Bagikan

Kabartani.com –¬†Umumnya ternak ruminansia hanya diberi pakan kasar berupa hijauan dan jerami. Kondisi ini menyebabkan kurangnya ketersediaan protein, vitamin dan mineral bagi ternak. Mulanya untuk memenuhi kebutuhan akan mineral, para peternak memercikkan garam dapur atau urea ke jerami atau rumput sebelum diberikan pada ternaknya.

Ada juga yang menyediakan garam padat yang dihancurkan yang kemudian disimpan dalam ruas bambu uang dilubangi dan diberi penggantung atau dalam kotak untuk dijilati oleh ternak. Ternyata ternak semakin sehat dan gemuk karena nafsu makannya bertambah.

Pada perkembangan selanjutnya, agar lebih praktis maka dibuat pakan yang terdiri dari bahan berupa urea, molasses dan bahan lainnya dengan cara dicetak menjadi padatan berbentuk batangan seperti silinder yang di kenal dengan nama UMB.

UMB (Urea Molasses Block) merupakan pakan tambahan untuk ternak ruminansia yang bahan utamanya terdiri dari molasses sebagai sumber energi, pupuk urea sebagai sumber nitrogen (protein), bahan lain seperti garam dapur, ultra mineral dan kapur sebagai pelengkap zat-zat makanan serta bahan pengisi atau yang mampu menyerap molasses seperti dedak. Pakan ini sering disebut sebagai permen jilat untuk ternak baik untuk ternak sapi, kerbau, kambing maupun domba.

Manfaat dari pemberian pakan tambahan ini adalah:

  1. Agar ternak terhindar dari kekurangan vitamin dan mineral,
  2. Agar ternak tidak mengalami kekurangan nutrisi yang diakibatkan rendahnya nilai gizi pakan ternak, serta
  3. Meningkatkan kecernaan seingga ternak mampu mengonsumsi pakan lebih banyak dari biasanya.

Formulasi Bahan Pembuatan UMB

Jenis Bahan Komposisi
(kg)
Komposisi
(%)
Molasses 3,0 30
Dedak 2,7 27
Kapur 0,8 8
Urea 0,5 5
Ultra Mineral 1,2 12
Garam dapur 1,7 17
Semen 0,1 1
Jumlah 10 100

Catatan: Pemberian urea tidak boleh lebih dari 10%, karena dikhawatirkan dapat menyebabkan keracunan pada ternak.

Metode Pembuatan UMB

Ada 3 metode yang bisa diterapkan, yakni: 1) cara dingin, 2) cara hangat, dan 3) cara panas. Pemilihan cara ini tergantung formula bahan yang digunakan, sebab ada beberapa bahan yang tidak tahan panas. Metode dengan cara dingin cukup sederhana yaitu molasses dicampur dengan urea dan bahan-bahan lainnya sampai adonan merata lalu dipadatkan, kemudian dicetak.

Biasanya metode dengan cara dingin dilakukan apabila molasses yang digunakan berumlah sedikit. Namun apabila jumlah molasses yang digunakan cukup banyak, maka sebaiknya dilakukan dengan cara hangat atau panas.

Peralatan

Peralatan yang digunakan dalam pembuatan UMB antara lain: baskom, kuali/wajan, pengaduk/spatula, alat pemanas (kompor/tungku), timbangan, dan alat pencetak.

Tahapan Pembuatan

1. Timbang bahan sesuai komposisi yang telah ditentukan.
2. Bahan (padat/kering) dicampur mulai dari bahan yang jumlahnya paling sedikit, kemudian ke bahan yang jumlahnya lebih banyak.
3. Aduk hingga merata
4. Tambahkan campuran bahan cair sedikit demi sedikit sambil terus diaduk sehingga tidak terjadi gumpalan.
5. Semua campuran bahan dihangatkan atau dipanaskan. Cara hangat (400C selama 3 – 4 menit), cara panas (100 – 1200C selama 10-20 menit).
6. Adonan UMB kemudian didinginkan, setelah dingin, dicetak dalam bentukk batang (kotak) atau silinder dengan dipadatkan.
7. Selanjutnya lakukan pengemasan.

Gambar cara mencetak UMB

Kualitas standar Urea Molasses Block

  • Berwarna cokelat matang
  • Beraroma khas molasses
  • Tekstur tidak lembek (Padat)

Pengemasan

Untuk menjaga kualitas UMB, diperlukan adanya pengemasan yang baik. Pengemasan bertujuan untuk mencegah penurunan nilai UMB, melindungi dari pengaruh kontaminasi jamur dan bakteri, menjaga tampilan agar terlihat menarik serta memudahkan dalam proses penyimpanan. Bahan pengemas yang biasa digunakan untuk UMB berupa plastik yang berwarna bening/transparan.

Penyimpanan

Penyimpanan merupakan faktor penting yang dilakukan untuk mempertahankan kualitas UMB agar tetap layak untuk dikonsumsi oleh ternak. Sebaiknya UMB disimpan ditempat yang teduh dan kering dengan aliran udara yang baik agar terhindar dari kerusakan akibat bakteri dan jamur.

Pemberian UMB pada Ternak

UMB diberikan dengan cara diletakkan pada bambu atauk kotak pakan. Pakan tambahan ini diberikan sebaiknya pada pagi hari dengan jumlah yang disesuaikan dengan tingkat konsumsi pada setiap jenis ternak.

Simak juga:

Ditulis oleh : Harwi Kusnadi (BPTP Bengkulu, 2015)

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here