Pengendalian Busuk Tongkol Pada Tanaman Jagung

Pengendalian Busuk Tongkol Pada Tanaman Jagung

0
Bagikan

Kabartani.com – Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian subsektor tanaman pangan. Namun pada proses produksi atau budidayanya, tanaman jagung juga tak lepas dari serangan hama dan penyakit, seperti halnya tanaman pertanian lainnya.

Simak juga Cara Mencegah Dan Mengobati Penyakit Bulai Pada Jagung

Akibat serangan hama dan penyakit, kerugian yang diderita para petani jagung pun bisa dibilang cukup besar, bahkan beberapa diantaranya berpotensi menimbulkan kegagalan panen jagung. Oleh sebab itu, serangan penyakit tanaman jagung harus memerlukan penanganan yang cepat dan tepat.

Salah satu penyakit yang biasa menyerang tanaman jagung yaitu busuk tongkol jagung. Penyakit busuk tongkol dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

a. Busuk Tongkol Fusarium

Busuk tongkol fusarium disebabkan oleh infeksi cendawan Fusarium moniliforme. Gejalanya antara lain,

  • Permukaan biji pada tongkol berwarna merah jambu atau coklat, kadang-kadang diikuti oleh pertumbuhan miselium seperti kapas yang berwarna merah jambu.
  • Cendawan berkembang pada sisa tanaman dan di dalam tanah, cendawan ini dapat terbawa benih, dan penyebarannya dapat melalui angin atau tanah.

b. Busuk Tongkol Diplodia

Busuk tongkol Dilodia disebabkan oleh infeksi cendawan Diplodia maydis. Gejala yang ditimbulkan yaitu,

  • Kelobot yang terinfeksi pada umumnya berwarna coklat,
  • Infeksi pada kelobot setelah 2 minggu keluarnya rambut jagung, menyebabkan biji berubah menjadi coklat, kisut dan busuk.
  • Miselium berwarna putih, piknidia berwarna hitam tersebar pada klobot infeksi dimulai pada dasar tongkol berkembang ke bongkol kemudian merambat ke permukaan biji dan menutupi klobot.
  • Cendawan dapat bertahan hidup dalam bentuk spora dan piknidia yang berdinding tebal pada sisa tanaman di lapang.

c. Busuk Tongkol Gibberella

Busuk tongkol Gibberella disebabkan oleh infeksi cendawan Gibberella roseum. Jika tanaman jagung terserang penyakit ini gejalanya yaitu,

  • Tongkol yang terinfeksi dini oleh cendawan dapat menjadi busuk dan klobotnya saling menempel erat pada tongkol,
  • Badan buah berwarna biru hitam tumbuh di permukaan klobot dan bongkol.

Cara pengendalian :

  • Salah satu pemeliharaan tanaman yang sebaik-baiknya yaitu dengan pemupukan seimbang.
  • Jangan biarkan tongkol terlalu lama mengering diladang, jika musim hujan tiba bagian batang dibawah tongkol dipatahkan agar ujung tongkol tidak menghadap keatas.
  • Mengadakan pergiliran tanaman dengan tanaman yang bukan termasuk padi-padian, karena patogen ini mempunyai banyak tanaman inang.

Simak juga

Demikianlah infromasi mengenai Pengendalian Busuk Tongkol Pada Tanaman Jagung. Semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat tani sekalian. Terima Kasih.

Loading...

TIDAK ADA KOMENTAR

BERI BALASAN