Pertanian Tips Bertani Panduan Praktis Memilih VARIETAS UNGGUL Padi Sawah

Panduan Praktis Memilih VARIETAS UNGGUL Padi Sawah

0
Bagikan

Kabartani.com – Pesatnya perkembangan inovasi teknologi padi khususnya varietas unggul memberikan pilihan yang lebih beragam bagi petani untuk menanam varietas yang tepat dan sesuai untuk lahan sawahnya. Namun, banyaknya pilihan varietas justru menjadikan petani kesulitan dalam memilih varietas yang sesuai.

Pada periode 2008-2015 saja, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah menghasilkan lebih dari 50 varietas padi sawah inbrida dan hibrida.

Semua varietas memiliki keunggulan dan kelemahan yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih varietas yang akan ditanam. Berikut enam panduan praktis bagi para petani dalam memilih varietas unggul baru khususnya di ekosistem padi sawah.

1. Mempergunakan Deskripsi

Varietas sebagai Pedoman Deskripsi varietas memuat informasi penting terkait sifat agronomi, morfologi, mutu, dan ketahanan varietas terhadap hama penyakit dan cekaman lingkungan lain seperti kekeringan dan rendaman. Setiap tahun, Balitbangtan memperbaharui buku panduan deskripsi varietas dan menyebarkannya ke berbagai instansi terkait di daerah.

2. Memilih Varietas Sesuai Ekosistemnya

Secara umum terdapat tiga ekosistem padi yaitu lahan sawah, lahan kering (gogo) dan lahan rawa. Setiap ekosistem padi memiliki keunikan tersendiri dan faktor pembatas yang berbeda. Sebisa mungkin, sebaiknya menanam benih varietas padi sesuai ekosistemnya. Misalnya menanam padi sawah pada ekosistem sawah.

Perkecualian dapat dilakukan jika tujuan penanaman padi adalah untuk memproduksi benih karena pada dasarnya, baik varietas padi gogo maupun padi rawa masih dapat ditanam di lahan sawah untuk menghasilkan benih.

3. Mempertimbangkan Ketinggian Tempat

Perbedaan ketinggian lokasi sawah sangat berpengaruh terhadap hasil. Sebagian besar varietas padi sawah yang dilepas hanya dianjurkan untuk dataran rendah sampai menengah (sampai ketinggian 700 m di atas permukaan laut). Ada beberapa varietas padi sawah yang bisa digunakan untuk dataran tinggi seperti Sarinah, Inpari 26, Inpari 27 dan Inpari 28 Kerinci.

4. Memerhatikan Ketersediaan Air

Ketersediaan air juga sangat menentukan pemilihan varietas. Untuk daerah sawah yang rawan kekeringan sebaiknya menggunakan varietas yang toleran kekeringan atau varietas yang berumur sangat genjah. Dengan varietas padi yang berumur genjah diharapkan umur tanaman menjadi singkat. Varietas padi sawah yang cukup toleran terhadap kekeringan antara lain adalah Inpari 10, Inpari 38, Inpari 39, dan Inpari 40.

Beberapa varietas padi sawah berumur sangat genjah antara lain Inpari 11, Inpari 12, Inpari 13, Inpari 18, Inpari 19, dan Inpari 20. Sebaliknya untuk daerah sawah yang rawan banjir, dianjurkan untuk menanam varietas yang toleran rendaman seperti Inpari 29 Rendaman dan Inpari 30 Ciherang Sub-1.

5. Mempertimbangkan Hama Penyakit Endemik

Varietas tahan hama penyakit merupakan teknologi paling efisien untuk menekan kehilangan hasil akibat serangan hama penyakit. Dengan menanam varietas yang tahan, penggunaan pestisida dapat ditekan sehingga mengurangi biaya produksi.

Salah satu per timbangan banyaknya varietas unggul padi sawah yang dilepas oleh pemerintah adalah variasi ketahanan hama dan penyakit. Sebagai contoh untuk daerah endemik wereng cokelat, dapat menggunakan varietas Inpari 13, Inpari 31, dan Inpari 33, demikian halnya untuk hama dan penyakit lain. Pergiliran varietas perlu juga dipertimbangkan untuk menekan perkembangan hama penyakit.

6. Memilih Varietas dengan Mutu

Beras yang Diminati Pasar Variasi sifat mutu beras dapat dicermati dari buku deskripsi varietas. Dari segi bentuknya, terdapat varietas yang berbentuk panjang, ramping, dan bulat. Dari segi teksturnya terdiri atas tekstur pulen dan pera.

Sebagian varietas ada yang memiliki aroma pandan yang khas jika ditanak seperti Inpari 23 Bantul dan sebagian yang lain memiliki sifat beras khusus seperti beras merah dan ketan (hitam dan putih). Agar harga gabah yang dihasilkan bisa lebih tinggi, maka pilih varietas dengan mutu yang sesuai untuk pasar di masing-masing wilayah.

Untuk lebih lengkapnya mengenai deskripsi dari setiap varietas padi unggul silahkan diunduh : Deskripsi Varietas Padi Unggul 2018

Simak juga:

Sumber: Aris Hairmansis (BBPadi, 2015)

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here