Panduan Praktis Budidaya Ikan Patin

Panduan Praktis Budidaya Ikan Patin

0
SHARE

Kabartani.com-Budidaya Ikan Patin, ikan patin juga termasuk jenis ikan air tawar, struktur bentuk tubuh yang menyerupai ikan lele, Ikan patin yang memiliki nama latin Pangasius Hypothalamus pada awalnya ikan ini masuk ke Indonesia dibawa dari thailand.

Pada saat ini  kebutuhan ikan patin di Indonesia sangat meningkat besar bahkan pemerintah dalam mencukupi kebutuhan ikan patin ini harus memasoknya dari Vitnam, diperkirakan kebutuhan akan ikan patin ini di Indonesia akan terus mengalami peningkatan, Ikan patin banyak mengandung protein dan gizi yang tinggi, dimana zat protein dan gizi tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh kita.

Untuk Budidaya Ikan patin ini bisa dibesarkan dengan kepadatan 20 – 30 ekor per meter kubik, dan ketika ikan patin sudah siap untuk  dikonsumsi, maka ikan patin ini tidak dibatasi dengan ukuran struktur tubuh ikan tersebut.

kebanyakan pembudidaya ikan patin biasanya hanya sampai 6 bulan, dan setelah itu para pembudidaya akan  segera mendistribusikannya dengan cara dijual kepasar ataupun pemasok ikan.

Untuk tempat pembudidayaan ikan patin ini bisa didalam kolam tanah, dalam kolam dengan air arus deras ataupun dalam jaring mengapung, untuk makananya pun bisa dengan pelet atau por makanan ikan ataupun bisa juga dengan cacahan- cacahan tumbuhan ataupun rumput-rumput. Ikan patin sangat cocok diolah menjadi berbagai macam olahan masakan seperti ikan patin goreng, ikan patin bakar, mangut ikan patin, keripik ikan patin,dan masih banyak lagi jenis masakan ikan patin lainnya. Selamat mencoba semoga sukses dan berhasil.-