Panduan Praktis Budidaya Bawang Merah di Polybag

Panduan Praktis Budidaya Bawang Merah di Polybag

0
SHARE
Menanam Bawang Merah

Kabartani.com – Bawang merah merupakan salah satu tanaman rempah yang mudah sekali untuk dibudidayakan, apalagi lagi di Indonesia. Saat ini, Budidaya bawang merah banyak dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media, seperti :

  1. Menanam Bawang Merah Dengan Metode Vertikultur
  2. Menanam Bawang Merah Dengan Media Batang Pisang Yang Masih Hidup
  3. Menanam Bawang Merah Secara Hidroponik

Namun, kali ini saya akan membahas budidaya bawang merah dalam media polybag. Budidaya bawang merah menggunakan media polybag ini sangat cocok dikembangkan bagi Sobat tani yang memiliki lahan terbatas.

Menanam bawang merah di polybag secara umum tak jauh berbeda dengan Budidaya bawang merah di lahan yang luas.

Keuntungan jika menanam bawang merah di polybag yaitu jauh lebih praktis dan mudah. Bagaimana langkah-langkahnya? simak ulasan berikut.

1. Persiapan Media Tanam

media-tanam-polybag-kabartani

Siapkan bahan-bahan untuk membuat media tanam, seperti tanah dan pupuk organik atau pupuk kompos/kandang. Gunakan tanah yang baik, yakni berstruktur remah atau gembur agar peresapan air dan sirkulasi udara dalam tanah berjalan lancar.

Sedangkan pupuk organik bisa berasal dari kotoran sapi, kambing, ayam atau kotoran hewan lainnya. Pupuk organik yang baik yaitu sudah betul-betul jadi dengan ciri-ciri sudah remah seperti menjadi tanah.

Langkah selanjutnya yaitu mencampur tanah dengan pupuk organik. Perbandingan tanah dan pupuk organik yaitu 2 : 1 (2 untuk tanah, dan 1 untuk pupuk organik). Seluruh bahan tersebut dicampur jadi satu.

Setelah semua bahan dicampurkan, langkah selanjutnya yaitu memasukkan media tersebut ke dalam polybag, polybag yang digunakan bisa yang berukuran 30 x 40 cm, atau sesuai selera anda.

Masukkan bahan tadi ke polybag yang sudah tersedia secara penuh. Kemudian sirami dengan air secukupnya saja (jangan berlebihan) agar tanah campuran tadi mengendap dan rata, lalu diamkan selama sehari (jangan langsung ditanami).

2. Persiapan Bibit Bawang Merah

bibit-bawang-merah-siap-tanam-kabartaniBibit bawang merah yang sudah siap ditanam yaitu yang sudah tua, kira-kira berumur 2-4 bulan sejak dipanen. Pada bibit bawang yang siap tanam tersebut akan terlihat beberapa titik munculnya akar.

Bibit bawang merah yang ideal yaitu barukuran 1,5 x 2 cm, atau yang agak besar misalnya 2 x 2,5 cm. Jika ukurannya di bawah 1,5 cm memerlukan bibit yang banyak dan pertumbuhannya lemah, serta produktivitasnya rendah.

pemotongan-ujung-bawang-merah-kabartani

Sehari sebelum penanaman, bibit bawang merah dipotong ujungnya terlebih dahulu, kira-kira 1/3 hingga 1/4 bagian dari panjang umbi bawang keseluruhan. Tujuan pemotongan ersebut adalah agar umbi dapat tumbuh merata, untuk merangsang tumbuhnya umbi samping dan mendorong tumbuhnya anakan.

Sebelum bibit bawang ditanam, luka bekas pemotongan harus kering terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan kemungkinan adanya pembusukan atau serangan penyakit pada bekas potongan tersebut.

3. Penanaman Bibit Bawang Merah

cara-penanaman-bawang-merah-di-polybag-kabartani

Media polybag yang sehari sebelumnya sudah disiram dan kelihatan media sudah mengendap, maka siap untuk ditanami bawang merah. Dalam tahap ini, buatlah lubang tanam sedalam rata-rata setinggi umbi bawang merah tersebut (umbi jangan sampai tertimbun tanah). Cukup dibenamkan dalam lubang tanam dengan posisi tegak dan agak sedikit ditekan ke bawah, sehingga ujung umbi masih terlihat di permukaan tanah.

Simak juga Cara Memilih Bibit Bawang Merah Dengan Baik Dan Benar

Satu polybag dengan ukuran 40 x 35 cm bisa ditanami 3 hingga 4 umbi bawang merah. Jika ukuran polybag lebih besar maka bisa menampung lebih dari 4 umbi bawang merah, namun jika ukurannya kecil hanya bisa untuk 1 atau 2 umbi saja.

Setelah semua umbi ditanam, selanjutnya dilakukan penyiram. Penyiraman pertama dilakukan setelah umbi ditanam, kemudian diulang setiap hari hingga daun pertama mulai tumbuh. Usahakan agar tanah tetap lembab hingga umur 50 hari.

Penyiraman harus dijaga, jangan terlalu basah dan tanahnya menjadi padat. Tanaman bawang merah tak tahan kekeringan namun tak tahan pada genangan air, maka usahakan cukup lembab saja. Selanjutnya penyiraman di polybag menyesuaikan kondisi tanaman. Penyiraman dihentikan 10 hari menjelang tanaman dipanen.

4. Pemeliharaan

Pemeliharaan ini meliputi perawatan tanaman dengan menjaga kondisi tetap sehat. Antara lain, pencabutan tanaman rumput, pendangiran dan pengendalian hama/penyakit bila ada.

Jika umbi telah tampak (seputar usia 2 bln) janganlah terlampau banyak disiram supaya umbi cepat tua/diisi. Pengendalian hama serta penyakit dengan memakai pestisida nabati.

Simak juga Membuat Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) dari Bawang Merah

5. Pemanenan

bawang-merah-siap-panen-kabartani

Panen bawang merah untuk konsumsi bisa dilakukan pada umur 55-60 hari, sedangkan untuk bibit harus di atas 60 hari dan tidak menggunakan pupuk anorganik. Tanda-tanda bawang merah siap dipanen yaitu, daun sudah layu, menguning dan kering, pangkal daun bila dipegang lemah.

Setidaknya hampir 70-80% daun berwarna kuning. Tanda-tanda lainnya, umbi lapis kelihatan penuh berisi, sebagian umbi tersembul di atas permukaan tanah dan batangnya roboh.

Simak juga Panduan Menanam Bawang Merah Dari Biji

Demikianlah informasi mengenai Panduan Praktis Budidaya Bawang Merah di Polybag, semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat tani sekalian.

Bagi sobat tani yang ingin berbagi pengalaman dalam membudidayakan bawang merah bisa mengirimkan artikelnya kepada kami via email ke redaksi.kabartani@gmail.com. Artikel yang memenuhi persyaratan akan kami terbitkan di kabartani.com. Mari saling berbagi ilmu agar petani Indonesia semakin maju.