI BALASAN