Pengendalian Dan Obat Jika Tanaman Cabai Sudah Terserang Keriting Daun

Pengendalian Dan Obat Jika Tanaman Cabai Sudah Terserang Keriting Daun

0
SHARE

Kabartani.com – Pengendalian Dan Obat Jika Tanaman Cabai Sudah Terserang Keriting Daun, Musim yang tak menentu seperti saat ini memudahkan hama cabai bisa berkembangbiak, salah satu akibat dari serangan hama cabai adalah daun keriting dan bagaimana cara untuk mengendalikannya.

Sebelumnya hama yang sering menyerang tanaman cabai diantaranya hama Thrips, Tungau, kutu daun, penggerek daun, kepik hitam, kepik hijau, kepik putih dan masih banyak lagi hama yang lainnya.

Dengan serangan hama tersebut maka dapat mempengaruhi hasil cabai nantinya, cabai tumbuh dengan kerdil, terhambat pertumbuhannya, daun keriting, berbuah tidak maksimal atau optimal, dan masih banyak lagi dampak lain dari serangan hama tersebut.

Berikut cara mengendalikan hama penyebab daun keriting pada tanaman cabai setelah terjadi serangan

1.Pengendalian dengan bahan anorganik caranya lakukan penyemprotan dengan manggunakan Insektisida dengan tepat sasaran. Untuk hama tungau dapat menggunakan Akarisida seperti Samite, Mitac dan Mesurol. sedangkan hama thrips dapat menggunakan Insektisida yang berbahan aktif seperti Abamektin, Karbosulfan, Fipronil, Imidakloprid

2. Pengendalian dengan bahan organik dapat di lakukan dengan cara menyemprotkan Biopestisida dari larutan daun Brotowali, kapur dan kunyit. Langkahnya kita siapkan bahan : 1 kg daun brotowali, 10 sendok makan kapur, 1 kg kunyit, bahan – bahan tersebut di tumbuk atau di blender menjadi satu kemudian disaring untuk diambil larutanya kemudian larutan yang telah disaring tersebut dicampur dengan air sebanyak 30 liter. Untuk pengaplikasiannya dengan cara disemprotkan dengan spray kabutkan secara merata pada daun tanaman cabai yang telah terserang.

3. Pengendalian secara mekanik dapat dilakukan dengan cara mengambil daun cabai yang terserang hama atau mencabut tanaman jika belum terjadi serangan yang banyak. Apabila serang sudah menyeluruh pada tanaman cabai disertai serangan virus yang akut maka harus segera dilakukan pencabutan dan pembakaran untuk mencegah serangan hama pada periode tanam mendatang.

4. Pengendalian dengan menyemprotkan Fungisida untuk mengendalikan jamur atau cendawan yang timbul akibat hama kutu, seperti : Supracide, Dithane, Antracol 

5. Pengedalian dengan melakukan jeda tanaman pada periode tanam berikutnya dengan tidak menanami lahan ataupun dengan menanam tanaman dari jenis yang lainnya.

6. Apabila upaya yang kita lakukan telah menunjukkan pemulihan dan tanaman telah sembuh maka kita dapat lakukan pemupukan dan penyemprotan zat perangsang tumbuh seperti  GA3,  Atonik, atau pupuk daun.

Baca Juga :

Pengendalian diatas dilakukan jika tanaman sudah terserang hama yang dapat menyebabkan daun cabai menjadi keriting semoga langkah diatas dapat bermanfaat.