Panduan Menanam Cabai Dalam Pot Atau Polybag

Panduan Menanam Cabai Dalam Pot Atau Polybag

0
SHARE

KABARTANI.com– Sudah sering kita saya membahas tentang tanaman cabai, dan bagaimana cara bertani cabai di lahan yang luas. Namun sebenarnya di skala rumahan kita juga bisa menanam cabai menggunakan polybag ataupun pot untuk mengoptimalkan pekarangan rumah yang hanya sempit.

Untuk itu simak cara bertanam cabai dalam pot atau polybag berikut ini:

  • Pemilihan Benih

Salah satu jenis cabe yang cocok untuk ditanam di pekarangan adalah cabe kerting. Jenis ini relatif lebih tahan terhadap iklim tropis dan rasanya pedas banyak disukai di pasaran.

  • Persemaian Benih

Kita bisa menggunakan baki sebagai tempat persemaian,  atau bisa juga membuat petakan kecil ditanah sebagai tempat persemaian benih. Media yang digunakan untuk persemaian adalah campuran kompos dan tanah. Gemburkan tanah edalam 5-10cm agar perakaran mudah menembus tanah nantinya.

Tanam biji cabai yang akan disemai dengan jarak 7,5cm, tutup tipis dengan tanah kemudian lakukan penyiraman. Setelah itu bedengan ditutup menggunakan goni baah selama 3-4hari hingga muncul tunas, setelah tunas muncul buka penutup goni. Benih cabai siap dipindah ke polybag setelah berumur 3-4 minggu.

  • Persiapan Media Tanam

Pilih polybag yang berukuran minimal 30cm, lalu buat media tanam dengan menggunakan campuran tanah dengan kompos dengan komposisi 2:1, atau Campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1, dan bisa juga Campuran tanah dan pupuk kandang dengan komposisi 2:1. Apabila menggunakan pupuk kandang, sebaiknya pilih pupuk yang telah matang.

Buat media tanam sehalus mungkin dengan cara mengayaknya. Campurkan sekitar 3 sendok NPK dalam setiap polybag. Aduk hingga campuran tersebut benar-benar rata. Lapisi bagian dalam polybag dengan sabut kelapa, pecahan genteng, atau pecahan styrofoam. Gunanya agar air tidak menggenangi daerah perakaran tanaman.

  • Pemindahan Bibit

Pemindahan bibit harus dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi kerusakan pada perakaran tanaman. Buat lubang tanam pada polybag sedalam 5-7 cm. Apabila persemaian dilakukan di atas polybag atau daun pisang, copot polybag dan daun pisang lalu masukan seluruh tanah dalam tempat persemaian kedalam lubang tanam. Apabila persemaian dilakukan di atas petak tanah atau tray, pindahkan dengan tanah yang menempel pada perakaran dan masukkan kedalam lubang tanam

  • Pemeliharaan Dan Perawatan
  1. Pemupukan,berikan pemupukan tambahan dengan dosis satu sendok makan NPK per polybag setiap bulannya. Atau apabila ingin menanam cabe secara organik, sebagai gantinya semprotkan pupuk organik cair pada masa pertumbuhan daun dan pertumbuhan buah. Tambahkan satu kepal kompos atau pupuk kandang kambing pada saat tanaman mau berbuah.
  2. Penyiraman,tanaman cabe sebaiknya disiram sekurang-kurangnya 3 hari sekali. Apabila matahari bersinar terik, siram tanaman setiap hari.
  3. Pengajiran,setelah tanaman cabe tumbuh sekitar 20 cm, berikan ajir bambu. Ajir ini berguna untuk menopang tanaman agar berdiri tegak.
  4. Perompesan,tunas-tunas muda yang tumbuh di ketiak daun sebaiknya dihilangkan (dirompes). Perompesan dimulai pada hari ke-20 setelah tanam, perompesan biasanya dilakukan tiga kali hingga terbentuknya cabang. Gunanya agar tanaman tidak tumbuh kesamping ketika batang belum terlalu kuat menopang.
  5. Hama dan penyakit,penggunaan pestisida sebaiknya hanya dilakukan apabila tanaman terlihat terserang hama atau sakit. Apabila terlihat ada hama putih semprot dengan pestida, bila terlihat ada bakal ulat semprot dengan insektisida secukupnya, kalau terlihat jamur gunakan fungisida